Persepsi Lansia Terhadap Peran Caregiver Sebagai Prediktor dari Loneliness
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang marak terjadi belakangan ini. Sreing ditemukan, anak atau keluarga yang menelantarkan lansia atau dititipkan di panti jompo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi lansia terhadap peran caregiver, gambaran Loneliness dan sejauh mana pengaruhnya persepsi peran caregiver terhadap loneliness. Penelitian ini menggunakan dua alat ukur yaitu skala persepsi peran caregiver dan skala Loneliness yang dikembangkan oleh Russel. Responden di dalam penelitian ini berjumlah 40 lansia yang terbagi di dua panti jompo. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan melalui uji secara kuantitatif dengan metode statistik regresi linear sederhana. Validitas aitem skala persepsi peran caregiver mencapai 0,333 sampai dengan 0,733, reliabilitas (alpha cronbach) mencapai 0,842 dan aitem skala Loneliness mencapai 0,341 sampai dengan 0,889, reliabilitasnya mencapai 0,889. Dengan melihat hasil koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,510 yang artinya variabel persepsi peran caregiver memberikan pengaruh loneliness sebesar 51%. Hasil uji regresi linear sederhana diperoleh ϔ = -6,704 + 0,871 X, yang berarti bahwa nilai konstanta sebesar -6,704 dengan koefisien regresi 0,871 yang menyatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap Y bernilai negatif dengan nilai 0,001 < 0,05. Disimpulkan bahwa semakin tinggi persepsi peran caregiver pada lansia maka akan semakin rendah Loneliness yang dirasakan oleh lansia.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.