Profit Hijau: Inovasi Bisnis Ecoprint Sebagai Model Fashion Berkelanjutan

Diki Ardiansyah, Nur Azizah Wandinia Ghozali

Abstract


Artikel ini membahas inovasi bisnis ecoprint sebagai model fashion berkelanjutan yang menggabungkan keindahan seni dan keberlanjutan lingkungan. Melalui teknik pounding yang menggunakan bahan alami, ecoprint tidak hanya menghasilkan produk fashion yang unik tetapi juga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian pendekatan kualitatif dengan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk ecoprint mendorong masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan sekitar melalui kreativitas dalam seni. Selain itu, studi ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran konsumen terhadap keberlanjutan dan memberikan rekomendasi bagi pelaku industri untuk mengadopsi praktik berkelanjutan demi mendukung perekonomian lokal dan menjaga lingkungan.

Full Text:

PDF

References


Adisurya, S. I., Rachman, A., Wilastrina, A., Riyanti, M. T., & Damayanti, R. A. (2023). Penerapan Ecoprint Dengan Metode Pounding Pada Produk Bernilai Jual Bagi Remaja Karang Taruna. AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(2), 1057–1066.

Andriyanti, E. M. Y. (2022). EKSPLORASI BAHAN DALAM PEWARNAAN ECOPRINT DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH DAUN BEKAS UNTUK PROSES PRODUKSI. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala, 2(1), 399–405.

Bukhari, S. S. (2011). Green Marketing and its impact on consumer behavior. European Journal of Business and Management, 3(4), 375–383.

Fazruza, M., & Novita, M. (2018). Eksplorasi Daun Jati sebagai Zat Pewarna Alami pada Kain Katun sebagai Produk Phasmina dengan Teknik Ecoprint. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 3(3).

Haryadi, R., SUFIAN, S., & SUSILOWATI, I. (2009). Pengaruh strategi green marketing terhadap pilihan konsumen melalui pendekatan marketing mix (Studi kasus pada The Body Shop Jakarta). Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip.

Hawkins, D. I., & Mothersbaugh, D. L. (n.d.). Building Marketing Strategy ELEVENTH EDITION.

Irianingsih, N. (2018). Yuk Membuat ECO PRINT motif kain dari daun dan bunga. Gramedia Pustaka Utama.

Mardiana, T., Warsiki, A. Y. N., & Heriningsih, S. (2020). Menciptakan Peluang Usaha Ecoprint Berbasis Potensi Desa dengan Metode RRA dan PRA. KoPeN: Konferensi Pendidikan Nasional, 2(1), 282–288.

Naini, U., & HASMAH, H. (2021). Penciptaan tekstil teknik ecoprint dengan memanfaatkan tumbuhan lokal Gorontalo. Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 23(1), 266–276.

Nurcahyanti, D., & Septiana, U. (2018). Handmade Eco Print as a Strategy to Preserve the Originality of Ria Mirandaâ€TM s Designs in the Digital Age. Mudra Jurnal Seni Budaya, 33(3), 395–400.

Polonsky, M. J. (1994). Green Marketing Regulation in USA and Australia: The Australian Checklist. Greener Management International, 44–52.

Susanto, N. C. A., Latief, M., Puspitasari, R. D., Bemis, R., & Heriyanti, H. (2021). Pengenalan ecoprint guna meningkatkan keterampilan siswa dalam pemanfaatan bahan alam. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 4(1), 111–117.

Wahyuni, T. S., & Mutmainah, S. (2020). Karakteristik karya ecoprint natural dye pada kulit di rumah batik hardini papar-kediri. Jurnal Seni Rupa, 8(2), 194–207.

Waluyo, L. A. S., Srimulyani, V. A., & Rustiyaningsih, S. (2019). PKM Kerajinan Batik Ecoprint dan Tie Dye di Kota Madiun dan Ponorogo. ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya, 4(2).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.