Analisis Dampak dari Pelaksanaan Female Genital Mutilation (FGM) Terhadap Kesehatan Reproduksi : A Literature Review

Nohan Arum Romadlona, Alifia Rizqyandra Azzahra, Avita Ayu Setyawati, Karina Putri Permatasari, Naila Aufa Azizah, Nur Fauziah Azzahro, Safira Intan Nazia

Abstract


Female genital mutilation is a partial cutting of the entire clitoris and even the labia minora and majora. In Indonesia, based on Riskesdas data in 2018, there was a prevalence of 30.6% of the incidence of female genital mutilation, which means that 1 in 3 children have experienced female genital mutilation. This is contrary in the medical field, where FGM has a negative impact on reproductive health. The purpose of this study was to analyze the impact of FGM on reproductive health. This study used a method in the form of a literature review by conducting a review of articles on the theme of female genital mutilation associated with reproductive health. The articles used in this study are 12 with a publication year of 2014-2024, the language used is Indonesian. From the analysis conducted, it was found that there are short-term and long-term impacts in the implementation of female genital mutilation on reproductive health, short-term impacts include bleeding, tetanus, and rotting wounds, while long-term impacts include prolonged pain, difficulty during menstruation, urinary tract infections, incontinence, and complications during childbirth.

Full Text:

PDF

References


Farida, J., Elizabeth, M. Z., Fauzi, M., Rusmadi, & Filasofa, L. M. K. (2017). Sunat pada Anak Perempuan (Khifadz) dan Perlindungan Anak Perempuan Di Indonesia: Studi Kasus di Kabupaten Demak. SAWWA, 12(3), 371–396.

Handayani, E., & Anggraeni, S. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Sunat Perempuan di Kelurahan Landasan Ulin Tengah Kota Banjarbaru. JIDAN : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 2(1), 68–76.

Hermanto, A. (2016). Khitan Perempuan Antara Tradisi Dan Syari’ah. Kalam : Jurnal Studi Agama Dan Pemikiran Islam, 10(1), 257–294.

Hikmalisa. (2016). Peran Keluarga Dalam Tradisi Sunat Perempuan di Desa Kuntu Kabupaten Kampar Provinsi Riau (Analisis Gender sebagai Ketimpangan HAM dalam Praktik Sunat Perempuan). Musawa, 15(1).

Kemenkes RI. (2018). RISKESDAS 2018.

Kurniati, F., Fujiana, F., & Hayati, F. U. (2022). Kajian Literatur : Sunat Perempuan di Tinjau dari Aspek Umum dan Kesehatan. Al-Asalmiya Nursing, 11(1), 75–81. https://jurnal.stikes-alinsyirah.ac.id/index.php/keperawatan/

Marlina, H., & Novita, N. (2016). Analisis Pelaksanaan Sirkumsisi pada Bayi Perempuan Paramedis RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Al-Tamimi Kesmas, 5(2), 18–24.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1636/Menkes/PER/XII/2010 tentang Sunat Perempuan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 672).

Rokhmah. Islamiyatur, & Hani, U. (2015). Sunat Perempuan dalam Perspektif Budaya, Agama dan Kesehatan (Studi Kasus di Masyarakat Desa Baddui Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan). Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 11(2), 103–111.

Sa’dan, M. (2016). Khitan Anak Perempuan, Tradisi, dan Paham Keagamaan Islam: Analisa Teks Hermeneutika Fazlur Rahman. Buana Gender, 1(2), 115–128.

Sulahyuningsih, E., Aloysia, Y., & Alfia, D. (2021). Analisis Praktik Tradisional Berbahaya: Sunat Perempuan Sebagai Indikator Kesetaraan Gender dalam Perspektif Agama, Transkultural, dan Kesehatan Reproduksi di Kabupaten Sumbawa. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 12(1), 134–148.

Supriatami, S. M., Alimi, R., & Nulhaqim, S. A. (2022). Pelanggaran Hak Asasi Manusia Terhadap Praktik Female Genital Mutilation. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 5(1), 92–105. https://doi.org/10.24198/focus.v5i1.40250

Violent, & Sopiah. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pelaksanaan Sunat Perempuan Pada Anak di Kelurahan Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan. Journal of Community Development, 3(2), 272–276. https://doi.org/10.47134/comdev.v3i2.231

Wahyuni, T., Fitriani, D. R., Hidayat, F. R., & Susanti, M. (2023). Sosialisasi Penghentian Sunat pada Anak Perempuan dan Perempuan pada Kelompok Ibu Dharma Wanita KLHK Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 2(2), 92–98.

WHO. (2014). Female genital mutilation. https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/female-genital-mutilation


Refbacks

  • There are currently no refbacks.