Pengaruh Stimulasi Pembelajaran Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini

Bestarindra Ramadhania Pertiwi, Dhina Purwantini, Firsthiansyah Ardan Virgianto, Nur Eva

Abstract


Perkembangan kognitif merupakan sesuatu yang penting bagi anak usia dini. Dengan masih diperlukan kajian literatur tentang pembelajaran untuk perkembangan kognitif anak karena pada anak usia dini sistem koneksi neuron dasar telah terhubung dengan baik dan jaringan syarafnya mulai meluas, jaringan syaraf yang mendapatkan penguatan akan tumbuh dengan baik sedangkan yang tidak mendapat penguatan akan melemah. kemampuan kognitif diperlukan sebagai landasan konpsetual dalam memahami masalah tersebut. Namun demikian belum banyak hasil literatur yang terpublikasi tentang pengaruh stimulasi pembelajaran terhadap perkembangan kognitif anak. Metode penelitian ini melalui kajian literatur berdasarkan analisis artikel hasil penelitian  dari jurnal akademik. Adapun prosedur dalam melakukan kajian literatur sebagai berikut: mencari formulasi permasalahan, mencari literatur, mengevaluasi data, dan terakhir menganalisis dan menginterpretasikan data. Berdasarkan kajian literatur diperoleh kesimpulan bahwa pemberian stimulus terhadap anak usia dini dapat mempengaruhi perkembangan kognitif pada anak usia dini.

Kata Kunci : stimulasi pembelajaran, perkembangan kognitif, anak usia dini.


Full Text:

PDF

References


Arpa, D., & Maghfiroh, M. (2021). Pengaruh Metode Tanya Jawab terhadap Perkembangan Kognitif Anak Kelompok B di RA Ibnu Khaldun Pedekik Bengkalis. Kaisa, 1(1), 38-46.

Holis, A. (2017). Belajar melalui bermain untuk pengembangan kreativitas dan kognitif anak usia dini. Jurnal Pendidikan UNIGA, 10(1), 23-37.

Irawati, J. (2021). Asesmen Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. JURNAL TILA (Tarbiyah Islamiyah Lil Athfaal), 1(1), 57-72.

Latifah, L., Ismail, D., Gamayanti, I. L., & Prabandari, Y. S. (2013). Dampak Stimulasi Kognitif Disertai Pemberian Garam Beriodium Tiga Bulan Terhadap Kecukupan Iodium, Kualitas Lingkungan Pengasuhan Dan Perkembangan Kognitif Balita Di Daerah Endemik GAKI. Indonesian Journal of Micronutrition, 5(1), 149906.

Obradović, J., Yousafzai, A. K., Finch, J. E., & Rasheed, M. A. (2016). Maternal scaffolding and home stimulation: Key mediators of early intervention effects on children’s cognitive development. Developmental psychology, 52(9), 1409.

Oktaviyani, R. D., & Suri, O. I. (2019). Pengaruh Terapi Bermain Puzzle Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Prasekolah. Jurnal Keasehatan, 10(2), 112-116.

Rosen, M. L., Hagen, M. P., Lurie, L. A., Miles, Z. E., Sheridan, M. A., Meltzoff, A. N., & McLaughlin, K. A. (2020). Cognitive stimulation as a mechanism linking socioeconomic status with executive function: A longitudinal investigation. Child development, 91(4), e762-e779.

Siswina, T. (2016). Pengaruh Stimulasi Pendidikan Terhadap Perkembangan Kecerdasan Anak Usia 3-6 Tahun. Jurnal Ilmiah Bidan, 1(2), 27-33.

Srianis, K., Suarni, N. K., Ujianti, P. R., & Psi, S. (2014). Penerapan Metode Bermain Puzzle Geometri Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Dalam Mengenal Bentuk. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 2(1).

Tucker‐Drob, E. M., & Harden, K. P. (2012). Early childhood cognitive development and parental cognitive stimulation: Evidence for reciprocal gene–environment transactions. Developmental Science, 15(2), 250-259.

Warsito, O., Khomsan, A., Hernawati, N., & Anwar, F. (2012). Relationship between nutritional status, psychosocial stimulation, and cognitive development in preschool children in Indonesia. Nutrition research and practice, 6(5), 451.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.