BANK SAMPAH SEKOLAH (BASS) SEBAGAI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS EKONOMI KREATIF DAN LINGKUNGAN DI INDONESIA

Amar Ma'ruf, Herman Herman, Rio Ramanda

Abstract


Abstrak

Penulisan ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendidikan kewirausahaan melalui Bank Sampah Sekolah (BASS) sebagai wadah peserta didik untuk belajar berwirausaha. Pendidikan kewirausahaan perlu memberikan terobosan baru untuk menciptakan calon wirausahawan muda yang tidak hanya berorientasi keuntungan melainkan lingkungan mengingat setiap tahun jumlah sampah di Indonesia selalu meningkat. Untuk itu, penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yang kemudian data disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa sistem pendidikan kewirausahaan di Indonesia perlu menyedikan tempat praktikum yang salah satunya dapat dilakukan melalui bank sampah sebagai wadah untuk berkarya. Mekanisme pelaksanaan Bank Sampah Sekolah (BASS) yaitu dimulai dari pengumpulan sampah, penyortiran jenis sampah, pembuatan produk (output), dan pemasaran produk. Melalui pelajaran kewirausahaan, peserta didik tidak hanya dididik secara teoritis melainkan berkarya dan berinovasi melalui pemanfaatan sampah sekitar. Pengumpulan sampah dilakukan oleh antar warga sekolah yang kemudian sampah akan dipilah sesuai jenisnya. Pengumpulan sampah tersebut menggunakan sistem poin yang akan dikonversi ke dalam tabungan peserta didik. Selain sebagai ajang menabung, peserta didik juga diajarkan untuk mengolah sampah menjadi barang-barang kreativitas seperti pupuk kompos, tas, perabotan rumah tangga dan lain lain. Hasil dari karya peserta didik akan dipasarkan baik melalui pameran sekolah maupun penjualan langsung yang bekerjasama dengan dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat. Selanjutnya, keuntungan yang diperoleh akan dibagikan kepada warga sekolah yang terlibat dalam pengolahan sampah tersebut. Dengan demikian, pendidikan kewirausahaan telah menciptakan calon wirausahawan yang peduli lingkungan.

Kata Kunci

Bank Sampah Sekolah, Ekonomi Kreatif, Lingkungan, Menabung, Pendidikan Wirausaha, UMKM.


Full Text:

PDF

References


Alma, 2015. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: Alfabeta.

Asteria, D & Heruman., 2016. Bank Sampah Sebagai Alternatif Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Di Tasikmalaya (Bank Sampah (Waste Banks) As An Alternative Of Community-Based Waste Management Strategy In Tasikmalaya). Jurnal Manusia

Dan Lingkungan, 23 (1), pp. 136-141.

Bekiroglu, S & Elmas, GM., 2017. Contribution to National

Economy of Waste Paper Recycling (Example of Turkey’s Hotels). International Journal of Environmental Sciences & Natural Resources, 2(1), pp. 4-8.

CNN Indonesia, 2018. [Online] tersedia di:

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20181018210657-92-339664/hanya-31-persenpenduduk-produktif-di-ri-yang-wirausaha [Diakses 11 September 2020].

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2020. KLHK: Indonesia Memasuki Era Baru Pengelolaan Samp [Online] tersedia di:

http://ppid.menlhk.go.id/siaran_pers/browse/2329 [Diakses 10 September 2020].

Li ̃ ́n, F., Moriano, J.A., & Zarnowska, A. 2008. Teaching psychology of entrepreneurship: Perspective from six European Countries. Primera edición. Madrid: Closas-Orcoyen, S.L. Paracuellos de Jamara.

Masnur, Muslich, 2011. Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensial. Jakarta: Bumi Aksara.

Timmons, J. & Spinelli, S. 2004. New Venture Creation: Entrepreneurship for the 21th (6 edition). Burr Ridge: Irwin.

Undang-Undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Usman, H., dkk, 2010. Penguatan Metodelogi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membetuk Daya Saing dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.