NILAI-NILAI KARAKTER DALAM KESENIAN KENTRUNG

Luluk Mufarohah, Indah Purnama Sari

Abstract


AbstrakPasemon yang ada dalam lakon kesenian kentrung nyaris kerap dimunculkan dalamsajian lakon yang hendak di pentaskan ataupun disajikan dalam pementasan kesniankentrung. Memandang dari sajian yang timbul dalam pasemon Nampak sekali kalaubagian struktur dari pementasan kesenian kentrung ini sangat fungsional khusunyabagaikan perlengakapan pembelajaran. Indonesia menghadapi permasalah yangcukup memprihatinkan dalam pembangunan karakter bangsa Salah satunya dikabupaten lamongan yang memiliki berbagai macam potensi kesenian. Penulisanartikel ini bertujuan untuk memaparkan nilai-nilai karakter dalam keseniankentrung. Dari penelitian yang sudah dilakukan, banyak didapat dalam lakon sajian kesenian kentrung termasuk pasemon yang mengedukasi tentang pendidikankarakter. Pasemon sendiri merupakan bagian dari struktur pertunjukan keseniankentrung yang digunakan sebagai salah satu daya tarik tersendiri dalam acarapementasan kesenian kentrung.Kata KunciKesenian Kentrung, Pasemon, Pendidikan Karakter

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Al-Ghazali, I. (2004). Ringkasan Ihya' Ulumuddin upaya menghidupkan ilmu

agama. Surabaya: Bintang Usaha Jaya.

Al-Utsaimin, M. b. (2008). An-Nihayah Fi Gharib Al-Hadits wa Al-Atsar. Mesir:

Jannatul Afkar.

Desain Induk Pembangunan Karater Bangsa. (2010). jakarta: pemerintahan

republik indonesia.

Endraswara, S. (2010). Folklor Jawa; Macam, Bentuk dan Nilainya. Jakarta:

Penaku.

Ghazali, A. (1995). Ihya' Ulumuddin. Beirut, Libanon: Daarul Fikr.

Hutomo, S. (1987). Cerita Kentrung Sarahwulan di Tuban. Disertasi Pasca

Sarjana Universitas Indonesia. Jakarta: Tidak di Publikasikan.

Ishomuddin. (2002). pengantar sosiologi agama. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nazir, M. (2011). Metode Penelitian . Bogor: Ghalia Indonesia.

Quraish Shihab, M. (2002). Tafsir Al-Misbah Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur'an. Jakarta: Lentera Hati.

Romandhon MK, M. (2017). Melacak Jejak Syekh Subakir: Riwayat Penumbalan

Tanah Jawa dan Walisanga Generasi Pertama. Yogyakarta: Araska.

Schemerhorn, H. O. (2005). Organizational Behavior Ninth Edition. America: John

Wiley & Sons, Inc.

Setiawan Wing &, M. (2014). Pasemon dalam Kesenian Kentrung sebagai

Pendidikan Karakter: Nilai Lugur dalam Kesenian Tradisi Lisan Jawa.

Jurnal Stusi Sosial No 6 Vol 2 (133-139).

Vansina, J. (1985). Tradisi Lisan Sebagai Sejarah. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Widjaja, A. (1985). Kesadaran Hukum Manusia dan Masyarakat Pancasila.

Jakarta: Era Swasta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.