Peran Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kreativitas dan Kemandirian Mahasiswa di Era Kurikulum Merdeka Belajar

Mela Amelia Santika, Fadriati Fadriati, David David, T Idris, Adam Mudinillah

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur sejauh mana pemahaman mahasiswa menggunakan
kurikulum merdeka belajar di dalam pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas dan
kemandirian dalam belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif,
yaitu dengan merumuskan pernyataan-pernyataan yang berhubungan dengan peran pendidikan
agama Islam dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian siswa di sekolah. Kemudian
diformulasikan ke dalam google form yang dibagikan kepada seluruh mahasiswa yang berada di
UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Setelah terkumpul lalu data-data yang diperoleh diolah dengan
menggunakan aplikasi SPSS. Kebenaran data dapat dibuktikan keakuratannya dengan pernyataan
yang dibuatkan pada google form, sesuai dengan fakta-fakta yang terjadi pada mahasiswa. Hasil,
Berdasarkan pengamatan yang efektif dilakukan peneliti, ditemukan bahwa peran pendidikan
agama Islam sangat penting pada era kurikulum merdeka saat ini. Dengan adanya Pendidikan
Agama Islam dapat membekali mahasiswa untuk merealisasikan segala bentuk tuntutan kehidupan
yang berubah-ubah sesuai dengan tuntutan zaman yang semakin berkembang kedepannya/ke
depannya. Kesimpulan Jadi, melalui pemahaman nilai-nilai Pendidikan Agama Islam mahasiswa
dapat menggembangkan setiap ide-ide baru serta belajar dengan mandiri. Memberikan landasan
moral yang kuat untuk membentuk karakter mahasiswa yang tangguh.


Full Text:

PDF

References


Ahmed, F. (2021). Authority, autonomy and selfhood in Islamic education – Theorising

Shakhsiyah Islamiyah as a dialogical Muslim-self. Educational Philosophy and Theory,

(14), 1520–1534. https://doi.org/10.1080/00131857.2020.1863212

Al Zaabi, O., Heffernan, M., Holroyd, E., & Jackson, M. (2019). Islamic parents’ attitudes and

beliefs towards school-based sexual and reproductive health education programmes

in Oman. Sex Education, 19(5), 534–550.

https://doi.org/10.1080/14681811.2018.1553708

Ali, N., Afwadzi, B., Abdullah, I., & Mukmin, M. I. (2021). Interreligious Literacy Learning as a

Counter-Radicalization Method: A New Trend among Institutions of Islamic Higher

Education in Indonesia. Islam and Christian–Muslim Relations, 32(4), 383–405.

https://doi.org/10.1080/09596410.2021.1996978

Demirel Ucan, A., & Wright, A. (2019). Improving the pedagogy of Islamic religious education

through an application of critical religious education, variation theory and the learning

study model. British Journal of Religious Education, 41(2), 202–217.

https://doi.org/10.1080/01416200.2018.1484695

Dzulkifli, I. (2021). Teaching and Learning Aids to Support the Deaf Students Studying Islamic

Education. Pertanika Journal of Social Sciences and Humanities, 29(4), 2263–2279.

https://doi.org/10.47836/pjssh.29.4.09

Groeninck, M. (2021). Islamic religious education at the heart of the secular problem-space in

Belgium. Social Compass, 68(1), 25–41. https://doi.org/10.1177/0037768620974270

Kolb, J. (2023). Muslim diversity, religious formation and Islamic religious education. Everyday

practical insights into Muslim parents’ concepts of religious education in Austria.

British Journal of Religious Education, 45(2), 172–185.

https://doi.org/10.1080/01416200.2021.1911787

Masuda, K., & Yudhistira, M. H. (2020). Does education secularize the Islamic population? The

effect of years of schooling on religiosity, voting, and pluralism in Indonesia. World

Development, 130, 104915. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2020.104915

Memon, N. A., Chown, D., & Alkouatli, C. (2021). Descriptions and enactments of Islamic

pedagogy: Reflections of alumni from an Islamic Teacher Education Programme.

Pedagogy, Culture & Society, 29(4), 631–649.

https://doi.org/10.1080/14681366.2020.1775687

Muhamad, A. D., & Othman, M. R. (2020). Pengislahan Sistem Pendidikan Islam Di Tanah

Melayu: Peranan Mudir Madrasah Al-Mashoor Al-Islamiah Pulau Pinang, 1916-1957.

Journal of Al-Tamaddun, 15. https://doi.org/10.22452/JAT.vol15no1.9

Muhtifah, L., Hudi Prasojo, Z., Sappe, S., & Elmansyah, E. (2021). The theology of Islamic

moderation education in Singkawang, Indonesia: The city of tolerance. HTS Teologiese

Studies / Theological Studies, 77(4). https://doi.org/10.4102/hts.v77i4.6552

Suyadi, Nuryana, Z., & Fauzi, N. A. F. (2020). The fiqh of disaster: The mitigation of Covid-19 in

the perspective of Islamic education-neuroscience. International Journal of Disaster

Risk Reduction, 51, 101848. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2020.101848

Thoma, N. (2023). ‘I don’t want to be pushed into an islamic school’: Biography and

raciolinguistic ideologies in education. Race Ethnicity and Education, 26(6), 735–753.

https://doi.org/10.1080/13613324.2020.1798390

Yaşar, A. (2020). Reform in Islamic Education and the AKP’s Pious Youth in Turkey. Religion &

Education, 47(4), 106–120. https://doi.org/10.1080/15507394.2020.1828232

Yudiawan, A., Sunarso, B., Suharmoko, S., Sari, F., & Ahmadi, A. (2021). Successful online

learning factors in COVID-19 era: Study of Islamic higher education in West Papua,

Indonesia. International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE), 10(1),

https://doi.org/10.11591/ijere.v10i1.21036


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This proceeding series is indexed by:

ipiii.pnggoogle.png

ISSN: 2987-2448