Peran Industri Agritech dalam Mengoptimalkan Kesejahteraan Petani dan Fungsi Koperasi
Abstract
Sebagai negara agraris, pendapatan Indonesia tidak bisa lepas dari sektor pertanian. Sumber daya alam yang melimpah mendorong sebagian rakyat Indonesia untuk memanfaatkan hasil pertanian sebagai pendapatan utama. Selain sektor pertanian, koperasi juga menjadi salah satu alat pembangunan sistem perekonomian Indonesia. Namun, pengelolaan hasil pertanian dan pemanfaatan koperasi dalam sikus ekonomi dinilai belum maksimal. Oleh karena itu, start-up agritech merupakan salah satu sektor industri yang dinilai mampu mendorong kesejahteraan petani dan optimalisasi kesejahteraan petani. Untuk mewujudkan tersebut, diperlukan adanya penelitian mengenai skema kerja sama yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran kerja sama antara petani, koperasi, dan start-up agritech secara mendasar. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literatur dan menggunakan sumber-sumber literatur yang relevan dan kredibel, seperti buku, artikel atau jurnal, dan periodical atau majalah. Adapun hasil penelitian ini ialah: (1) Pengelolaan sektor pertanian Indonesia belum maksimal; (2) Koperasi memiliki peran penting kegiatan ekonomi bangsa, khususnya pertanian; dan (3) Pemanfaatan teknologi dari start-up agritech dinilai mampu membantu kemandirian petani dan optimalisasi fungsi koperasi.
Kata kunci: pertanian, koperasi, dan start-up agritech
Full Text:
PDFReferences
Abdulrohim, et al. (2015). Aplikasi e-Commerce Penjualan Hasil Pertanian Tanaman Sayuran Berbasis Website. Jurnal Teknologi dan Komunikasi. 4 (2). 1-8. Agustia, Devi. & Khoiri Suci Maifianti. (2018). Peran Koperasi dalam Upaya Penguatan Kelembagaan Petani di Kecamatan Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat. University Research Collogium. 392-399. Avisha, et al. (2019). Crowdfunding sebagai Akses Alternatif Permodalan Berbasis teknologi Digital pada Kegiatan Pertanian. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. 5 (1). 1-22. Batubara, Mustopa Marli. et al. (2018). Peranan Koperasi Unid Desa (KUD) Kumbang Jaya dalam Membantu Perekonomian Petani Kelapa Sawit di Desa Sidomakmur Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyusin. Societa. 1 (9). 9-16. Bringin, et al. (2018). Peran Koperasi Sumber Rejeki sebagai Fasilitator dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Karya Bhakti di Kecamatan Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur. e-Jurnal Ilmu Pemerintahan. 6 (1). 255-268. CompassList. (2020). Indonesia Agritech Report 2020: Startups, Investors and Outlook. Diakses melalui https://www.compasslist.com/reports/indonesia_agritech_report_2020 pada 24 Februari 2021. Dosen IT. 16 Pengertian Teknologi Menurut Para Ahli. Diakses melalui https://dosenit.com/kuliah-it/teknologi-informasi/pengertian-teknologi-menurut-para-ahli pada 11 Maret 2021. Fadhilah, L.M. et al. (2017) Pengaruh Tingkat Pengetahuan, sikap, dan Keterampilan Penerapan Sistem Agribisnis Terhadap Produksi pada Petani Padi di Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Diakses melalui http://eprints.undip.ac.id/55945/1/Muhammad_Luthfie_Fadhilah.pdf pada 11 Maret 2021. Febrianka, Vella Wahyu. (2016). Kinerja Koperasi: Studi Tentang Faktor-Faktor Penyebab Tidak Aktifnya Koperasi Gotong Royong Kota Blitar. Kenijakan dan Manajemen Publik. 4 (3). 1-11. Fitriani, H. (2018). Kontribusi Fintech Dalam Meningkatkan Keuangan Inklusif Pada Pertanian (Studi Analisis Melalui Pendekatan Keuangan Syariah Dengan Situs Peer To Peer Lending Pada Pertanian Di Indonesia). El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business, 1(1), 1-26. Gunawan, Memed. & Ikin Sadikin. (1990). Lahan Pertanian, Tenaga Kerja dan Sumber Pendapatan di Beberapa Pedesaan Jawa Barat. Pusat Sosial Ekonomi dan kebijakan Pertanian. 8 (1-2). 12-22.
KEMENKOP dan UKM. (2020). KEMENKOP dan UKM Siapkan Strategi Perluasan Pasar Produk UKM Sektor Riil Unggulan. Diakses melalui http://www.kemenkopukm.go.id/read/kemenkop-dan-ukm-siapkan-strategi-perluasan-pasar-produk-ukm-sektor-riil-unggulan pada 25 Februari 2021.
