Penelitian Berbasis Desain E-learning Cloud Tentang Pengintegrasian Perangkat Teknologi Pembelajaran mahasiswa di Perguruan Tinggi Untuk Mencapai Pembelajaran Aktif

Muldiyana Muldiyana, Asmaul Husna Amri, Devis Elisa

Abstract


Penelitian ini menerapkan metode penelitian berbasis desain dengan memanfaatkan teknologi ELearning
Cloud untuk mengeksplorasi potensi pembelajaran terintegrasi yang lebih interaktif di
perguruan tinggi, serta memberikan dukungan bagi mahasiswa sarjana dalam mencapai
pembelajaran aktif. Penelitian ini dilaksanakan dalam kurun waktu 4 semester dan terbagi menjadi
tiga tahap penelitian. Selama penelitian, fokus utama adalah pada bagaimana teknologi
pembelajaran dapat digunakan untuk mendorong partisipasi dalam kursus dan mengeksplorasi
evaluasi rekan. Dalam penelitian ini, sekitar 200 mahasiswa sarjana tahun ke-2 dan ke-3 ikut serta
sebagai peserta. Hasil dari tiga siklus penelitian berbasis desain (E-Learning Cloud) menunjukkan
bahwa penggunaan alat Respons Sistem (IRS) oleh individu memiliki peran signifikan dalam
meningkatkan retensi pembelajaran mereka. Sementara itu, siswa yang terlibat dalam aktivitas
kooperatif dengan IRS mampu mencapai pemahaman pembelajaran yang lebih dalam dan
bermakna melalui interaksi dalam kursus. Penilaian sejawat, yang melibatkan panduan penilaian
dan rubrik evaluasi menggunakan Google Suite, mendapat respon positif dari sebagian besar
mahasiswa. Pendekatan ini memfasilitasi perolehan pengetahuan kognitif yang lebih lanjut dan
membantu siswa memberikan umpan balik yang bersifat konstruktif kepada rekan-rekan mereka.
Pembahasan tentang langkah-langkah penelitian selanjutnya dalam kerangka DBR juga disertakan
dalam penelitian ini.


Full Text:

PDF

References


A. Raes, Ellen Vanderhoven, & T. Schellens. (2015). Increasing anonymity in peer

assessment by using classroom response technology within face-to-face higher

education. Education, Psychology, Computer Science Studies in Higher Education.

Abdullah, Mohd. Y., Bakar, N. R. A., & Mahbob, M. H. (2012). The Dynamics of Student

Participation in Classroom: Observation on Level and forms of Participation.

Procedia - Social and Behavioral Sciences, 59, 61–70.

https://doi.org/10.1016/J.SBSPRO.2012.09.246

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). Taksonomi Pembelajaran, Pengajaran dan

Penilaian: Revisi Taksonomi Bloom tentang Tujuan Pendidikan: Lengkap (Edisi).

Longman.

Bianca A. Simonsmeier, Henrike Peiffer, Maja Flaig, & Michael Schneider. (2020). Peer

Feedback Improves Students’ Academic Self-Concept in Higher Education. 61(6), 706–

Blasco-Arcas, L. , Buil, I. , Herna􏿽ndez-Ortega, B. , & & Sese, F. J. (2013). Menggunakan

clicker di kelas. Peran interaktivitas, pembelajaran kolaboratif aktif, dan keterlibatan

dalam kinerja pembelajaran.

Brady, M., Seli, H., & Rosenthal, J. (2013). “Clickers” and metacognition: A quasiexperimental

comparative study about metacognitive self-regulation and use of

electronic feedback devices. Computers and Education, 65, 56–63.

https://doi.org/10.1016/j.compedu.2013.02.001

Bruff, D. (2009). Vanderbilt University.

Caldwell, J. E. (2007). Clickers di ruang kelas besar: Penelitian terkini dan tips praktik

terbaik CBE-life.

Carr, R., Palmer, S., & Hagel, P. (2015). Active learning: The importance of developing a

comprehensive measure. Active Learning in Higher Education, 16(3), 173–186.

https://doi.org/10.1177/1469787415589529

Coklat, G., & Harris, L. (2013). Penilaian diri siswa. Thousand Oaks, CA: Sage.

Daniel, T., & Tivener, K. (2016). Efek berbagi clicker dalam lingkungan belajar aktif.

