Resiliensi pada Siswa dengan Orang Tua Tunggal

Wahyi Dwi Ulfa

Abstract


Penelitian ini berdasarkan pada adanya siswa yang memiliki orang tua tunggal, yang diasumsikan bahwa akan berpengaruh pada resiliensi anak. Oleh karena itu, peneliti memiliki tujuan untuk mengetahui gambaran tentang resiliensi yang dimiliki oleh siswa tersebut. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Pemilihan subyek penelitian menggunakan purposive sampling sejumlah empat subyek penelitian, yaitu dengan usia 16-17 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan pengisian skala resiliensi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, lalu kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek DA ayahnya meninggal dunia, sedangkan subyek AMR ayahnya pergi dari rumah. Lalu subyek MYF ibunya meninggal dunia. Sementara itu, subyek SL dan NHF kedua orang tuanya bercerai. MYF dan NHF memiliki mampu meregulasi emosi dalam dirinya, sementara DA, AMR, dan SL belum. Subyek DA, SL, MYF, dan NHF mampu melakukan pengendalian gerak, sementara AMR belum. Kelima subyek memiliki kemampuan menganalisis masalah. DA, AMR, dan NHF memiliki rasa optimisme, sedangkan SL dan MYF belum. AMR, SL, MYF, dan NHF memiliki rasa empati pada semua orang, sedangkan DA memiliki empati hanya pada orang-orang tertentu. DA, AMR, MYF, dan NHF memiliki efikasi diri, sedangkan SL belum. Kelima subyek memiliki pencapaian dalam kehidupannya masing-masing.

Full Text:

PDF

References


Daftar Rujukan

Agustina, Desy (2021). Resiliensi pada Mahasiswa Yatim (Studi Kasus tentang Mahasiswa Yatim di Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, 7(1), 36-44.

Creswell, John W. (2015). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset: Memilih di Antara Lima Pendekatan Edisi ke-3. Terjemahan oleh Ahmad Lintang Lazuardi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Flick, Uwe. (2014). An Introduction to Qualitative Research Fifth Edition. United States of America: Sage.

Koroh, Yunita Anggerina & Andriany, Megah. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Resiliensi Warga Binaan Pemasyarakatan Pria: Studi Literatur. Journal of Holistic Nursing and Health Science, 3(1), 64-74.

Missasi, Valahatullah & Izzati, Indah Dwi Cahya. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Resiliensi. Prosiding Seminar Nasional Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan, 443-441.

Mujahidah, Endah & Listiyandini, Ratih Arruum. (2018). Pengaruh Resiliensi dan Empati terhadap Gejala Depresi pada Remaja. Jurnal Psikologi, 14(1), 60-75.

Pahlevi, Ghifari Rizky & Salve, Henny Regina. (2018). Regulasi Emosi dan Resiliensi Mahasiswa Merantau yang Tinggal di Tempat Kos. Jurnal Psikologi, 11(2), 180-189.

Putro, Khamim Zarkasih. (2017). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25-32.

Rojas, Fernanda. (2015). Factors Affecting Academic Resilience in Middle School Students: A Case Study. Gist Education and Learning Research Journal, 11(11), 63-78.

Sari, Liana, dkk. (2022). Gambaran Pencapaian Resiliensi Para Investor yang Kehilangan Investasinya Karena Penggelapan (Fraud). Proyeksi, 17(1), 55-66.

Septiyani, Elvira & Rahmasari, Diana. (2023). Resiliensi pada Mahasiswa yang Memiliki Masalah Keluarga dan Bekerja Namun Lulus Tepat Waktu. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 10(3), 821-842.

Ulfa, Wahyi Dwi (2016). Resiliensi pada Mahasiswa yang Memiliki Orang Tua Tunggal. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, 5(5), 1-10

Utami, Cicilia Tanti & Helmi, Avin Fadilla. (2017). Self-Efficacy dan Resiliensi: Sebuah Tinjauan Meta-Analisis. Buletin Psikologi, 25(1), 54-65.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This proceeding series is indexed by:

ipiii.pnggoogle.png

ISSN: 2987-2448