Mencegah Terulangnya Kasus Enron: Pentingnya Kualitas Audit dalam Mencegah Kesalahan dan Kecurangan Laporan Keuangan

Elsa Isnaini Putri, Ghina Mufidatus Salma, Gusti Muhammad

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan audit dalam kasus Enron serta implikasinya terhadap kualitas audit. Masalah utama yang diteliti meliputi konflik kepentingan antara manajemen dan auditor, independensi auditor, serta sistem pengendalian internal yang lemah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder dari berbagai jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan audit pada kasus Enron disebabkan oleh kombinasi rendahnya kualitas audit, tekanan manajemen, dan kelemahan pengendalian internal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan standar audit yang lebih ketat, penguatan sistem pengendalian internal, dan peningkatan independensi auditor sangat diperlukan untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Full Text:

PDF

References


Ardiani, D., & Arief, R. (2024). Weaknesses in internal control and the failure of audits: Lessons from Enron.

Association of Certified Fraud Examiners (ACFE). (2020). Report to the nations 2020 global study on occupational fraud and abuse. https://acfe.com

Crawford, D., & Stein, M. (2021). Corporate financial fraud: A case study approach. Wiley.

Cressey, D. R. (1953). Other people's money: A study in the social psychology of embezzlement. Glencoe, IL: Free Press.

DeFond, M. L., & Lennox, C. S. (2017). Do PCAOB inspections improve the quality of internal control audits? The Accounting Review, 92(1), 61-114.

DeFond, M. L., & Zhang, J. (2014). A review of archival auditing research. Journal of Accounting and Economics, 58(2-3), 275-326.

KPMG. (2022). Ten key regulatory challenges in 2022: Fraud and financial crimes. https://kpmg.com

Messier, W. F., Glover, S. M., & Prawitt, D. F. (2018). Auditing and assurance services: A systematic approach (2nd ed.). McGraw-Hill.

Ningsih, A. P. R. C., & Yaniartha, P. D. S. (2018). Pengaruh kompetensi, independensi, dan time budget pressure terhadap kualitas audit. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 4(1), 92-109.

Putri, I. S., et al. (2024). Pelanggaran etika profesi akuntansi: Studi kasus Enron Corporation. Journal of Business and Halal Industry, 1(4), 1-7.

Rahman, S., & Jati, M. (2021). Teknologi dalam audit: Dampak terhadap kualitas dan transparansi laporan keuangan. Jurnal Keuangan dan Perbankan.

Shouma, F. (2022). Skandal Terbesar di Dunia Akuntansi. Jurnal Akuntansi dan Keuangan.

https://www.kompasiana.com

Siregar, S. V. (2018). Pengaruh independensi auditor terhadap kualitas audit. Jurnal Akuntansi dan Keuangan.

Soltani, B. (2014). The anatomy of corporate fraud: A comparative analysis of high-profile American and European corporate scandals. Journal of Business Ethics, 120(2), 251-274.

Trust Finance Indonesia (2022). Sistem pengendalian internal. https://trustfinanceindonesia.com

Wells, J. T. (2017). Corporate fraud handbook: Prevention and detection. John Wiley & Sons.

Yuhao Li (2010). The Case Analysis of The Scandal Enron. International Journal of Business and Management.

Zhou, H., & Kapoor, G. (2017). Internal control weaknesses and financial reporting fraud: Evidence from post-SOX restatements. International Journal of Accounting and Finance, 6(2), 101-119.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.