Nilai-nilai keolahragaan dalam permainan tradisional “Main Jaran” pada masyarakat Sumbawa

Demi Ade Maulana, Sugiyanto Sugiyanto, Slamet Riyadi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tradisional main jaran pada masyarakat Sumbawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan informan menggunakan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data dilaksanakan dalam empat tahap yaitu: tahap pengumpulan data, tahap reduksi data, tahap penyajian data, tahap penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian bisa diidentifikasi nilai-nilai keolahragaan yang terkandung dalam permainan tradisional main jaran yaitu: kerjasama, komunikasi, menghormati peraturan, pemecahan masalah, pemahaman, hubungan dengan orang lain, kepemimpinan, menghormati orang lain, nilai usaha, bagaimana untuk mencapai kemenangan, menghargai kekalahan, bagaimana mengelola kompetensi, bermain secara adil, berbagi, harga diri, kepercayaan, kejujuran, percaya diri, toleransi, dan ketahanan. Nilai-nilai etika seperti fair play, kejujuran, dan sportivitas memiliki relevansi khusus dalam olahraga, dimana nilai-nilai tersebut dapat diaplikasikan dalam meningkatkan komitmen untuk menerapkan keadilan dalam bertanding.

Full Text:

PDF

References


Adi, B. S., Sudaryanti, S., & Muthmainah, M. (2020). Implementasi permainan tradisional dalam pembelajaran anak usia dini sebagai pembentuk karakter bangsa. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 33–39. https://doi.org/10.21831/jpa.v9i1.31375

Apriliawati, andika tiyas, & Hartoto, S. (2016). Penerapan Permainan Tradisional Dalam Pembelajaran Pendidikan. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 4(1), 522–528.

Aqobah, Q. J., Ali, M., Decheline, G., & Raharja, A. T. (2020). Penanaman Perilaku Kerjasama Anak Usia Dini melalui Permainan Tradisional. Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah, 5(2), 134–142.

Artobatama, I. (2019). Pembelajaran Stem Berbasis Outbound Permainan Tradisional. Indonesian Journal of Primary Education, 2(2), 40. https://doi.org/10.17509/ijpe.v2i2.15099

Ashar Pajarungi Anar, Dewi, N. K., Maulyda, M. A., & Nursaptini, N. (2020). Deskripsi Varian Permainan Tradisional Daerah Nusa Tenggara Barat. Progres Pendidikan, 1(3), 273–281. https://doi.org/10.29303/prospek.v1i3.49

Asriasnyah, A. (2018). Pengembangan Permainan Tradisional Untuk Melestarikan Budaya Bangsa Melalui Pembelajaran Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 3(1), 82. https://doi.org/10.17509/jpjo.v3i1.10597

Burhaein, E. (2017). Aktivitas Permainan Tradisional Berbasis Neurosainslearning Sebagai Pendidikan Karakter Bagi Anak Tunalaras. Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, 3(1), 55. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v3i1.580

Danu Iksan , Sahputra Rachmat, W. (2013). Upaya Meningkatkan Teknik Dasar Passing Pada Futsal Dengan Metode Permainan Tradisional Kucing Bola Untuk Siswa Kelas Xi Ips Sma Muhammadiyah Nanga Pinoh. Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi, 1(1), 59–63.

Hanief, Y. N., & Sugito, S. (2015). Membentuk Gerak Dasar Pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Permainan Tradisional. Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, 1(1), 60–73. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v1i1.575

Kamaludin, Ngadiman, Festiawan, R., Kusuma, I. J., & Febriani, A. R. (2020). Pengembangan Permainan Pecah Piring Sintren : Pemanfaatan Olahraga Tradisional Pada Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak. TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary SchoolJournal of Teaching Physical Education in Elementary School, 3(5), 37–45.

Lingling, L. U. W., Rusmana, R., Komarudin, D., & Gunawan, G. (2019). Peran Permainan Olahraga Tradisional Hadang Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa. JURNAL SEGAR, 58(12), 7250–7257.

Nur, M., & Widiyatmoko, F. A. (2019). Implementasi Permainan Tradisional Untuk Meningkatkan Keaktifan Gerak Siswa. Jendela Olahraga, 4(1). https://doi.org/10.26877/jo.v4i1.3028

Nurdiansyah, D. (2018). Pengaruh Permainan Tradisional Hadang Terhadap Agility. JUARA : Jurnal Olahraga, 3(2), 77. https://doi.org/10.33222/juara.v3i2.238

Rahayu, E. D., & Firmansyah, G. (2019). Pengembangan Permainan Tradisional Lompat Tali Untuk Meningkatkan Kinestetic Intelegency Pada Anak Usia 11-12 Tahun. Jendela Olahraga, 4(2), 8. https://doi.org/10.26877/jo.v4i2.3611

Saputra, N. E., & Ekawati, Y. N. (2017). Permainan Tradisional Meningkatkan Kemampuan Dasar Anak. Jurnal Psikologi Jambi, 2(2), 48–53.

Sari, Arum, P. (2017). Permainan Tradisional Egrang Bathok Kelapa Sebagai Potensi Lokal Untuk Kecerdasan Kinestetik Anak Pada Kelompok B di Tk Tunas Rimba I Sumbawa Semarang Tahun Ajaran 2016/2017. Paudia : Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1). https://doi.org/10.26877/paudia.v6i1.1861

Suprayitno. (2014). Peran Permainan Tradisional dalam Membantu Pertumbuhan dan Perkemabngan Gerak Anak Secara menyeluruh. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 13(2), 7–15.

Syahputra, R., Saifuddin, S., & Ifwandi, I. (2017). Pengaruh Latihan Olahraga Hadang Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Pagar Air. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan Dan Rekreasi, 3(3), 210–217.

Wardika, I. N. (2019). Penerapan Permainan Tradisional untuk mengatasi kejenuhan Belajar PJOK. Journal of Education Action Research, 3(3), 231. https://doi.org/10.23887/jear.v3i3.17377

Widodo, P., & Lumintuarso, R. (2017). Pengembangan model permainan tradisional untuk membangun karakter pada siswa SD kelas atas. Jurnal Keolahragaan, 5(2), 183. https://doi.org/10.21831/jk.v5i2.7215

Witasari, O., & Wiyani, N. A. (2020). Permainan Tradisional untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini. JECED : Journal of Early Childhood Education and Development, 2(1), 52–63. https://doi.org/10.15642/jeced.v2i1.567


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Kepelatihan Olahraga