HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI AKADEMIK DENGAN ATRIBUSI KEGAGALAN
Abstract
Setiap orang diharapkan berprestasi sesuai dengan potensi kemampuan yang dimilikinya. Bila seseorang prestasinya jauh dibawah potensi maka akan menimbulkan pertanyaan mengapa hal tersebut terjadi. Seorang anak yang pandai terkadang dapat mengalami kegagalan dalam sekolahnya. Berbagai pendekatan yang dapat digunakan untuk menjelaskan hal ini adalah teori atribusi. atribusi merupakan proses menjelaskan atau menyimpulkan penyebab suatu peristiwa. Seseorang yang mempunyai status pelajar pasti mempunyai konsep diri akademik. Konsep diri akademik ini terbentuk dari pandangan siswa tentang kemampuannya dalam pelajaran disekolah. Konsep diri akademik mempengaruhi atribusi penyebab. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat bukti empiris tentang hubungan antara konsep diri akademik dengan atribusi kegagalan. Alat ukur yang digunakan adalah skala konsep diri akademik dan skala atribusi kegagalan. Skala konsep diri akademik terdiri dari 24 aitem dengan nilai reliabilitas 0,822 dan skala atribusi kegagalan terdiri dari 22 aitem dengan nilai reliabilitas 0,830. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitaif. Sampel penelitian ini adala 80 siswa dari SMP 17 Agustus 1945 Surabaya dan SMP Taruna Bakti Surabaya. Analisa data menggunakan teknik korelasi product moment dari Karl Pearson. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar –0,362 pada taraf signifikansi (p) = 0,000 (p < 0,05) hal ini menunjukkan bahwa ada korelasi negatif yang sangat signifikan antara konsep diri akademik dengan atribusi kegagalan. Hal ini berarti semakin positif konsep diri akademik maka semakin internal atribusi kegagalannya dan semakin negatif konsep diri akademik maka semakin eksternal atribusi kegagalannya.
Kata Kunci : Konsep Diri Akademik, Atribusi KegagalanFull Text:
PDFReferences
Abdilah, R. (2011). Perbedaan konsep diri akademik antara siswa SMA Internasional Budi Mulia Dua Yogyakarta dan SMK Diponegoro Yogyakarta. Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora. Prodi Psikologi. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Annlistyana. (2012) .Perkembangan Konsep Diri. https://annlistyana.wordpress.com/tag/perkembangan-konsep-diri/
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Assaleh, Y. (2011). Pengaruh konsep diri akademik dan attachment style terhadap motivasi berprestasi siswa kelas IX MTS Al-Ghazaly Bogor. Skripsi, Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Azwar, S. (2012). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Baron, R.A. & Byrne, D. (1998). Social Psychology. Boston, MA: Pearson/Allyn and Bacon
Baron, R.A. & Byrne, D. (2001). Social Psychology: Understanding Human Interaction. Boston: Allyn and Bacon.
Burns, R.B. (1993). Konsep Diri (Teori, Pengukuran, Perkembangan dan Perilaku). Alih Bahasa: Eddy. Jakarta: Arcan.
Calhoun, J.F. & Acocella, J.R. 1990. Psikologi Tentang Penyesuaian dan Hubungan Kemanusiaan 3th ed (terj). Semarang: IKIP Semarang Press.
Darwati, Y. (2011). Atribusi. http://dokumen.tips/documents/atribusi.html
Dayakisni, T. & Hudaniah. (2009). Buku Psikologi Sosial. Malang: UMM Press.
Deaux, K., Dane, F.C., & Wrightsman, L.S. (1993). Social Psychology in The 90’s. New York: Brooks & Cole Publishing.
Debora N. (2013). Anything about psychological things. Thesis Http://debbytama.wordpress.com/2013/09/22/konsep-diri-akademik/
Dr. Agus Abdul Rahman, M.Si. (2013). Buku Psikologi sosial Integrasi Pengetahuan Wahyu dan Pengetahuan Empirik. Rajawali Pers.
Dwi, W.S. (2009). Hubungan antara konsep diri dengan prestasi belajar siswa SMU Al-Muniroh Ujung Pangkah Gresik. Skripsi, Fakultas Psikologi Untag Surabaya.
Fuhrmann, B.S. (1990). Adolescence, Adolescent. London: Foresman and Company.
Gigliotti, R.J. & Buchtel, F.S. (1990). Attributional Bias and Course Evaluations. Journal of Educational Psychology, Vol 82, No. 2, 341-351.
Hadi. (2004). Metode Penelitian Wilayah Kotemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hamachek, D. (1995). Self-Concept and School Achievement; Interaction Dynamics and A Tool For Assessing The Self-Concept Component. Journal Of Counseling and Development. 73 (4), 419-425.
