Survei Ketersediaan Sarana Prasarana Sekolah Berdasarkan Standar Permendikbudristek

Nursyahar Jihan Tuanany

Abstract


Abstract
School facilities and infrastructure must meet minimum standards, which in this case can be seen from PERMENDIKNAS No.24 of 2007 article 1. To improve the quality of education, the Indonesian government re-issued the Minister of Education and Culture Regulation No. 22 of 2023 concerning standards for facilities and infrastructure in early childhood education, primary education, and secondary education. The existence of limited infrastructure facilities requires an effort to optimize infrastructure facilities in each school. The quantitative descriptive research method was used by the researcher to describe the availability of school facilities and infrastructure as well as the strategies of school leaders in optimizing facilities and infrastructure. The sources of this research included the principal and several students who were taken using random sampling. The results of the questionnaire calculation obtained an average percentage of 53% for the availability and quality of infrastructure facilities in the first school, while the second school obtained a result of 56%. It can be concluded that the availability and quality of infrastructure facilities in both schools are in the sufficient category. The limited area of the location hinders the development to complete the school infrastructure facilities. The success of school leaders' strategies in optimizing infrastructure facilities can be seen in good procurement, utilization, and inventory as well as increased creativity and innovation of teachers and students in utilizing the available facilities.


Abstrak
Sarana dan prasarana sekolah harus memenuhi standar minimum yang dalam hal ini dapat dilihat dari PERMENDIKNAS No.24 Tahun 2007 pasal 1. Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, pemerintah Indonesia kembali menerbitkan Peraturan Menteri Dikbudristek No 22 Tahun 2023 tentang standar sarana dan prasarana pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar dan jenjang pendidikan menengah. Adanya keterbatasan sarana prasarana mengharuskan adanya suatu upaya dalam mengoptimalkan sarana prasarana pada setiap sekolah. Metode penelitian deskriptif kuantitatif digunakan oleh peneliti untuk mendeskripsikan ketersediaan sarana prasarana sekolah serta strategi pemimpin sekolah dalam optimalisasi sarana dan prasarana. Narasumber penelitian ini diantaranya kepala sekolah dan beberapa siswa yang diambil menggunakan random sampling. Hasil perhitungan angket diperoleh persentase rata-rata sebesar 53% untuk ketersediaan dan kualitas sarana prasarana di sekolah pertama, sedangkan dari sekolah kedua diperoleh hasil sebesar 56%. Dapat disimpulkan bahwa ketersediaan dan kualitas sarana prasarana di kedua sekolah dalam kategori cukup. Terbatasnya luas lokasi menghambat pembangunan untuk melengkapkan sarana prasarana sekolah. Keberhasilan strategi para pemimpin sekolah dalam optimalisasi sarana prasarana terlihat dari pengadaan, pemanfaatan, dan inventarisasi yang baik serta peningkatan kreativitas dan inovasi guru dan siswa dalam memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

Full Text:

PDF

References


Abubakar, Rifa’i. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: SUKA-Press. Dari: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/42716/1/PENGANTAR%20METODOLOGI%20PENELITIAN.pdf

Awaliyah, C., Putri, F.A., & Rustini, T. (2023). Optimization of Facilities and Infrastructure in Elementary Schools through Management of Facilities and Infrastructure. AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.57235/aurelia.v2i2.628 Dari: https://rayyanjurnal.com/index.php/aurelia/article/view/628

Bala. R., Salem, M.A., Taher, A., dan Badu, J. A. (2022). Strategi Kepala Madrasah dalam Pengelolaan Sarana Prasarana untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan: Di MTs Negeri Kota Kupang. Jurnal Perspektif, 1(4), 394–411. https://doi.org/10.53947/perspekt.v1i4.206

Dewi, V. R., Murniati & Usman, N. (2023). Optimism of Educational Facilities and Infrastructure Management in Supporting Student Learning Activities in Senior High Schools in Nagan Raya Regency, Indonesia. Path of Science, 9(5), 3057-3062. Dari: https://pathofscience.org/index.php/ps/article/view/2456

