Transdisciplinary Play-Based Assessment (TPBA) untuk Mengukur Keterampilan Perkembangan Kognitif Anak Berkebutuhan Khusus

Elvina Roseva Razen, Dinda Dewi Auni, Fadli Ramzy Zhafran, Nur Eva

Abstract


Artikel ini menyajikan ulasan sistematis riset-riset yang telah dilakukan sebelumnya mengenai the transdisciplinary play-based assessment (TPBA) yang digunakan untuk mengukur keterampilan perkembangan kognitif terutama pada anak berkebutuhan khusus. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi berbagai penelitian mengenai transdisciplinary play-based assessment (TPBA). Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan pendekatan interpretif yang memandang realitas sosial sebagai sesuatu yang utuh, kompleks, dinamis, penuh makna dan hubungan gejala interaktif. Penelitian dilakukan berdasarkan pencarian artikel terbatas yang terdiri dari lima artikel nasional maupun internasional pada kurun waktu 2010 hingga tahun 2021 dengan kata kunci transdisciplinary play-based assessment (TPBA), keterampilan perkembangan kognitif, serta anak berkebutuhan khusus. Berdasarkan penelusuran tersebut, diperoleh lima artikel yang memenuhi kriteria yang ditetapkan. Hasil penelusuran pada riset-riset yang dipaparkan di lima artikel tersebut menunjukkan bahwa transdisciplinary play-based assessment (TPBA) dapat digunakan untuk mengukur keterampilan perkembangan kognitif anak berkebutuhan khusus.

Kata Kunci: transdisciplinary play-based assessment (TPBA); keterampilan perkembangan kognitif; anak berkebutuhan khusus


Full Text:

PDF

References


Arfensia, D. S., & Handadari, W. (2012). Validitas Konstruk Play-Based Assessment Dibandingkan dengan Child Behavior Checklist, Untuk Mengukur Kemampuan Sensorimotor Anak Usia Pra Sekolah. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 1(2), 94-101.

Bruns, D. A., & Cooley, M. (2010). Assessing, Teaming, and Reflecting: Student Outcomes From Participating in a Play-Based Assessment. Journal of Early Childhood Teacher Education, 31(4), 344-359.

Kelly-Vance, L.; Ryalls, B. O.; & Glover, K. G. (2002). The use of play assessment to evaluate the cognitive skills of two-and three-year-old children. School Psychology International, 23(2), 169-185.

Muslim, M. (2018). Varian-varian Paradigma, Pendekatan, Metode, dan Jenis Penelitian dalam Ilmu Komunikasi. Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana, 1(10), 77-85. Retrieved from https://journal.unpak.ac.id/index.php/wahana/article/view/654

O'Grady, M. G., & Dusing, S. C. (2015). Reliability and validity of play-based assessments of motor and cognitive skills for infants and young children: a systematic review. Physical therapy, 95(1), 25-38.

Pizzo, L., & Bruce, S. M. (2010). Language and play in students with multiple disabilities and visual impairments or deaf-blindness. Journal of visual impairment & blindness, 104(5), 287-297.

Riandi, A.; Misyanto; & Usop, D. S. (2017). Karakteristik Anak Berkeburuhan Khusus di Sekolah Dasar Negeri (Inklusi) di Kota Palangka Raya. Anterior Jurnal. 17(1), 22-27.

Sanches-Ferreira, M., dkk. (2015). Portuguese Parents' Perceptions of Transdisciplinary Play-based Assessment. Childhood Education, 91(4), 300-306.

Santrock, J. W. (2012). Life-span Development: Perkembangan Masa Hidup Edisi Ketigabelas Jilid I. Terjemahan oleh Benedictine Wisdyasinta. Jakarta: Erlangga.

Sterling, S.; Candler, C.; & Neville, M. (2011). Comparison of developmental age derived from the Transdisciplinary Play-Based Assessment and the Peabody Developmental Motor Scales-2. Journal of Occupational Therapy, Schools, & Early Intervention, 4(2), 121-128.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.