Harvey, J.H. & Smith, W.P. (1977). Social Psychology: An Attributional Approach. Mosby Company. Saint Louis.
Harvey, J.H., Ickes, W.J. & Kidd, R.F. (1976). New Direction of Attribution Research, edisi 1. Hills Daley. New Jersey.
Heider. (1958). The Psychology Of Interpersonal Relation. Jhon Wiley and Sons, Inc. New York.
Hurlock, E. (1978). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Hidup, Jakarta: Erlangga.
Hurlock, E. (1999). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Iksan, M., & Ibrahim., M.M. (2013). Dukungan sosial pada prestasi dan faktor penyebab kegagalan siswa SMP dan SMA. Jurnal psikoislamika, vol.10 nomer 1 Tahun 2013. Fakultas Psikologi UIN Malang.
Indrawati, W. (1999). Hubungan antara prestasi belajar dengan atribusi kesuksesan pada siswa di SMU YWSG Gresik. Skripsi, Fakultas Psikologi Untag Surabaya.
Kelley, H.H. (1973). The Processes of Causal Attribution. American Psychologist. 28, 107-128.
Marsh, H.W. (2003). A Reciprocal Effect Model Of The Causal Ordering Of Academic Self-Concept and Achievement. Proquest Psychology Journals.
Mashoedi., S.F. & Markum., M.E. (2005). Kaitan antara gaya pengasuhan dengan gaya atribusi mahasiswa dalam prestasi akademik. Jurnal, Fakultas Psikologi UI, Jakarta.
Nisfiannoor. (2009). Pendekatan statistika modern untuk ilmu sosial. Jakarta: Salemba humanika.
Patri, H.L. (1981). Motivation: Theory and Research. Woodsworth, inc. California.
Prabadewi, K.D.L & Widiasavitri, P.N. (2014). Hubungan Antara Konsep Diri Akademik Dengan Motivasi Berprestasi Pada Remaja Awal Yang Tinggal Di Panti Asuhan Di Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana, Vol 1, No. 2, 261-270.
Pratama., O.A. (2016). Hubungan antara kontrol diri dengan disiplin berkendara pengendara motor di Surabaya. Skripsi, Fakultas Psikologi Untag Surabaya.
Rahmawati, H.K., Carolina, L.R., & Dany, M.H. (2016). Hubungan antara konsep diri akademik, efikasi diri akademik, harga diri dan prokrastinasi akademik pada siswa SMP negeri di kota Malang. Jurnal kajian bimbingan dan konseling, Vol 1, nomer 2, 60-67.
Roediger, H.L., Rushtu, J.P., Capaldi, E.D. & Paris, S.G. (1984). Psychology. Little Brown and Company. Boston, Toronto.
Roos. (1978). Cognitive Theory in Social Psychology. Academic Press, Inc. New York.
Sarason, I.G. (1972). Personality: An Objective Approach. New York: Jhon Willey and Sons, Inc.
Silitonga., P. (2011). BAB II Landasan Teori. Hubungan antara keyakinan diri dengan penyesuaian diri siswa kelas X SMA Budi Murni Deli Tua yang tinggal di asrama. Skripsi, Universitas Sumatra Utara. Fakultas Psikologi.
Skaalvik. E.M. and Rankin, R.J. (1990). Math, Verbal, And General Academic Self-Concept: The Internal/Eksternal Frame Of Reference Model and Gender Differences In Self-Concept Structure. Journal Of Educational Psychology, Vol.82, No. 3, 546-554.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: CV Alfabet.
Weiner, B. (1980). A Cognitive (Attribution) Emotion-Action Model Of Motivated Behavior: An Analysis Of Judgement Of Help-Giving. Journal Of Personality and Social Psychology. 39, 186-200.
Weiner, B. (1985). An Attributional Theory of Achivement Motivation and Emotion. Psychological Review, 92. 548-573.
Woolflok, A.E. (1995). Educational Psychology 6th Edition. Allyn & Bacon Company, MA.
(http://artikelmakalah123.blogspot.co.id/2010/05/perkembangan-konsep-diri.html)
_____, jenis-jenis-konsep-diri, Http://belajarpsikologi.com/jenis-jenis-konsep-diri/
…….2010. Hubungan antara konsep diri akademik dengan prestasi akademik pada siswa pengurus osis. Skripsi psikologi Indonesia. http://skripsipsikologi-indonesia.blogspot.co.id/2010/06/hubungan-antara-konsep-diri-akademik.html?m=1
…….2015. definisi-sampling. http://www.eurekapendidikan.com/2015/09/definisi-sampling-dan-teknik-sampling.html?m=1
Refbacks
- There are currently no refbacks.