Filosofi Budaya Batak Toba dalam Dunia Pendidikan
Abstract
Full Text:
PDFReferences
A’Ing, A. (2015). Studi tentang pembangunan bidang pendidikan di daerah perbatasan Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau. Pemerintahan Integratif, 3(4), 545–559. http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/33
Aritonang, J. S. (1944). Mission schools in Batakland (Indonesia), 1861-1940. E.J. Brill.
Dalimunthe, I. S., & Lubis, A. S. (2019). Hamoraon, hagabeon & hasangapon as the basic philosophy in educating children. El Harakah. https://doi.org/10.18860/el.v21i2.6683
Harmanto, G. (2008). Sejarah bilingual untuk SMA/MA Kelas X Semester 1 dan 2. Bandung: Yrama Widya.
Jenilan, J. (2018). Filsafat pendidikan. El-Afkar : Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis, 7(1), 69. https://doi.org/10.29300/jpkth.v7i1.1588
Jenks, C. (2008). Kebudayaan (Edisi Pertama). Medan: Bina Media Perintis.
Ndona, Y. (2018). Kemanusiaan dalam falsafah hidup masyarakat Batak Toba. https://doi.org/10.12928/citizenship.v1i1.10441
Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi (Revisi). Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Lubis, M. N., Joebagio, H., & Musa, P. (2019). Eksistensi dalihan na tolu sebagai kearifan lokal dan kontribusinya dalam pendidikan karakter. Intelektiva : Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora.
Pelly, U. (2013). Urbanisasi dan Adaptasi (Edisi keti). Medan : Unimed Press.
Pelly, U. (2016). Etnisitas Dalam Politik Multukultural. In Buku II (pp. 1–547). Medan: Casa Mesra Publisher.
Purba, R. M., Nauly, M., & Fauzia, R. (2017). The efforts of Batak Toba’s mother in educating children. Proceedings of the 1st International Conference on Social and Political Development (ICOSOP 2016). https://doi.org/10.2991/icosop-16.2017.32
Revida, E. (2006). Sistem kekerabatan masyarakat suku Batak Toba Sumatera Utara. Jurnal Pemberdayaan Komunitas.
Siagian, C. (2017). Konsep ruang dalam rumah adat Batak Toba dalam perspektif strukturalisme Claude LeviStrauss. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.
Simangunsong, F. (2018). Pengaruh konsep hagabeon, hamoraon, dan hasangapon terhadap ketidaksetaraan gender dalam Amang Parsinuan. Sirok Bastra. https://doi.org/ 10.37671/sb.v1i2.24
Simanjuntak, B. A. (2011). Konflik Status dan Kekuasaan Orang Batak Toba (revisi ked). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor.
Simanjuntak, B. A. (2015). Foklor Batak Toba (Pertama). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor.
Valentina, T. D., & Martani, W. (2018). Apakah hasangapon, hagabeon, dan hamoraon sebagai faktor protektif atau faktor risiko perilaku bunuh diri remaja Batak Toba? Sebuah kajianteoritis tentang nilai budaya Batak Toba. Buletin Psikologi, 26(1), 1–11. https://doi.org/10.22146/buletin psikologi.28489
Wibowo, W. (2011). Cara cerdas menulis artikel ilmiah. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
This proceeding series is indexed by:


