Hubungan Psychological Capital dan Psychological Well-Being Saat Penerapan Pembelajaran Daring Pada Siswa Kelas IX SMP
Abstract
Pembelajaran daring menjadi metode alternatif saat pandemi covid-19 melanda Indonesia. Namun pada pelaksanaannya, terdapat beberapa kendala yaitu terjadi penurunan motivasi belajar siswa, siswa tidak memahami materi yang disampaikan guru, hingga angka putus sekolah meningkat. Dengan adanya kendala-kendala tersebut, siswa membutuhkan sikap positif untuk dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan-tuntutan akademik secara optimal dengan menghadirkan psychological capital dan psychological well-being. penelitian ini bertujuan untuk menggali hubungan psychological capital dan psychological well-being saat penerapan pembelajaran daring pada siswa kelas IX SMPN 2 Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasi kuantitatif yang melibatkan 154 subjek siswa kelas IX SMPN 2 Blitar dengan rentang usia 13-15 tahun. teknik sampling berupa simple random sampling. skala instrumen menggunakan skala psychological capital dengan reliabilitas sebesar 0,958 dan skala psychological well-being dengan reliabilitas sebesar 0,934 yang berada pada indeks korelasi 0.752. Hasil tersebut menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara psychological capital dan psychological well-being.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.