Kumparan. (2019). Daftar 4 Startup Indonesia di Bidang Pertanian. Diakses melalui https://kumparan.com/venture/daftar-4-startup-indonesia-di-bidang-pertanian-1552979862088170796 diaskses pada 25 Februari 2021. Ma’ruf, Ahmad. & Latri Wihastuti. (2008). Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Determinan dan Prospeknya. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan. 9 (1). 44-55. Mauliyah, H. Masrunik, E, dan Wahyudi, A. (2017). Model transaksi „Kenceng Jreng‟ Dan Model „Saur Gowo‟ Pada Jual Beli Sayuran Di Kabupaten Blitar. Jurnal Ecoment Global. 2 (2), 1-8. Megasari, Lutfi Apreliana. (2019). Ketergantungan Petani terhadap Tengkulak sebagai Patron dalam Kegiatan Proses Produksi Pertanian. Jurnal UNAIR. 1-19. Musrifin, et al. (2019). Faktor-faktor Penghambat Kesejahteraan Petani Padi Sawah di Desa Sangia Makmur Kecamatan Kabaena Utara Kabupaten Bombana. Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian. 4 (1). 7-11. Mutmainah, Rika. & Sumardjo. (2014). Peran Kepemimpinan Keompok Tani dan Efektivitas Pemberdayaan Petani. Jurnal Sosiologi Pedesaan. 2 (3). 188-199. Nabhan, Faqih. (2013). Pengembangan Kapabilitas Kolaborasi Dinamis untuk Meningkatkan Kinerja Bisnis Koperasi Jasa Keuangan Syariah di Jawa tengah. Jurnal Penelitian Sosial dan Keagamaan. 7 (1). 207-230. Nafisa, Tsara. (2015). Skripsi: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Modal Sendiri pada Koperasi. Universitas Diponegoro. Neupane, H. et al. (2015). Farmers‟ Perception on Role of Cooperatives Inagriculture Practices of Major Cereal Crops in Western Terai of Nepal. J Inst Agric Anim Sci. 33 (34). 177-186. Nurdany, Achmad. & Anggari Marya Kresnowati. (2019). Digital-related Economy Sectors and Region Economy Disruption. Jurnal Ekonomi dan Bisnis. 22 (1). 147-162. Partomo. & Soedjono. (2004). Ekonomi Skala Kecil/Menengah dan Koperasi. Krisnawati L, editor. Bogor: Ghalia Indonesia. Prabantoro, Gatot. & Agus Hidayat. (2005). Pemanfaatan Fasilitas Gratis di Dunia Maya untuk Pengembangan Media Learning Murah. SNATI. A9-A18. Pradiani, Theresia. (2017). Pengaruh Sistem Pemasaran Digital Marketing Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Hasil Industri Rumahan. JIBEKA. 11 (2). 46-53. Putro, HA. (2012). Tesis: Strategi Pengembangan Hutan Rakyat di Kabupaten Kebumen. Institut Pertanian Bogor. Rahman, Yandi Aulia, Reza safitri, dan Edi Dwi Cahyono. Motif Petani dalam Memilik Pasar (Kasus di Sub Terminal Agribisnis Terpadu Taniran kabupaten Hulu Sungai Selatan). SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 17.1:33-39. Rassool, Roshan. & Ravindra Dissanayake. (2019). Digital Transformation for Small & Medium Enterprises (SMEs). International Journal of Business and Management Review. 7 (4). 59-76.
Ruhimat, Idin Saepudin. (2014). Faktor-faktor untuk Peningkatan Kemandirian Petani dalam Pengelolaan Hutan Rakyat. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan. 11 (3). 237-249. Sari, Loesita. & Yulita Pujiharti. (2019). Pentingnya Pembentukan Koperasi bagi Petani Kopi di Desa Sumber Urip Kota Wlingi Blitar. Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya. 25 (1). 95-100. Soegoto, D. S., & Faridh, M. (2020). Developments of Information Technology and Digital Startup Sector of Agriculture in Indonesia. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering . IOP Publishing. 879 (1). p. 012137. Strartup Ranking. (2021). Startups per Country. Diakses melalui https://www.startupranking.com/countries diakses pada 25 Februari 2021. Tazkiyyaturrohmah, Rifqy. (2020). Tren Model Bisnis Kolaborasi Antar Perusahaan StartUp Perpektif Bisnis Islam. 14 (2). 381-401. Tiga Catatan Agritech Indonesia Sepanjang Kuartal Pertama (2020). Diakses melaui https://dailysocial.id/post/startup-argitech-indonesia-q1-2020 diakses pada 24 Februari 2021.
UMG Idealab. (2020). Agritech from Myanmar to Indonesia and beyond: Interview with Jefry Pratama. Diakses melalui, https://umgidealab.id/?p=1688 diakses pada, 25 Februari 2021. Undang-Undang Dasar Pasal 33 ayat (1). Undang-Undang RI Tentang Perkoperasian No 17 Tahun 2012. Wadud, Muhammad. & Iwan Efriady. (2015). Analisis Faktor Internal dan Eksternal: Penghambat dan Solusi Perkembangan Koperasi (Studi pada Koperasi Unit Desa di Kabupaten Muba). Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini. 06(01). 10-16. Wibowo, Rudi. (2013). Ekonomi Kopi. UPT Penerbit UNEJ. Diakses melalui http://agribisnis.ipb.ac.id/wp-content/uploads/2017/05/Rahmat-Yanuar-dan-Feryanto-Peranan-Koperasi-Pertanian-di-Indonesia-dalam-Rantai-Nilai-Global-Komoditi-Kopi.pdf pada 11 Maret 2021. Wiguna, Putu Adi. & I Wayan Sukadana. (2018). Peran Koperasi Unit Desa dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Indonesia. e-Jurnal Ekonomi Pembangunan UNUD. 7 (1). 30-57. Wolf, E. R. (1996). Petani, Suatu Tinjauan Antropologis. Jakarta: CV Rajawali.
Refbacks
- There are currently no refbacks.


