Implementasi Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam Upaya Mempersiapkan Generasi Siap Menghadapi Era Revolusi 5.0 pada Masa Covid-19 dan Pasca Covid-19
Abstract
Abstract: We have gone through the Covid-19 pandemic with various efforts to overcome the problems that
arise from the outbreak. The transition of learning methods by utilizing the internet network (online)
or known as distance learning (PJJ) became a solution at that time. In an effort to prepare the
generation ready to face the era of revolution 5.0, the implementation of PJJ is expected not only to
be carried out limited to the Covid-19 pandemic, because there needs to be continuous habituation
both from the teacher as facilitator and students as actors in learning. This study aims to explain, (1)
Obstacles encountered during the implementation of distance learning (PJJ), (2) Solutions provided
as an effort to keep distance learning used after the COVID-19 pandemic. This research method uses
a qualitative descriptive approach. The data collection technique in this study is a literature review.
The result of this study is that there are still many obstacles encountered in the implementation of
distance learning (PJJ). The solution provided is for the government to create learning applications
that can be accessed for free and can be used for post-COVID-19 learning and teachers in schools are
included in training on the use of applications to support learning activities.
Keywords: COVID 19, distance learning, revolution 5.0, facilitators
Abstrak: Pandemi Covid-19 sudah kita lalui dengan beragam upaya untuk mengatasi permasalahan permasalahan yang muncul dari wabah tersebut. Peralihan metode pembelajaran dengan memanfaatkan jejaring internet (daring) atau dikenal dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi solusi pada masa tersebut. Dalam upaya untuk mempersiapkan generasi siap menghadapi era revolusi 5.0, Implementasi PJJ harapannya tidak hanya dilaksanakan terbatas pada masa pandemi Covid-19, sebab perlu adanya pembiasaan yang sifatnya kontinu baik dari pihak guru selaku fasilitator dan peserta didik sebagai aktor dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan, (1) Kendala yang ditemui saat implementasi pembelajaran jarak jauh (PJJ), (2) Solusi yang diberikan sebagai upaya agar pembelajaran jarak jauh tetap digunakan pasca pandemi covid19. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu kajian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah masih banyak kendala yang ditemui pada impelementasi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Solusi yang diberikan adalah pemerintah membuat aplikasi pembelajaran yang dapat diakses secara gratis dan dapat digunakan untuk pembelajaran pasca covid-19 serta guru-guru yang ada di sekolah diikutsertakan pelatihan mengenai penggunaan aplikasi-aplikasi penunjang kegiatan pembelajaran.
Kata kunci: covid 19, pembelajaran jarak jauh, revolusi 5.0, fasilitator
Full Text:
PDFReferences
Anugrahana, A. (2020). Hambatan, Solusi dan Harapan: Pembelajaran Daring Selama Masa Pandemi Covid-19
Oleh Guru Sekolah Dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(3), 282–289.
https://doi.org/10.24246/j.js.2020.v10.i3.p282-289
Bali, M. M. E. I., & Musrifah, M. (2020). The Problems of Application of Online Learning in the Affective and
Psychomotor Domains During the Covid-19 Pandemic. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(2), 137–154.
https://doi.org/10.14421/jpai.2020.172-03
Basar, A. M. (2021). Problematika Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19. Edunesia : Jurnal
Ilmiah Pendidikan, 2(1), 208–218. https://doi.org/10.51276/edu.v2i1.112
Ekawati, N. E. (2018). Application of Blended Learning with Edmodo Application Based on PDEODE Learning
Strategy to Increase Student Learning Achievement. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 8(1), 7–
https://doi.org/10.30998/formatif.v8i1.2303
Hague, C., & Payton, S. (2010). Digital Literacy Across the Curriculum. Futurelabs.
https://www.nfer.ac.uk/publications/FUTL06
Harahap, S. A., Dimyati, D., & Purwanta, E. (2021). Problematika Pembelajaran Daring dan Luring Anak Usia
Dini bagi Guru dan Orang tua di Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia
Dini, 5(2), 1825–1836. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1013
Juliya, M., & Herlambang, Y. T. (2021). Analisis Problematika Pembelajaran Daring dan Pengaruhnya Terhadap
Motivasi Belajar Siswa. Genta Mulia, XII(1), 281–294.
Kusnandar. (2011). Guru Profesioanal. Rajawali Press.
Miles, M, B., & Hubermen, M, D. (1984). Qualitative Data Analysis: A Sources of New Method. Sage Ribbication.
Sulistiono, M. (2019). Implementasi Hybrid Learning Menggunakan Aplikasi Edmodo Pada Matakuliah Metode
Penelitian Kualitatif. Elementeris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam, 1(1), 57.
https://doi.org/10.33474/elementeris.v1i1.2794
Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2o2o Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat
Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).
Ulfatin, N. (2015). Metode Penelitian Kualitatif Di Bidang Pendidikan. Media Nusa Creative.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
This proceeding series is indexed by:


