Analisis akar permasalahan ketidakhadiran siswa MTs Kota Malang menggunakan Root Cause Analysis “5 why analysis” dan Fishbone diagram

Egi Dina Aulia

Abstract


Abstract
Even though the school has set rules in the discipline as a form of symbolic interaction between school members, many students still choose not to attend. This absence means that students do not physically participate in school activities. Student attendance is considered important for learning achievement and enjoyment of school. This research aims to: 1) Find out the factors that influence student absenteeism at MTs Malang City, 2) Describe efforts to increase student attendance at Madrasah Tsanawiyah (MTs) Malang City. This research uses a qualitative approach and descriptive method, where the researcher acts as the main instrument. The research location is MTs Malang City. Data was collected through document studies, field observations and in-depth interviews, as well as literature observations to complete the data. The research results show that student absences at MTs Malang City are influenced by internal, external and social factors. Internal factors include self-awareness, learning concentration, and the ability to follow the learning process. External factors include the school environment, principal, teachers, and school rules. Social factors include the family and community environment. School efforts to increase student attendance include: 1) Consistent implementation of rules, 2) Involving students in activities that encourage discipline, such as scouts, 3) Formulating rules of conduct by involving the homeroom teacher, students and parents.


Abstrak
Meskipun sekolah telah menetapkan aturan dalam tata tertib sebagai bentuk interaksi simbolik antar warga sekolah, banyak siswa masih memilih untuk tidak hadir. Ketidakhadiran ini berarti siswa tidak berpartisipasi secara fisik dalam kegiatan sekolah. Kehadiran siswa dianggap penting untuk prestasi belajar dan ketertiban sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakhadiran siswa di MTs Kota Malang, 2) Mendeskripsikan upaya untuk meningkatkan kehadiran siswa di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, di mana peneliti berperan sebagai instrumen utama. Lokasi penelitian adalah MTs Kota Malang. Data dikumpulkan melalui studi dokumen, observasi lapangan, dan wawancara mendalam, serta tinjauan literatur untuk melengkapi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakhadiran siswa di MTs Kota Malang dipengaruhi oleh faktor internal, eksternal, dan sosial. Faktor internal meliputi kesadaran diri, konsentrasi belajar, dan kemampuan mengikuti proses belajar. Faktor eksternal mencakup lingkungan sekolah, kepala sekolah, guru, dan tata tertib sekolah. Faktor sosial meliputi lingkungan keluarga dan masyarakat. Upaya sekolah untuk meningkatkan kehadiran siswa meliputi: 1) Penerapan tata tertib yang konsisten, 2) Mengikutsertakan siswa dalam kegiatan yang mendorong disiplin, seperti pramuka, 3) Merumuskan tata tertib dengan melibatkan wali kelas, siswa, dan orang tua.

Full Text:

PDF

References


De Fretes, R. A. (2022). Analisis Penyebab Kerusakan Transformator Menggunakan Metode Rca (Fishbone Diagram And 5-Why Analysis) Di Pt. Pln (Persero) Kantor Pelayanan Kiandarat. Agustus, 16(2).

Esmiati, A. N., Prihartanti, N., & Partini, P. (2020). Efektivitas pelatihan kesadaran diri untuk meningkatkan kedisiplinan siswa. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 8(1), 113. https://doi.org/10.22219/jipt.v8i1.11052

Fitriadi, R., Jurusan Bimbingan Konseling, M., & Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, F. (2019). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Ketidakhadiran Siswa Di Sekolah Dan Upaya Guru Bk Dalam Mengatasinya (Suatu penelitian pada MAN 4 Kabupaten Aceh Besar). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 4.

Haerezky Alzizah, E., Safitri Wulandari, D., Rahim, R., Wulan Syah, J., STAI Sangatta Kutai Timur, M., & UIN Alaudin Makassar, M. (n.d.). Pengelolaan ketidakhadiran siswa berbasis aplikasi di smk 1 muhammadiyah sangatta. https://doi.org/10.15642/JAPI.2019.1.1.190- 200

Jannah, W., & Pandang, A. (2023). Konseling Individu Teknik WDEP System untuk Meningkatkan Kedisiplinan Peserta didik. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Pembelajaran, 5(3), 1076-1082..

Arianti, A. (2019). Peranan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 12(2), 117-134..

Nugraha, T. S. (2022). Kurikulum Merdeka untuk pemulihan krisis pembelajaran. Inovasi Kurikulum, 19(2), 251–262. https://doi.org/10.17509/jik.v19i2.45301

Nurfadilah, K., & Nurachadijat, K. (2023). Peran Pembelajaran Quantum Learning dalam Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa di MA AL-Istiqomah Kota Sukabumi. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 3(1), 22-28.

Putris, A. F. H., & BK, M. T. (2022). Teknik Membangun Hubungan Internal dan Eksternal Lembaga Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(4), 5066-5071.Putra, A. R. B., & Nora, D. (2020). Faktor Penghambat dalam Mengatasi Ketidakhadiran Siswa Kelas XI IPS di SMAN 1 Lubuk Basung. Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(4), 253–264. https://doi.org/10.24036/sikola.v1i4.45 Rahmawati & Ulfa, 2021. (n.d.).

Santosa, D. T. (2016). Faktor-faktor penyebab rendahnya motivasi belajar dan solusi penanganan pada siswa kelas XI jurusan teknik sepeda motor. E-Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif-S1, 13(2).

Sondakh, D. C., Febriani, M., Fakuktas, S., Islam, A., & Pendidikan Guru, D. (2022). Kesulitan Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris Tingkat Sekolah Dasar. In Karimah Tauhid (Vol. 1, Issue 3).

De Vaus, D. A. (2014). Surveys in social research. Sydney, Australia: Allen & Unwin.

McKenzie, H., Boughton, M., Hayes, L., & Forsyth, S. (2008). Explaining the complexities and value of nursing practice and knowledge. In I. Morley & M. Crouch (Eds.), Knowledge as value: Illumination through critical prisms (pp. 209-224). Amsterdam, Netherlands: Rodopi.

Putra, E. M., Handarini, D. M., & Muslihati, M. (2019). Keefektifan achievement motivation training untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 4(2), 62-68.

Scheinin, P. (2009). Using student assessment to improve teaching and educational policy. In M. O'Keefe, E. Webb, & K. Hoad (Eds.), Assessment and student learning: Collecting, interpreting and using data to inform teaching (pp. 12-14). Melbourne, Australia: Australian Council for Educational Research.

Makmara. T. (2009). Tuturan persuasif wiraniaga dalam Berbahasa Indonesia: Kajian etnografi komunikasi. (Unpublished master’s thesis) Universitas Negeri Malang, Malang, Indonesia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This proceeding series is indexed by:

ipiii.pnggoogle.png

ISSN: 2987-2448