Eksplorasi Green Sukuk di Pasar Saham Global: Tinjauan Bibliometrik untuk Mempercepat Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGS)

Balqis Syathiri

Abstract


Minat investor pada instrumen hijau telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir, dengan sukuk hijau muncul sebagai sarana investasi terkemuka yang selaras dengan prinsip-prinsip Syariah sekaligus mendukung kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penelitian sebelumnya tentang sukuk hijau sebagai alternatif solusi pembiayaan pembangunan infrastruktur hijau di Indonesia. Pendekatan bibliometrik digunakan, memanfaatkan data sekunder dari metadata Scopus. Sebanyak 67 makalah yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2024 dianalisis menggunakan Vosviewer dan Biblioshiny. Temuan ini menyoroti meningkatnya peran sukuk hijau di pasar saham global, didorong oleh keselarasannya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Indonesia dan Malaysia diidentifikasi sebagai pemain kunci, berkontribusi secara signifikan terhadap pengembangan dan implementasi sukuk hijau. Namun, tantangan seperti kurangnya kerangka kerja standar, kesadaran investor yang terbatas, dan biaya penerbitan yang tinggi menghambat pertumbuhan lebih lanjut. Studi ini menyerukan kolaborasi peraturan, peningkatan upaya kesadaran, dan pengembangan insentif untuk mempromosikan sukuk hijau. Implikasi teoritis dari penelitian ini memberikan dasar bagi studi di masa depan untuk mengeksplorasi tren yang berkembang dan dampak potensial sukuk hijau dalam mencapai tujuan keberlanjutan global.

Full Text:

PDF

References


Aassouli, D., Asutay, M., Mohieldin, M., & Nwokike, T. C. (2018). Green sukuk, energy poverty, and climate change: a roadmap for Sub-Saharan Africa. World Bank Policy Research Working Paper, 8680.

Abubakar, L., & Handayani, T. (2020). Green Sukuk: sustainable financing instruments for infrastructure development in Indonesia. 1st Borobudur International Symposium on Humanities, Economics and Social Sciences (BIS-HESS 2019), 983–987.

Alam, N., Duygun, M., & Ariss, R. T. (2016). Green sukuk: An innovation in Islamic capital markets. In Energy and finance: Sustainability in the energy industry (pp. 167–185). Springer.

Ansori, A., Qosim, N., & AR, Z. T. (2022). Financial Literacy dan Niat Berinvestasi Bidang Properti pada Masyarakat Ekonomi Menengah. Proceedings of Annual Conference on Community Engagement, 3, 203–216.

Azad, M. A. K., Islam, M. A., Sobhani, F. A., Hassan, M. S., & Masukujjaman, M. (2022). Revisiting the current status of green finance and sustainable finance disbursement: A policy insights. Sustainability, 14(14), 8911.

Faisal, Y. A., Gunawan, I., Cupian, Hayati, A., Apriliadi, A., & Fajri, M. (2023). Examining the Purchase Intentions of Indonesian Investors for Green Sukuk. Sustainability, 15(9), 7430. Fianto, B. A., Gan, C., Hu, B., & Roudaki, J. (2018). Equity financing and debt-based financing: Evidence from Islamic microfinance institutions in Indonesia. Pacific-Basin Finance Journal, 52, 163–172.

Hariyani, H. F., Kusuma, H., & Hidayat, W. (2020). Green Sukuk-Based Project on Sustainable Waste Management in Indonesia. Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 12(2), 165– 178.

Hassan, M. K., & Raza Rabbani, M. (2023). Sharia governance standards and the role of AAOIFI: a comprehensive literature review and future research agenda. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 14(5), 677–698.

Jonwall, R., Gupta, S., & Pahuja, S. (2022). Socially responsible investment behavior: A study of individual investors from India. Review of Behavioral Finance, 15(6), 865–888.

Keshminder, J. S., Abdullah, M. S., & Mardi, M. (2022). Green sukuk–Malaysia surviving the bumpy road: performance, challenges and reconciled issuance framework. Qualitative Research in Financial Markets, 14(1), 76–94

Laldin, M. A., & Djafri, F. (2021). The role of Islamic finance in achieving sustainable development goals (SDGs). Islamic Finance and Sustainable Development: A Sustainable Economic Framework for Muslim and Non-Muslim Countries, 107–126.

Mafruchati, M., Ismail, W. I. W., Wardhana, A. K., & Fauzy, M. Q. (2023). Bibliometric analysis of veterinary medicine on embryo of animals in textbook in conceptualizing disease and health. Heliyon, 9(6).

Moghul, U. F., & Safar-Aly, S. H. K. (2014). Green sukuk: The introduction of Islam’s environmental ethics to contemporary Islamic finance. Geo. Int’l Envtl. L. Rev., 27, 1.

Nizar, M., Dzikrulloh, N. Q., & Ansori, R. (2019). Mosque Based Economic Empowerment Model to Overcome Poverty in Indonesia. CIFET 2019: Proceedings of the 1st Conference on Islamic Finance and Technology, CIFET, 21, 88.

Nugroho, P. A. (2017). Scholarly Communication Melalui Open Journal Systems di Perpustakaan Perguruan Tinggi. LIBRARIA: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 53– 61.

Qosim, N., & Buhori, I. (2022). Peran Pemerintah dalam Bidang Ekonomi menurut Muhammad Baqir ash-Shadr. JIESP: Journal of Islamic Economics Studies and Practices, 1(2), 193–207.

Paltrinieri, A., Hassan, M. K., Bahoo, S., & Khan, A. (2023). A bibliometric review of sukuk literature. International Review of Economics & Finance, 86, 897–918.

Sahari, R., & Henniche, A. (2020). The impact of green Islamic finance on the renewable energy investments: Indonesia’s experience in green sovereign sukuk instrument. Revue Des Sciences Ommmerciales, 19(5), 151–170.

Sunarya, S. L., & Rusydiana, A. S. (2022). A Qualitative Review on Islamic Sustainable Finance. Al-Muzara’ah, 10(2), 197–212.

Suroso, D. S., Setiawan, B., Pradono, S. P., & Fitriyanto, M. S. (2020). Cross-country study of Indonesia green sukuk and REDD. Bandung Institute of Technology, Indonesia.

Suwanan, A. F., Putro, A. C., Triyanto, A., Munir, S., & Merlinda, S. (2021). Analysis of the impacts and challenges of Covid-19 on green sukuk in Indonesia. In Halal development: Trends, opportunities and challenges (pp. 32–37). Routledge.

Townsend, B. (2020). From SRI to ESG: The origins of socially responsible and sustainable investing. The Journal of Impact and ESG Investing, 1(1), 10–25.

Ulum, B. (2023). Islamisasi Ilmu Pengetahuan: Keniscayaan Epistemologi Untuk Kualitas Pendidikan Lebih Baik. Ta’dibi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 11(2), 1–32


Refbacks

  • There are currently no refbacks.