David H. Lynch, & S. Golen. (1992). Peer Evaluation of Writing in Business

Communication Classes. The Journal of Education for Business.

Ernesto Panadero, Anders Jonsson, & J. W. Strijbos. (2016). Scaffolding Self-Regulated

Learning Through Self-Assessment and Peer Assessment: Guidelines for Classroom

Implementation. Boston, MA, 311–326.

Gielen, M., & De Wever, B. (2015). Structuring peer assessment: Comparing the impact of

the degree of structure on peer feedback content. Computers in Human Behavior, 52,

–325. https://doi.org/10.1016/j.chb.2015.06.019

Gielen, M., & Wever, B. D. (2015). Membuat skrip peran penilai dan penilai dalam

penilaian sejawat. Komputer & Pendidikan.

Han, J. H., & Finkelstein, A. (2013). Understanding the effects of professors’ pedagogical

development with Clicker Assessment and Feedback technologies and the impact

on students’ engagement and learning in higher education. Computers & Education,

, 64–76. https://doi.org/10.1016/J.COMPEDU.2013.02.002

Hattie, J. (2003). Guru Membuat Perbedaan. Apa Bukti Penelitiannya?.

J.W. Strijbos, & Dominique Sluijsmans. (2010). Unravelling peer assessment:

Methodological, functional, and conceptual developments. JournalLearning and

Instruction, 20(4), 265–269.

Kietzig, A.-M., & Orjuela-Laverde, M. C. (2014a). Canadian Engineering Education

Association (CEEA14) Conf. CEEA14; Paper 71 Canmore, AB.

https://www.surveymonkey.com/

Kietzig, A.-M., & Orjuela-Laverde, M. C. (2014b). Canadian Engineering Education

Association (CEEA14) Conf. CEEA14; Paper 71 Canmore, AB.

https://www.surveymonkey.com/

Kollar, I., & Fischer, F. (2010). Peer assessment as collaborative learning: A cognitive

perspective. Learning and Instruction, 20(4), 344–348.

https://doi.org/10.1016/J.LEARNINSTRUC.2009.08.005

Liu, N. F., & Carless, D. (2006). Peer feedback: The learning element of peer assessment.

Teaching in Higher Education, 11(3), 279–290.

https://doi.org/10.1080/13562510600680582

Liu, N. T., & Hsu, T. C. (2016). Menggunakan bukti gerakan mata untuk mengeksplorasi

alasan perbedaan hasil penilaian sejawat. Prosiding Global Ke-20 .

Mei-Rong Alice Chen, Gwo-Jen Hwang, & Yu-Ying Chang. (2019). A reflective thinkingpromoting

approach to enhancing graduate students’ flipped learning engagement,

participation behaviors, reflective thinking and project learning outcomes. 50(5),

–2307.

Panadero, E., & Brown, G. (2015). Praktik penilaian guru pendidikan tinggi.

Topping, K. (2003). Penilaian diri dan teman sejawat di sekolah dan universitas:

reliabilitas, validitas dan kegunaan. Dalam M. Segers, F. Dochy, & E. Cascallar (Eds.),

Jil. 1.Mengoptimalkan Mode Penilaian Baru: Mencari Kualitas dan Standar.

van Gennip, N. A. E., Segers, M. S. R., & Tillema, H. H. (2010). Peer assessment as a

collaborative learning activity: The role of interpersonal variables and conceptions.

Learning and Instruction, 20(4), 280–290.

https://doi.org/10.1016/J.LEARNINSTRUC.2009.08.010

Vanderhoven, E., Raes, A., Montrieux, H., Rotsaert, T., & Schellens, T. (n.d.). What if pupils

can assess their peers anonymously? A quasi-experimental study.

Wang, A. I., & Tahir, R. (2020). The effect of using Kahoot! for learning – A literature

review. Computers and Education, 149.

https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.103818

Washington. (n.d.). Association for the Study of Higher Education.; ERIC Clearinghouse on

Higher Education.

Wu, Y., & Schunn. (2020). Wu, Y., & Schunn, CD (2020). Dari umpan balik hingga revisi:

Pengaruh fitur dan persepsi umpan balik.Psikologi Pendidikan Kontemporer, 60,


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This proceeding series is indexed by:

ipiii.pnggoogle.png

ISSN: 2987-2448