Pengenalan Budaya Alam Minangkabau Terhadap Anak Sejak Usia Dini

Jhony Warmansyah, Zakiah Zalzabila, Adam Mudinillah, Aisyah Safna

Abstract


Indonesia adalah negara yang kaya akan berbagai macam suku, budaya, ras agama dan adat istiadat dari berbagai daerah. Budaya alam Minangkabau merupakan salah satu suku tertua dan warisan budaya yang kaya akan adat istiadat dan keunikan seni tradisional lainnya. Budaya alam Minangkabau mengajarkan banyak hal penting yang berkaitan dengan seni budaya daerah dan adat istiadat yang unik dan berbeda. Budaya alam Minangkabau penting untuk di kenalkan pada anak sejak usia dini karna, budaya yang di tanamkan pada anak sejak dini akan di bawa anak sampai dewasa. Rasa cinta anak terhadap budaya tradisional daerah harus ditanamkan semenjak anak masih dini agar kreatifitas anak terhadap budaya lokal dapat tumbuh dan berkembang sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjaga kelestarian warisan budaya alam minangkabau dan menumbuhkan rasa cinta budaya daerah pada anak sejak dini. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan penyebaran angket secara online. Form yang di buat peneliti akan di bagikan pada orang tua dan tenaga pendidik yang bergerak di bidang pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya alam Minangkabau memiliki banyak manfa’at positif. Dengan mengajarkan dan menanamkan warisan nilai budaya alam Minangkabau pada anak sejak dini akan membentuk karakter anak yang berbudaya dan paham akan adat istiadat yang sudah ada sejak dahulu. Anak yang sudah di kenalkan dengan budaya alam Minangkabau sejak dini akan menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab pada anak untuk selalu menghormati dan mencintai warisan budayanya yang kaya akan seni dan adat istiadat yang berlaku.

Full Text:

PDF

References


Almaahi, M. H., Myrna, R., & Karlina, N. (2022). COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM UPAYA PELESTARIAN BUDAYA DAERAH MELALUI FESTIVAL LANGKISAU DI KABUPATEN PESISIR SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT. JANE - Jurnal Administrasi Negara, 14(1), 256. https://doi.org/10.24198/jane.v14i1.41312

Andheska, H. (2018). KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT MINANGKABAU DALAM UNGKAPAN KEPERCAYAAN RAKYAT. BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pembelajarannya, 2(1), 22–28. https://doi.org/10.17977/um007v2i12018p022

Anggraini, V., Yulsyofriend, Y., & Yeni, I. (2019). Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Lagu Kreasi Minangkabau Pada Anak Usia Dini. Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini Dan Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 73. https://doi.org/10.30651/pedagogi.v5i2.3377

Bers, M. (2019). Coding as a playground: Promoting positive learning experiences in childhood classrooms. Computers and Education, 138(Query date: 2023-06-10 04:18:53), 130–145. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2019.04.013

Binder, A. M. (2018). Childhood and adolescent phenol and phthalate exposure and the age of menarche in Latina girls. Environmental Health: A Global Access Science Source, 17(1). https://doi.org/10.1186/s12940-018-0376-z

Budi Setyaningrum, N. D. (2018). BUDAYA LOKAL DI ERA GLOBAL. Ekspresi Seni, 20(2), 102. https://doi.org/10.26887/ekse.v20i2.392

Budianto, I. M. (2007). Memahami Seni dan Estetika. Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia, 9(1), 124. https://doi.org/10.17510/wjhi.v9i1.227

Burchinal, M. (2018). Measuring Early Care and Education Quality. Child Development Perspectives, 12(1), 3–9. https://doi.org/10.1111/cdep.12260

García, O. (2020). Translanguaging and Literacies. Reading Research Quarterly, 55(4), 553–571. https://doi.org/10.1002/rrq.286

Hidayah, F., & Khadijah, K. (2023). Optimalisasi Aspek Perkembangan Seni melalui Kegiatan Membatik dengan Mengecap Buah Belimbing. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 438–447. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.240

Hug, L., Alexander, M., You, D., & Alkema, L. (2019). National, regional, and global levels and trends in neonatal mortality between 1990 and 2017, with scenario-based projections to 2030: A systematic analysis. The Lancet Global Health, 7(6), e710–e720. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(19)30163-9

Irawana, T. J., & Desyandri, D. (2019). Seni Musik Serta Hubungan Penggunaan Pendidikan Seni Musik Untuk Membentuk Karakter Peserta Didik Di Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(3), 222–232. https://doi.org/10.31004/edukatif.v1i3.47

Marta, R. F., & Rieuwpassa, J. S. (2018). Identifikasi Nilai Kemajemukan Indonesia Sebagai Identitas Bangsa dalam Iklan Mixagrip Versi Keragaman Budaya. Jurnal Kajian Komunikasi, 6(1), 37. https://doi.org/10.24198/jkk.v6i1.15416

Muhtar, M., Aniharyati, A., & Ahmad, A. (2020). Pelaksanaan Budaya Keselamatan Pasien pada Masa Pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Bima. Bima Nursing Journal, 2(1), 55. https://doi.org/10.32807/bnj.v2i1.664

Njatrijani, R. (2018). Kearifan Lokal Dalam Perspektif Budaya Kota Semarang. Gema Keadilan, 5(1), 16–31. https://doi.org/10.14710/gk.2018.3580

Pajriah, S. (2018). PERAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BUDAYA DI KABUPATEN CIAMIS. Jurnal Artefak, 5(1), 25. https://doi.org/10.25157/ja.v5i1.1913

Papadakis, S. (2019). Parental involvement and attitudes towards young Greek children’s mobile usage. International Journal of Child-Computer Interaction, 22(Query date: 2023-06-10 04:18:53). https://doi.org/10.1016/j.ijcci.2019.100144

Pebriani, Y. (2018). Perubahan Nilai Budaya Minangkabau Dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Hamka Dan Novel Bulan Susut Karya Ismet Fanany (Kajian Perbandingan). Jurnal KATA, 2(2), 336. https://doi.org/10.22216/jk.v2i2.3642

Prasasti, B. W. D., & Anggraini, P. (2020). Nilai-Nilai Budaya Minangkabau Dalam Naskah Drama Dr. Anda Karya Wisran Hadi. Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 16(2), 79. https://doi.org/10.25134/fjpbsi.v16i2.2606

Putri, D. (2019). Rancang Bangun Media Pembelajaran Bahasa Arab Untuk Anak Usia Dini Berbasis Android. Technologia: Jurnal Ilmiah, Query date: 2023-04-10 02:19:33. https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/JIT/article/view/2230

Rafiq Kurniawan, Shofy Abiyah, Dendi Putra Adriyan, Wita Okta Sari, & Mhd Varel Wijaya. (2023). Pengaruh Akulturasi Budaya Minangkabau Pada Etnis Tionghoa Di Kota Padang. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 2(1), 364–374. https://doi.org/10.55606/mateandrau.v2i1.306

SMP Negeri 2 Selong, Widiawati, B. H., Hasim, N., SMP Negeri 2 Selong, Murcahyanto, H., & Universitas Hamzanwadi. (2022). Pelestarian Seni Budaya Daerah Sasak melalui program ekstrakulikuler. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(1), 100–109. https://doi.org/10.29408/ab.v3i1.5841

Sung, H., Ferlay, J., Siegel, R. L., Laversanne, M., Soerjomataram, I., Jemal, A., & Bray, F. (2021). Global Cancer Statistics 2020: GLOBOCAN Estimates of Incidence and Mortality Worldwide for 36 Cancers in 185 Countries. CA: A Cancer Journal for Clinicians, 71(3), 209–249. https://doi.org/10.3322/caac.21660

Triaputri, A., & Muljono, P. (2022). Efektivitas Akun Instagram @Infosumbar sebagai Media Penyebaran Informasi Sejarah dan Budaya Minangkabau. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 6(4), 467–479. https://doi.org/10.29244/jskpm.v6i4.1034

Umah, K. K., & Rakimahwati, R. (2021). Perkembangan Kreativitas Anak Melalui Permainan Pasir Ajaib di Taman Kanak-kanak. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(1), 28–36. https://doi.org/10.31004/aulad.v4i1.86

Zhou, M., Wang, H., Zeng, X., Yin, P., Zhu, J., Chen, W., Li, X., Wang, L., Wang, L., Liu, Y., Liu, J., Zhang, M., Qi, J., Yu, S., Afshin, A., Gakidou, E., Glenn, S., Krish, V. S., Miller-Petrie, M. K., … Liang, X. (2019). Mortality, morbidity, and risk factors in China and its provinces, 1990–2017: A systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2017. The Lancet, 394(10204), 1145–1158. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(19)30427-1


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This proceeding series is indexed by:

ipiii.pnggoogle.png

ISSN: 2987-2448