ANALISIS KEPUTUSAN MARKET TIMING INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO) HOT & COLD MARKET DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 1993-2018
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kondisi indeks harga saham gabungan perusahaan yang melakukan Initial Public Offering pada kondisi hot market dan cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018; (2) mendeskripsikan kondisi initial return yang melakukan Initial Public Offering pada
kondisi hot market dan cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018; (3) mengetahui perbedaan signifikan pada indeks harga saham gabungan perusahaan antara perusahaan yang melakukan Initial Public Offering saat hot market dan saat cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018; dan (4) mengetahui perbedaan signifikan initial return antara perusahaan yang melakukan Initial Public Offering saat hot dan cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan Initial Public Offering yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1993-2018. Sebanyak 535 perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji beda
Independent Sample T-test. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan diketahui bahwa: (1) Kondisi indeks harga saham gabungan perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) pada kondisi hot market dan cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018 mengalami fluktuasi: (2) Kondisi initial return yang melakukan Initial Public Offering pada kondisi hot market dan cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018 mengalami underpricing: (3) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan indeks harga saham gabungan perusahaan antara perusahaan yang melakukan Initial Public Offering saat hot
market dan saat cold market di Bursa Efek Indonesia; dan (4) terdapat perbedaan yang signifikan initial return antara perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) saat hot dan cold market di Bursa Efek Indonesia.
Kata Kunci: Cold Market, Hot Market, Indeks Harga Saham Gabungan, Initial Public Offering, Initial Return
kondisi hot market dan cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018; (3) mengetahui perbedaan signifikan pada indeks harga saham gabungan perusahaan antara perusahaan yang melakukan Initial Public Offering saat hot market dan saat cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018; dan (4) mengetahui perbedaan signifikan initial return antara perusahaan yang melakukan Initial Public Offering saat hot dan cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan Initial Public Offering yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1993-2018. Sebanyak 535 perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji beda
Independent Sample T-test. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan diketahui bahwa: (1) Kondisi indeks harga saham gabungan perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) pada kondisi hot market dan cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018 mengalami fluktuasi: (2) Kondisi initial return yang melakukan Initial Public Offering pada kondisi hot market dan cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2018 mengalami underpricing: (3) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan indeks harga saham gabungan perusahaan antara perusahaan yang melakukan Initial Public Offering saat hot
market dan saat cold market di Bursa Efek Indonesia; dan (4) terdapat perbedaan yang signifikan initial return antara perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) saat hot dan cold market di Bursa Efek Indonesia.
Kata Kunci: Cold Market, Hot Market, Indeks Harga Saham Gabungan, Initial Public Offering, Initial Return
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
ISSN 2798 9909