Fadli, M., R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33-54. Dari: https://journal.uny.ac.id/index.php/humanika/article/download/38075/pdf_1

Fanani, Muhammad Adip. (2023). The Urgency of Facilities and Infrastructure in Improving the Quality of High School Education. JOINME: Journal of Insan Mulia Education, 1(2), 38-44. https://doi.org/10.59923/joinme.v1i2.6 Dari: https://ejournal.imbima.org/index.php/joinme/article/view/48/18

Huda, M. N. (2018). Optimalisasi Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa. Ta’dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(2), Article 2. Dari: https://e-jurnal.stail.ac.id/index.php/tadibi/article/view/9

Nugrahani, F. (2014). Metode penelitian kualitatif. Solo: Cakra Books. Dari: https://scholar.google.co.id/scholar?oi=bibs&cluster=15292586521983513433&btnI=1&hl=id

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 2023. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 22 Tahun 2023 tentang Standar Sarana dan Prasarana pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan Jenjang Pendidikan Menengah. Jakarta. Dari: https://peraturan.bpk.go.id/Details/263717/permendikbudriset-no-22-tahun-2023

Murillo, F. J. & Roman, M. (2011). School Infrastructure and Resources Do Matter: Analysis of The Incidence of School Resources on The Performance of Latin American Students. School Effectiveness and School Improvement, 22(1), 29-50. Dari: https://www.tandfonline.com/doi/epdf/10.1080/09243453.2010.543538?src=getftr

Roosinda, F. W., Lestari, N. S., Utama, A. G. S., Anisah, H. U., Siahaan, A. L. S., Islamiati, S. H. D., & Fasa, M. I. (2021). Metode penelitian kualitatif. Zahir Publishing. Dari: https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=xmtgEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA42&dq=Instrumen+utama+dan+alat+penelitian+dalam+penelitian+kualitatif+adalah+peneliti+(Sugiyono,+2015:59)&ots=utGkqOALe5&sig=9jFOx503DCyvWMjFMiAdmLGDY4s

Saleh, S. (2017). Analisis Data Kualitatif. Bandung. Pustaka Ramadhan. Dari: http://eprints.unm.ac.id/14856/

Sidiq, U., Choiri, M., & Mujahidin, A. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. Ponorogo: CV Nata Karya. Dari: http://repository.iainponorogo.ac.id/484/1/METODE%20PENELITIAN%20KUALITATIF%20DI%20BIDANG%20PENDIDIKAN.pdf

Siregar, N & S. Aziza. (2021). Optimization of Facilities and Infrastructure Management in Improving the Quality of Learning. Jurnal Tarbiyah, 28(1), 30-43. Dari: https://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/tarbiyah/article/view/905/703

Sudjana, N., & Fadhli, R. (2021). Manajemen Berbasis Sekolah Solusi Wujudkan Sekolah Yang Otonom Dan Mandiri. Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia. Dari: https://books.google.co.id/books?id=GkBAEAAAQBAJ&printsec=frontcover&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false

Umar sidiq, sidiq. (2019). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan (anwar anwar mujahidin, Ed.). NATA KARYA. http://repository.iainponorogo.ac.id/484/

Ya’cub, M & Ga’a, Dewy S. (2021). Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran melalui Pengembangan Sarana Prasarana. Monaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2). https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v2i2.67. Dari: https://pasca.jurnalikhac.ac.id/index.php/munaddhomah/article/view/67

Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. Quanta, 2(2), 83-91. Dari: http://www.e-journal.stkipsiliwangi.ac.id/index.php/quanta/article/view/1641

Yunita, D., Fadiah, B., Lainatusshifa, L. & Maulida P. (2024). Analysis The Role Of Infrastructure in Effective Learning. JUPENSI: Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris, 4(1), 132-138. https://doi.org/10.55606/jupensi.v4i1.3250.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This proceeding series is indexed by:

ipiii.pnggoogle.png

ISSN: 2987-2448