Kebersyukuran Dengan Resiliensi Karyawan Korban PHK Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Manado
Abstract
Penelitian ini dilakukan akibat adanya pandemic Covid-19 di Indonesia, dimana dengan adanya pandemic Covid-19 berdampak pada keberlangsungan dunia usaha yang berujung pada terganggunya hubungan kerja. Kondisi ini mengakibatkan sebagian perusahaan mengalami penurunan pendapatan, kerugian, hingga penutupan usaha sehingga dengan adanya pandemic Covid-19 banyak pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik korelasi untuk mengukur hubungan antara variable. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara kebersyukuran dengan resiliensi karyawan korban PHK pada masa pandemi covid-19. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan korban PHK pada masa pandemi Covid-19 di Kota Manado. Sampel pada penelitian ini diambil sebanyak 50 responden dengan membagikan link google formulir. Hipotesis dalam penelitian ini adalah kebersyukuran memiliki hubungan positif dengan resiliensi karyawan korban PHK pada masa pandemi Covid-19 sehingga semakin tinggi kebersyukuran maka semakin tinggi resiliensi yang dimiliki karyawan korban PHK pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan teknik analisis pearson korelasi dengan menggunakan Output Statistics Program SPSS Seri 25 IMB For Macbook Pro. Hasil penelitian ini menunjukan hubungan yang positif dan signifikan antara kebersyukuran dengan resiliensi dengan nilai korelasi sebesar 0.546. Selanjutnya nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.05, yang artinya terdapat hubungan yang kuat, positif, dan signifikan antara kebersyukuran dengan resiliensi. Resiliensi bisa muncul dan berkembang ketika karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) memiliki rasa kebersyukuran.
Kata Kunci: Kebersyukuran, Resiliensi, Covid-19
Full Text:
PDFReferences
Antaranews.com. (n.d.). Data Perkembangan Covid-19 Di Indonesia Per Provinsi. Diakses tanggal: 11 Maret 2021. https://www.antaranews.com/covid-19
Aziz, M. R., & Noviekayati, I. (2016). Dukungan Sosial, Efikasi Diri dan Resiliensi Pada Karyawan yang Terkena Pemutusan Hubungan Kerja. Persona:Jurnal Psikologi Indonesia, 5(01). https://doi.org/10.30996/persona.v5i01.742
Connor & Davidson. (2003). Psychometric analysis and refinement of the connor–davidson resilience scale (CD‐RISC): Validation of a 10‐item measure of resilience. Journal.
Desmita. (2005). Psikologi Perkembangan. PT. Remaja Rosdakarya.
Juaningsih, I. N. (2020). Analisis Kebijakan PHK Bagi Para Pekerja Pada Masa Pandemi Covid-19 di Indonesia. Buletin Hukum Dan Keadilan, 4(1), 189–196.
Kompas.com. (n.d.-a). Imbas Corona, 3.000 Pekerja di Sulut Dirumahkan dan 1.500 PHK. Diakses tanggal: 08 April 2020. https://regional.kompas.com/read/2020/04/08/17485651/imbas-corona-3000-pekerja-di-sulut-dirumahkan-dan-1500-phk
Kompas.com. (n.d.-b). Kemenaker: Dampak Corona Dahsyat, 13,9 Persen Perusahaan Kurangi Karyawan. Diakses tanggal: 01 Juli 2020. https://money.kompas.com/read/2020/07/01/214000326/kemenaker--dampak-corona-dahsyat-13-9-persen-perusahaan-kurangi-karyawan
Kompas.com. (n.d.-c). Total 1,9 Juta Pekerja Di-PHK dan Dirumahkan akibat Pandemi Virus Corona. Diakses tanggal 01 juli 2020. https://www.kompas.com/tren/read/2020/04/19/081000465/total-19-juta-pekerja-di-phk-dan-dirumahkan-akibat-pandemi-virus-corona?page=all
Laura Campbell-Sills. (2007). Psychometric Analysis and Refinement of the Connor–Davidson Resilience Scale (CD-RISC): Validation of a 10-Item Measure of Resilience. Journal, 20(3), 251–262. https://doi.org/10.1002/jts
Listiyandini, R. A., Nathania, A., Syahniar, D., Sonia, L., & Nadya, R. (2020). Mengukur rasa syukur: Pengembangan model awal Skala Bersyukur versi Indonesia. Jurnal Psikologi Ulayat, 2(2), 473–496. https://doi.org/10.24854/jpu39
Looker, & G. (2005). Mengelola Stress. PT. Gramedia Pustaka Utama.
Maisyarah, M. (2015). Dukungan Sosial, Kecerdasan Emosi Dan Resiliensi Guru Sekolah Luar Biasa. Jurnal Psikologi Tabularasa, 7(1), 225–232.
McCullough, M. E., Emmons, R. A., & Tsang, J. A. (2002). The grateful disposition: A conceptual and empirical topography. Journal of Personality and Social Psychology, 82(1), 112–127. https://doi.org/10.1037/0022-3514.82.1.112
Ni Made Sintya Noviana Utami, Sindy Sanjiwani, Ari Widiastuti, Ratih Pradnyadani, & R. P. P. (2018). HUBUNGAN RASA SYUKUR DENGAN RESILIENSI PENGUNGSI GUNUNG AGUNG DI KABUPATEN KARANGASEM, BALI. Journal, 2012, 106–111.
Peterson, & S. (2004). Character Strength and Virtues: A Handbook & Classification. Oxford University Press.
Reivich, K & Shatte, A. (2002). The resilince factor; 7 Essential skill for overcoming life’s inevitable obstacle. Random House, Inc.
Reswara, A. M. D. (2019). HUBUNGAN ANTARA KEBERSYUKURAN DAN RESILIENSI PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS. Skripsi, 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Snyder, C.R., & Lopez, S. J. (2005). Handbook of Positive Psychology. In New York: Oxford University Press.
Yu, X., & Zhang, J. (2007). Factor analysis and psychometric evaluation of the Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) with chinese people. Social Behavior and Personality, 35(1), 19–30. https://doi.org/10.2224/sbp.2007.35.1.19
Refbacks
- There are currently no refbacks.