METODE BENEISH M-SCORE: DETEKSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN BUMN INDONESIA
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui perusahaan manipulator, non manipulator atau grey company pada perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia khusus pada tahun pengamatan 2009-2018. Populasi penelitian ini adalah 20 perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI. Teknik penentuan sampel menggunakan non purposive sampling. Metode analisis data dengan deskriptif kuantitatif menggunakan rasio yang dikemukakan oleh Messod D. Beneish. Terdapat 8 variabel yaitu Days Sales in Receivables Index (DSRI), Gross Margin Index (GMI), Asset Quality Index (AQI), Sales Growth Index (SGI), Depreciation Index
(DEPI), Sales and General Administration Expenses Index (SGAI), Total Accrual To Total Assets Index (TATA) dan Leverage Index (LVGI). Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Tidak terdapat perusahaan manipulasi menurut Beneish M-Score Model; 2) Terdapat 14 perusahaan non-manipulasi menurut Beneish M-Score
Model; 3) Terdapat 1 perusahaan grey company menurut Beneish M-Score Model; 4) DSRI, AQI, SGI, DEPI, dan SGAI tidak berpengaruh terhadap fraud.
Kata Kunci: Deteksi Fraud, Manipulasi, Non-Manipulasi dan Grey Company, Metode Beneish M-Score
(DEPI), Sales and General Administration Expenses Index (SGAI), Total Accrual To Total Assets Index (TATA) dan Leverage Index (LVGI). Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Tidak terdapat perusahaan manipulasi menurut Beneish M-Score Model; 2) Terdapat 14 perusahaan non-manipulasi menurut Beneish M-Score
Model; 3) Terdapat 1 perusahaan grey company menurut Beneish M-Score Model; 4) DSRI, AQI, SGI, DEPI, dan SGAI tidak berpengaruh terhadap fraud.
Kata Kunci: Deteksi Fraud, Manipulasi, Non-Manipulasi dan Grey Company, Metode Beneish M-Score
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
ISSN 2798 9909



