Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Baru
Abstract
Masa peralihan dari sekolah menengah menuju perguruan tinggi seringkali menimbulkan tekanan bagi mahasiswa baru. Mahasiswa baru dituntut untuk dapat beradaptasi dengan perbedaan budaya akademik serta dengan lingkungan baru. Tekanan-tekanan yang dialami oleh mahasiswa baru seringkali menyebabkan permasalahan baru dan membuat mereka mengalami situasi dan masa yang sulit. Diperlukan resiliensi agar dapat bertahan dan bangkit dari situasi sulit guna menghadapi permasalahan di tahun pertama perkuliahan. Dukungan sosial diketahui merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi resiliensi dan dapat membantu mahasiswa baru menjadi lebih tenang dalam melalui atau menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap resiliensi pada mahasiswa baru. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah 9.436 mahasiswa baru Universitas Negeri Malang dengan sampel sebesar 384 mahasiswa baru yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan ialah Multidimensional Scale of Perceived Social Support yang telah diadaptasi oleh Eva dan Bisri serta Connor-Davidson Resilience Scale yang telah diadaptasi oleh Asfiyah. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh dukungan sosial terhadap resiliensi pada mahasiswa baru dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien determinasi sebesar 0,069 yang berarti bahwa pengaruh dukungan sosial terhadap resiliensi adalah sebesar 6,9%.
Kata Kunci: dukungan Sosial, resiliensi, mahasiswa baru
Full Text:
PDFReferences
Arnett, J. J. (2000). Emerging adulthood: A theory of development from the late teens through the twenties. American Psychologist, 55 (5), 469-480. doi:https://doi.org/10.1037/0003066X.55.5.469
Aulia, N.N. (2020). Peran Resiliensi Terhadap Penyesuaian Diri Di Kehidupan Kampus Pada Mahasiswa Baru. Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Brawijaya. Malang.
Asfiyah, E. Y. (2014). Hubungan Antara Resiliensi Dengan Work Engagement Pada Guru di SLB Putra Jaya Malang. Skripsi. Fakultas Psikologi. Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.
Azwar, S. (2012). Reliabilitas Dan Validitas Edisi 4. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, Social Support, and the Buffering Hypothesis. In Psychological Bulletin, 98(2), 310-357. doi: https://doi.org/10.1037/0033-2909.98.2.310
Connor, K. M., & Davidson, J. R. T. (2003). Development of a new Resilience scale: The Connor-Davidson Resilience scale (CD-RISC). Depression and Anxiety, 18(2), 76-82. doi: https://doi.org/10.1002/da.10113 Cutrona E.C. (1996). Social Support in Couples. New Delhi: SAGE Publications,. Inc.
Desmita. (2009). Mengembangkan Resiliensi Remaja Dalam Upaya Mengatasi Stres Sekolah. Jurnal Ta'dib, 12 (1).
Ekasari, A., & Andriyani, Z. (2013). Pengaruh Peer Group Support dan Self Esteem Terhadap Resilience Siswa SMAN Tambun Utara Bekasi. Jurnal Soul, 6(1).
Estiane, U. (2015). Pengaruh Dukungan Sosial Sahabat terhadap Penyesuaian Sosial Mahasiswa Baru di Lingkungan Perguruan Tinggi. Jurnal Psikologi Klinis Dan Kesehatan Mental, 4(1).
Eva, N., & Bisri, M. (2018). Dukungan Sosial, Religiusitas, dan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Cerdas Istimewa. Perkembangan Masyarakat Indonesia Terkin Berdasarkan Pendekatan Biopsikososial. Artikel dipresentasikan di Hotel Santika Premiere, Malang, 26 August (101-112). Malang: Universitas Negeri Malang
Faizah, F., Marmer, F. V., Aulia, N. N Rahma, U., & Dara, Y. P. (2020). Self-Esteem Dan Resiliensi Sebagai Prediktor Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru di Indonesia. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 9(2), 335-352. doi:https://doi.org/10.30996/person.v9i2.3448
Fajrina, D. D. (2012). Resiliensi Pada Remaja Putri Yang Mengalami Kehamilan Tidak Diinginkan Akibat Kekerasan Seksual. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 1(1), 55-62.
Hastari, Ayu. (2018). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Kebermaknaan Hidup Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Yogyakarta. Skripsi. Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya. Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta.
Jannah, S. N & Rohmatun. (2018). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Resiliensi Pada Penyintas Banjir Rob Tambak Lorok. Jurnal Proyeksi, 13 (1), 1-12.
Laksmi, V.A. & Kustanti, E. R. (2017). Hubungan Antara Dukungan Sosial Suami Dengan Resiliensi Istri Yang Mengalami Involuntary Childless. Jurnal Empati, 6 (1), 431-435.
Monks, F.J, Kneers, AMP, Haditono, S. R. (2002). Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Mukaromah, I. T. (2020). Problem dan Ide Bunuh Diri Pada Mahasiswa. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Ningrum, M.K.A. (2015). Gambaran Kemampuan Resiliensi Mahasiswa Angkatan 2013 Fakultas Pendidikan dan Bahasa Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta dalam Menghadapi Stress Akademik. Skripsi. Fakultas Pendidikan dan Bahasa Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Jakarta.
Nur, A. L., & Shanti, L. P. (2011). Kesepian pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kedungpane Semarang ditinjau dari dukungan sosial dan status perkawinan. Jurnal Psikologi, 4(2), 67-79.
Olivas, N. (2017). Predicting adjustment to college: The role of protective factors. Colorado State University.
Raisa., & Ediati, A. (2016). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Resiliensi Pada Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Wanita Semarang. Jurnal Empati, 5 (3), 537-542.
Reivich, K., & Shatté, A. (2002). The resilience factor: 7 essential skills for overcoming life’s inevitable obstacles. The resilience factor: 7 essential skills for overcoming life’s inevitable obstacles.
Resnick B, Gwyther P, & Roberto A. (2011). Resilience In Aging Concepts, Research, and Outcomes. New York: Springer
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2010). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions Seventh Edition. United States of America: John Wiley & Sons, Inc.
Syarifah, A. (2018). Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Resiliensi pada Penderita Epilepsi Remaja dan Dewasa Awal. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Surabaya.
Triyana, M., Hardjajani, T., & Karyanta, N.A. (2015). Hubungan Antara Resiliensi dan Stress dalam Menyusun Skripsi Pada Mahasiswa Progran Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret.
Utami W. (2012) Analisis faktor-faktor penyebab stress pada mahasiswa dengan kurikulum berbasis kompetensi (system blok) angkatan 2010 jurusan keperawatan Universitas Jendral Soedirman. Skripsi.Purwokerto: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Jurusan Keperawatan.
Widuri, E. L. (2012). Regulasi Emosi Dan Resiliensi Pada Mahasiswa Tahun Pertama. Humanitas: Indonesian Psychological Journal, 9(2). doi: https://doi.org/10.26555/humanitas. v9i2.341
Wilani, N.M.A & Pratiwi, N.P. (2019). Apa Sih Pentingnya Penyesuaian Diri Untuk Mahasiswa Baru?. Buletin Psikologi, 5 (20).
Zimet, G. D., Dahlem, N. W., Zimet, S. G., & Farley, G. K. (1988). The Multidimensional Scale of Perceived Social Support. Journal of Personality Assessment, 52(1), 30–41. doi: https://doi.org/10.1207/s15327752jpa 5201_2
Zimet, G. (2016). Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS)-Scale Items and Scoring Information. Research, 3-3.
Refbacks
- There are currently no refbacks.