Perancangan Kafe di Era New Normal

Theresia Regina Pujianto, Valentine Vallery, Angeline Christie Soetanto

Abstract


Sejak pandemi COVID-19 terjadi pada awal tahun 2020, konsep new normal sudah tidak lagi asing bagi masyarakat. Untuk menyikapi protokol ini, berbagai industri dianjurkan untuk mematuhi protokol yang diterapkan untuk pemerintah, tak terkecuali industri jasa boga. Seiring bangkitnya industri jasa boga seperti kafe dan restoran dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pihak pengelola usaha serta pengunjung tetap harus waspada dan mematuhi aturan kesehatan demi mencegah penularan virus COVID-19. Protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah menuntut adanya perubahan dan penyesuaian pada area interior maupun arsitektur bangunan. Tujuan perancangan ini adalah untuk memberikan gagasan serta inspirasi terhadap penerapan konsep new normal pada industri kafe. Metode perancangan yang digunakan adalah design thinking. Metode ini terdiri atas 5 tahap yang diawali dengan observasi hingga tahap uji coba. Industri kafe merupakan salah satu industri makanan yang paling diminati oleh pasar anak muda untuk berbagai keperluan seperti bersosialisasi, meeting, hingga mengerjakan tugas. Kafe merupakan salah satu tujuan untuk bersantai dan melepaskan penat terutama di masa pandemi dimana kehidupan sosial sangat terbatas. Penerapan new normal pada kafe memungkinkan masyarakat untuk tetap dapat berkegiatan dan bersosialisasi dengan aman di tengah pandemi.

Kata Kunci : covid-19, new normal, interior, kafe

Full Text:

PDF

References


Baron, R. S. (1986). Distraction-Conflict Theory: Progress and Problems. Advances in Experimental Social Psychology, 19, 1–40. https://doi.org/10.1016/S0065-2601(08)60211-7

Birren, F. (1961). Colour Psychology and Colour Therapy.New York : University Book Inc.

Buana, D. R. (2020). Analisis Perilaku Masyarakat Indonesia dalam Menghadapi Pandemi Virus Corona (Covid-19) dan Kiat Menjaga Kesejahteraan Jiwa. Jurnal Sosial dan Budaya Syar’i. 7(3), 12. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i3.15082

Camelia, Anita. (2011). Sick Building Syndrome and Indoor Air Quality. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. 2(2).

Cirabolini, Silvia. (2003). Food Shop Interior. Hong Kong : Design Media Publishing.

Cottrell, N. B. (1972). Social Facilitation. In C. G. McClintock (Ed.), Experimental Social Psychology (pp. 185–236). New York: Holt, Rinehart & Winston.

Darmasetiawan, Christian, dan Puspakesuma, Lestari. (1991). Teknik Pencahayaan dan Tata Letak Lampu, Jilid 1. Jakarta: Gramedia Widiasarana

Farasa, Nira & Kusuma, Hanson. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kebetahan di Kafe: Perbedaan Preferensi Gender dan Motivasi. Temu Ilmiah IPLBI 2015.

Forsyth, D. R. (2010). Group Dynamics (5th Ed). Wadsworth: Cengage Learning.

Frechmann. (2014). 500 trick : Color.

Herlyana, Elly. (2012). Fenomena Coffee Shop Sebagai Gejala Gaya Hidup Baru Kaum Muda. Jurnal THAQÃFIYYÃT, 13(1)

Hugeng, Vaniasari & Indriani, H.C. (2016). Perancangan Interior Study Lounge Cafe di Surabaya. JURNAL INTRA. 4(2). 38

Mulyasa, E. (2009). Implementasi KTSP Kemandirian Guru dan Kepala Sekolah. Jakarta : Bumi aksara

Munadi, Yudhi. Media Pembelajaran : Sebuah Pendekatan Baru. Ciputat : Gaung Persada Press, 2008

Neufert, Ernst. Data Arsitek Jilid 2. (2002) Jakarta : Erlangga.

Oldenburg, Ray. (1989). The Great Good Place: Cafes, Coffee Shops, Bookstores, Bars, Hair Salons, and other Hangouts at The Heart of a Community. London: Da Capo Press

Panero, Julius dan Martin Zelnik. (1979) Human Dimension And Interior Space. Jakarta:

Erlangga.

Rachman, R.A. & Kusuma, H.E. (2014). Definisi Kebetahan dalam Ranah Arsitektur dan LingkunganPerilaku.Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2014, Program Studi Teknik Arsitektur, Universitas Sriwi-jaya.

Siswanto D, Chhon Y, & Thiravetyan P (2016) Uptake and degradation of thirethylamine by E. milii. Environmental Science and Pollution Research. 23:17067–17076.

Zajonc, R. B. (1965). Social Facilitation. Science, New Series, 149(3681), 269–274. https://doi.org/10.1126/science.149.3681.269


Refbacks

  • There are currently no refbacks.