Kolaborasi Pendidikan dan Dunia Industri Melalui Program Teaching Factory: Strategi Sekolah dalam Penyelarasan Kompetensi Peserta Didik dengan Kebutuhan IDUKA

Zaqia Rahma Dewi, Nurul Ulfatin, Agus Timan

Abstract


Penyelarasan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan IDUKA menjadi langkah strategis dalam mengatasi mismatch antara pendidikan dengan IDUKA. Berbagai kebijakan telah diupayakan oleh pemerintah, salah satunya yaitu melalui program Teaching Factory (TeFa). Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan kolaborasi antara dunia pendidikan dengan IDUKA melalui implementasi program Teaching Factory. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjuk penelitian yaitu Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas serta Ketua Program Keahlian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) strategi dalam melaksanakan program TeFa dengan memenuhi prasyarat sesuai dengan panduan pengembangan TeFa, kemudian melaksanakan tahap penetapan produk, penyusunan struktur organisasi, dan menentukan kurikulum yang akan digunakan. Pada tahap monitoring dan evaluasi dilakukan bersama dengan IDUKA serta adanya penyusunan laporan dan upaya perbaikan secara terus-menerus, 2) strategi sekolah dalam berkolaborasi dengan IDUKA yaitu mencari IDUKA yang sesuai dengan program Teaching Factory, setalahnya dengan menyusun MoU, serta 3) stakeholders yang berkontribusi dalam pelaksanaan program Teaching Factory yaitu pemerintah, guru, IDUKA, pelanggan atau masyarakat

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. (2021). Tingkat Pengangguran Terbuka Berdasarkan Tingkat Pendidikan. Jakarta

Badan Pusat Statistik. (2023). Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Jakarta

Djuhartono, T., Ariwibowo, P., & Alhamidi, L. A. (2021). Implementation of Total Quality Management (TQM) on Teaching

Factory (TEFA) Vocational Middle School in Bogor District. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 7(02),

Article 02. https://doi.org/10.32678/tarbawi.v7i02.4847

Hariyati, N., Sonhadji, A., Imron, A., & Arifin, I. (2018). Using social exchange theory to describe cooperation partnership

strategy between vocational high school with business/industrial world. International journal of civil engineering and

technology (IJCIET), 9(8), Article 8.

Islamiah, N., Hariyati, N., & Murtadlo, M. (2022). Strategi SMK dalam menjalin kerjasama reciprocal dengan industri dan dunia

kerja. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 10(2), Article 2. https://doi.org/10.21831/jamp.v10i2.53249

Jabbar, K. A. (2020). MANAJEMEN HUBUNGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN DUNIA USAHA DAN INDUSTRI

(DUDI). TSAQAFATUNA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 2(1), Article 1. https://doi.org/10.54213/tsaqafatuna.v2i1.38

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Panduan Pelaksanaan Teaching Factory.

Jakarta: Direktorat Pembinaan SMK.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. (2024). Mengenal TEFA (Teaching Factory):

Panduan Pengembangan dan Pelaksanaan Model Pembelajaran Inovatif di SMK.

https://itjen.kemendikbud.go.id/web/mengenal-tefa-teaching-factory-panduan-pengembangan-dan-pelaksanaanmodel-pembelajaran-inovatif-di-smk (Diakses pada 09 Mei 2024)

Maulina, M., & Yoenanto, N. H. (2022). Optimalisasi link and match sebagai upaya relevansi SMK dengan dunia usaha dan dunia

industri (DUDI). Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 10(1), Article 1.

https://doi.org/10.21831/jamp.v10i1.48008

Pahmi, S., Hudaya, C., & Jaya, A. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran Tefa (Teaching Factory) Dalam Pembelajaran Fisika

Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Smk. ORBITA: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Fisika, 9(1), 1–15.

https://doi.org/10.31764/orbita.v9i1.11718

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2015 tentang Pembangunan Sumber Daya Industri

Ramadhinah, N. R. (2023). Strategi teaching factory (tefa) untuk optimalisasi kemitraan sekolah terpercaya dengan dunia

usaha dan industri (dudi) (studi kasus di smk muhammadiyah 1 malang) / Nuraini Ramadhinah [Diploma, Universitas

Negeri Malang]. https://repository.um.ac.id/306065/

Rojaki, M. (2023). (PDF) Peran IDUKA pada Pendidikan Kejuruan dalam Mempersiapkan Sumber Daya Manusia Memasuki

Dunia Kerja. ResearchGate.

https://www.researchgate.net/publication/377363812_Peran_IDUKA_pada_Pendidikan_Kejuruan_dalam_Mempersia

pkan_Sumber_Daya_Manusia_Memasuki_Dunia_Kerja

Rosina, H., Virgantina, V., Ayyash, Y., Dwiyanti, V., & Boonsong, S. (2021). Vocational Education Curriculum: Between

Vocational Education and Industrial Needs. ASEAN Journal of Science and Engineering Education, 1(2), Article 2.

https://doi.org/10.17509/ajsee.v1i2.33400

Subali, E. (2013). Mismatch tracer study dan desain silabus. Jurnal sosial humaniora (JSH), 6(1), Article 1.

https://doi.org/10.12962/j24433527.v6i1.609

Suhandi, S., Wiguna, W., & Quraysin, I. (2021). Dinamika Permasalahan Ketenagakerjaan Dan Pengangguran Di Indonesia.

Jurnal Valuasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Dan Kewirausahaan, 1(1), Article 1. https://doi.org/10.46306/vls.v1i1.28

Widiyanti, Yoto, & Solichin. (2017). Cooperation between schools and businesses/industries in meeting the demand for

working experience. AIP Conference Proceedings, 1887(1), 020071. https://doi.org/10.1063/1.500355


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This proceeding series is indexed by:

ipiii.pnggoogle.png

ISSN: 2987-2448