Hubungan Antara Asertivitas dan Kepuasan Pernikahan pada Dewasa Awal di Kota Jakarta Selatan

Natasya Adyshaphira, Mohammad Bisri, Aji Bagus Priyambodo

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asertivitas dan kepuasan pernikahan pada dewasa awal di Kota Jakarta Selatan. Kepuasan pernikahan merupakan perasaan subjektif yang dialami suami dan istri yang menjadi faktor penting untuk keberhasilan pernikahan, serta ditandai dengan kesetaraan, cinta, dan ekspresi tegas yang jujur dari kedua belah pihak. Sedangkan asertivitas yakni perilaku ketika individu mampu mengungkapkan emosi ataupun keinginannya secara terbuka, jujur, serta tegas dengan cara yang sopan dan tetap menjaga perasaan orang lain. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasional yang sejalan dengan tujuan penelitian. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat hubungan antara asertivitas dan kepuasan pernikahan pada dewasa awal di Kota Jakarta Selatan. Populasi pada penelitian adalah dewasa awal yang sudah menikah berdomisili di Kota Jakarta Selatan dengan total sampel 118. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik insidental sampling, merupakan teknik pengambilan sampel secara kebetulan. Skala yang digunakan pada penelitian ini adalah skala adaptasi dari The Rathus Assertiveness Schedule yang dikembangkan oleh Rathus dan Nevid (1973) dengan reliabilitas sebesar 0,683 dan validitas antara 0,323-0,633. Untuk mengukur kepuasan pernikahan digunakan ENRICH Marital Satisfaction Scale yang dikembangkan oleh Fowers and Olson (1993) dengan reliabilitas sebesar 0,832 dan validitas antara 0,312-0,779. Teknik analisis yang digunakan adalah korelasi Pearson Product Moment dengan hasil signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) dan koefisien korelasi sebesar 0,537. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara asertivitas dengan kepuasan pernikahan, yang berarti semakin tinggi tingkat asertivitas individu, semakin tinggi pula tingkat kepuasan pernikahannya. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk memperluas variabel lain yang dapat berkontribusi terhadap variabel asertivitas maupun kepuasan pernikahan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.