Dinamika Kebahagiaan Mahasiswa dalam Proses Pembelajaran Online di Masa Pandemi Covid-19
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika kebahagiaan mahasiswa dalam proses pembelajaran online pada masa pandemi COVID-19, yang berfokus pada proses pencapaian kebahagiaan dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kebahagiaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan format deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah dua orang mahasiswa yang telah melaksanakan pembelajaran online dengan kriteria yang sudah ditentukan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam melalui wawancara via telepon atau zoom cloud meeting. Teknik yang digunakan untuk menganalisa dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan proses mencapai kebahagiaan dimulai dari pembentukkan pola pikir yang positif dan persepsi pada mahasiswa dalam proses pembelajaran online di masa pandemi, walaupun banyak kendala maupun hambatan dalam prosesnya. Sedangkan faktor yang mempengaruhi kebahagiaan adalah keluarga dan agama (rasa syukur).
Kata Kunci: pandemi, covid-19, kebahagiaan, pembelajaran online
Full Text:
PDFReferences
Argaheni, N.B. (2020). Sistematik Review: Dampak Perkuliahan Daring saat Pandemi Covid-19 terhadap Mahasiswa Indonesia. Jurnal Placentum. Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasi. Vol.8 (2). Doi: https://doi.org/10.20961/placentum.v8i2.43008.
Argyle, M. (2001). The Psychology of Happiness2nd ed. USA : Routledge.
Bastaman, H.D. (2007). Logoterapi :Psikologi Untuk Menemukan Makna Hidup dan Meraih Hidup Bermakna, Jakarta: PT. Raja Grafindo
Bilecen, B. (2020). Commentary: COVID-19 pandemic and higher education: International mobility and students’ social protection. InternationalMigration, 58(4), 263-266. DOI:10.1111/imig.12749.
Dirgagunarsa, Y. S., &Sutantoputri, N. W. (2004). Hubungan orang tua dan remaja. Dalam Singgih D. Gunarsa (Editor), Dari anak sampai lanjut usia: Bunga rampai psikologi perkembangan, BPK Gunung Mulia, Jakarta.
Eddington, N. dan Shuman, R. (2005). Subjective Well Being (Happiness). Continuing Psychology Education: 6 Continuing Education Hours. Diunduh.pada 28 Februari 2014 dari http://www.texcpe.com/cpe/PDF/ca- happiness.pdf
Emmons, R.A & Mc. Cullough, M.E. (2003). Counting Blessing Versus Burdens: An Experimental Investigation of Gratitude and Subjective Well-Being in Daily Life. Journal of Persoality and Social Psychology. 84(2). 10.1037//0022-3514.84.2.377.
Giacalone, A., Rocco, G., &Ruberti, E. (2020). Physicalhealthandpsychosocialconsiderationsduringthe COVID-19 outbreak. Psychosomatics, 1–6. doi: 10.1016/j.psym.2020.07.005
Hetherington, E. M., & Parke, R. D, “Child psychology: A contemporary viewpoint”, (5th ed.), McGraw-Hill, New York, 2003.
Karalis, T. (2020). Planning and evaluation during educational disruption: Lessons learned fromCOVID-19 pandemic for treatment of emergencies in education. European Journal of EducationStudies.doi.http://dx.doi.org/10.46827/ejes.v0i0.3047
Kemendikbud. (2020). SURAT EDARAN MENDIKBUD NO 4 TAHUN 2020 TENTANG PELAKSANAAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN DALAM MASA DARURAT PENYEBARAN CORONA VIRUS DISEASE (COVID- 1 9)-Pusdiklat Pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Https://Pusdiklat.Kemdikbud.Go.Id/.
Lu, L., Gilmour, R., & Kao, S. (2001). Cultural Values and Happiness: an East‐West Dialogue,The Journal of Social Psychology, 141 (4), 477‐493.https://doi.org/10.1080/00224540109600566
Moorhouse, B. L. (2020). Adaptations to a face-to-face initial teacher education course „forced‟ online due to the COVID-19 pandemic. Journal ofEducation for Teaching.Terbit pertama online(hlm. 1-3). DOI: 10.1080/02607476.2020.1755205.
Muthahhari, Murtadha.(2007). Membumikan Kitab Suci: Manusia dan Agama. Bandung: Mizan.
Nisa, D.F, dan Putri N., F. (2020) “Bagaimana Wabah Virus Corona Mempengaruhi Kehidupan Mahasiswa?,” The Airlangga Centre OfHealthPolicy, 2020.h.10-13
Oetami, P &Kwatarini, W.Y. (2011). Orientasi Kebahagiaan Siswa SMA, Tinjauan Psikologi Indigenous pada SiswaLaki-laki dan Perempuan. Jurnal Humanitas. Vol. VIII (2).
Rachmah, D. N., Mayangsari, M. D., & Akbar, S. N. (2015). Motivasi belajar sebagai kecerdasan prokrastinasi mahasiswa yang aktif berorganisasi. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 34(2). https://doi.org/10.21831/cp.v2i2.4826
Rice, F. P., &Dolgin, K. G(2002). The adolescent: Development, relationships, andculture, (10th ed.), MA: Allyn &Bacon, Boston.
Seligman, M. (2013). Beyond Authentic Happines: Menciptakan Kebahagiaan Sempurna dengan Psikologi Positif: diterjemahkan dari Flourish: Visionary New Understanding of Happines and Well-being. Bandung: Kaifa.
Sidabutar, L., Adhitya, T., Wong, F., Rici, M., & Wibisono, Y. P. (2019). Analisis Pengaruh Game Online Mobile Terhadap Kesehatan Mata Pada Mahasiswa FTI UAJY. Sintak 2019, 3, 402–410.
Simamora, R.M. (2020). The Challengesof Online Learning duringthe COVID-19 Pandemic: An Essay Analysis of Performing Arts Education Students. Journal of Studies in Learning and Teaching, 1(2), 86-103. Doi: https://doi.org/10.46627/silet.v1i2.38.
Watnaya, A.K Muiz, M. Hifzul, Sumarni N., Mansyur, A. Salim, &Zaqiah, Q. Yulianti (2020). Pengaruh Teknologi Pembelajaran Kuliah Online Di Era Covid-19 Dan Dampaknya Terhadap Mental Mahasiswa.EduTeach: Jurnal Edukasi Dan Teknologi Pembelajaran. Doi: https://doi.org/10.37859/eduteach.v1i2.1987
Zhang SX, Wang Y, Rauch A, Wei F. (2020). Unprecedented disruption of lives and work: Health, distress and life satisfaction of working adults in China one month into the COVID-19 outbreak. Psychiatry Res. 2020 Jun;288:112958. doi: 10.1016/j.psychres.2020.112958.
Refbacks
- There are currently no refbacks.