FLOW PADA MAHASISWA AKTIF BERORGANISASI DI UNIVERSITAS ANDALAS

Nursyamsi Nursyamsi, Fitria Rahmi, Dyni Amenike

Abstract


Flow merupakan sebuah keadaan kesadaran seseorang yang sangat menghayati kegiatannya, dimana ia menjadi sangat berkonsentrasi dan menikmatinya. Ketika mahasiswa mengalami flow pada kegiatan organisasi, konsekuensi negatif dari padatnya kegiatan orgaisasi dapat diminimalisir sehingga dampak positif yang dirasakan diterima dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai flow pada mahasiswa yang aktif dalam kegiatan organisasi di Universitas Andalas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan dasar teori dari Bakker (2008) tentang flow pada kegiatan organisasi. Alat ukur yang digunakan adalah kuisoner yang dimodifikasi dari jurnal Arnold B. Bakker (2008) dengan validitas alat ukur berkisar antara 0,369 sampai 0,733 dan reliabilitas sebesar 0,871. Penarikan sampel menggunakan teknik sampel stratifikasi, yaitu sebanyak 180 orang mahasiswa aktif berorganisasi di Universitas Andalas. Penelitian ini memperoleh bahwa sebagian besar mahasiswa aktif berorganisasi di Universitas Andalas mengalami flow dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan berada pada kategori tinggi.

Kata kunci: flow, mahasiswa aktif berorganisasi, organisasi kemahasiswaan

Full Text:

PDF

References


Andalas. (2013). Informasi Universitas Andalas. Padang: Penerbit dan Percetakan Universitas Andalas.

Astin, A.W. (1999). Student involvement: a developmental theory for higher education. Journal of College Student Development. 40(5). 518-529.

Azwar, S. (2008). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Baker, C.N. (2008). Under-represented college students and extracurricular involvement: the effects of various student organizations on academic performance. Social Psychology of Education, 11(3), 273-298.

Bakker, A.B. (2005). Flow among music teacher and their students: The crossover of peak experiences. Journal of Vocational Behavior, 66, 26-44.

Bakker, A.B. (2008). The work-related flow inventory: construction and initial validation of the WOLF. Journal of Vocational Behavior, 72, 400-414.

Budiman, A. (2006). Kebesan, negara, pembangunan: kumpulan tulisan 1965-2005. Jakarta: Pustaka Alvabet dan Freedom Institute.

Carr, A. (2005). Positive psychology. Clinical Psychology, 45, 5-6.

Csikszentmihalyi, M. (1990). Flow: the psychology of optimal experince. New York: Happer & Row.

Csikszentmihalyi, M. (1997). Finding flow: the psychology of engagement with everyday life. New York: HapperCollins.

Elliot, A.J., & Dweck, C.S. (2005). Handbook of competense and motivation. New York: the Guildford Press.

Fadhilah, R.R.T. (2018). Hubungan antara interaksi sosial dengan happiness pada lansia. Skripsi. Surabaya: Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.

Fajrina, A.D., & Rosiana, D. (2015). Hubungan flow dengan psychological well-being mahasiswa psikologi UNISBA yang aktif organisasi. Prosiding Psikologi. Bandung: Universitas Islam Bandung.

Fritz, B.S., & Avsec, A. (2007). The experience of flow and subjective well-being of music students. Horizons of Psychology, 16(2), 5-17.

Ghani, J.A., & Deshpande, S.P. (1994). Task characteristics and the experience of optimal flow in human-computer interaction. Journal of Psychology, 128, 381-391.

Iskandar. (2009). Metodologi penelitian pendidikan dan sosial. Jakarta: Gaung Persada Press.

Jannah, M. (2012). Peran konsentrasi, kepercayaan diri, regulasi emosi, kemampuan goal setting, dan persisten terhadap prestasi pelari cepat 100 meter perorangan. Disertasi. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.

Leny & Suyasa, P.T.Y.S. (2006). Keaktifan berorganisasi dan kompetensi interpersonal. Jurnal Phronesis, 8(1), 71-99.

Miftahuddin. (2013). Mahasiswa ideal: berprestasi, berorganisasi, dan berbudi pekerti. Artikel. Diunduh 15 november 2017 dari http://stainsalatiga.ac.id

Peltier, J.W., Scovotti, C., & Pointer, L. (2008). The role the collegiate american marketing association plays in professional and entrepreneurial skilldevelopment. Journal of Marketing Education, 30(1), 47-56.

Periantalo, J. (2015). Penyusunan skala psikologi asyik mudah & bermanfaat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Priambodo, A. (2000). Sikap politik, pengaruh kelompok, dan partisipasi politik di kalangan mahasiswa: studi deskriptif pada mahasiswa Universitas Indonesia. Skripsi. Depok: Universitas Indonesia.

Rokhmah, B.E. (2008). Pengaruh pengalaman optimal (flow) terhadap penggunaan internet dengan interaksi tipe pengguna. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.

Sarwono, S.W. (1978). Perbedaan antara pemimpin dan aktivis dalam gerakan

protes mahasiswa: studi psikologi sosial. Tesis. Depok: Universitas Indonesia.

Shernoff, J., & Csikszentmihayi, M. (2009). Flow in schools. In M. J. Furlong, R. Gilman, & E. S. Huebner(Eds), Handbook of positive psychology in schools. London: Routledge.

Sunyoto. (2012). Manajemen sumber daya manusia (edisi 2). Yogyakarta: CAPS (Center for Academic Publishing Service).

Yuwanto, L. (2013). The nature of flow. Sidoarjo: Dwiputra Pustaka Jaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.