SASIMI: Sistem Aquaponik 5R untuk Mendukung Green Economy di Desa Sumberejo, Batu

Lustina Fajar Prastiwi, Rani Destia Wahyuningsih, Syahrul Naufal Firmansyah, Fitria Nada, Erika Puji Nurwahidiyah, Ariq Syauqi Billah, Mila Maulidya Anwar

Abstract


Pengelolaan limbah merupakan tantangan signifikan dalam mendukung green economy, khususnya di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan SASIMI (Sistem Aquaponik dalam Sirkular Ekonomi) di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu, sebagai upaya untuk mengurangi limbah melalui penerapan prinsip 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Recover, Replace). Sistem ini tidak hanya fokus pada pengelolaan limbah anorganik, seperti plastik yang dimanfaatkan kembali sebagai media tanam dalam aquaponik, tetapi juga pada pengolahan limbah organik menggunakan maggot sebagai agen biologis untuk menghasilkan kompos. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah, penerapan sistem aquaponik, serta penerapan ekonomi sirkular. Sistem SASIMI berhasil menciptakan lingkungan yang lebih bersih, mengurangi pencemaran, dan mendukung ketahanan pangan melalui budidaya tanaman dan ikan di lahan yang sempit. Meskipun demikian, tantangan terkait pemahaman dan keberlanjutan sistem masih perlu diatasi melalui edukasi dan pengembangan lebih lanjut.

Kata kunci— Sasimi, Aquaponik, Ekonomi Sirkular

Abstract

Waste management is a significant challenge in supporting the green economy, especially in rural areas. This study aims to examine the implementation of SASIMI (Aquaponic System in Circular Economy) in Sumberejo Village, Batu District, Batu City, as an effort to reduce waste through the application of the 5R principles (Reduce, Reuse, Recycle, Recover, Replace). This system not only focuses on managing inorganic waste, such as plastic, which is repurposed as planting media in aquaponics, but also on the treatment of organic waste using maggots as biological agents to produce compost. The research findings indicate an increase in community awareness and participation in waste management, the implementation of aquaponic systems, and the adoption of circular economy practices. The SASIMI system has succeeded in creating a cleaner environment, reducing pollution, and supporting food security by cultivating plants and fish in limited spaces. However, challenges related to understanding and sustaining the system remain and need to be addressed through further education and development efforts.

Keywords— Sasimi, Aquaponic, Circular Economy

Full Text:

PDF

References


Agung, A. A. G. (2015). Pengembangan model wisata edukasi-ekonomi berbasis industri kreatif berwawasan kearifan lokal untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(2).

Handayani, L. (2018, April). Pemanfaatan lahan sempit dengan sistem budidaya aquaponik. In prosiding seminar nasional hasil pengabdian (Vol. 1, No. 1, pp. 118-126).

Juliawati, P., & Reniawaty, D. (2020). Peningkatan taraf hidup masyarakat melalui pengembangbiakan maggot yang berasal dari sampah rumah tangga di kelurahan Cihaurgeulis Bandung. ATRABIS Jurnal Administrasi Bisnis (e-Journal), 6(2), 221-232.

Muhtarom, H. Z., Tanjung, A., & Setiawan, R. F. (2023). Peningkatan Kewirausahaan dalam Bidang Pertanian: Strategi Inovatif untuk Pembangunan Pertanian Berkelanjutan”. Journal of Community Service (JCOS), 1(3), 249-255.

Nawawi, N., Sriwahidah, S., & Jaya, A. A. (2018). IbKIK Budidaya ikan nila sistem akuaponik. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 2(1), 37-43.

Nisak, F., Pratiwi, Y. I., & Gunawan, B. (2019). Pemanfaatan biomas sampah organik. Uwais Inspirasi Indonesia. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=_bGhDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=Nisak,+F.,+Pratiwi,+Y.+I.,+%26+Gunawan,+B.+(2019).+Pemanfaatan+biomas+sampah+organik.+Uwais+Inspirasi+Indonesia.&ots=Me3jYNGZGD&sig=EUqod8lkkvAiYr6Rljb1mL-jTA4

Pambudi, Y. S., & Adab, P. (2023). Mencapai Pengelolaan Sampah Perkotaan Berkelanjutan: Panduan Lengkap. Penerbit Adab. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=wNOvEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA2&dq=Pambudi,+Y.+S.,+%26+Adab,+P.+(2023).+Mencapai+Pengelolaan+Sampah+Perkotaan+Berkelanjutan:+Panduan+Lengkap.+Penerbit+Adab.&ots=hETUj_mS01&sig=aj8d7hBdBNSOlXVt3KS3Hz0Mo80

Peraturan Walikota Batu. (2020). Pedoman Pengelolaan Sampah. https://peraturan.bpk.go.id/Details/149241/perwali-kota-batu-no-66-tahun-2020

Raihan, M. A. (2022). Potensi Maggot Sebagai Pengurai Limbah Organik. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/42227

Ridwan, A. (2015). Tanggapan penmgunjung terhadap Wisata Petik Sayur Desa Sumberejo Kota Batu. http://mulok.lib.um.ac.id/index.php?p=show_detail&id=72274&keywords=

Sompotan, D. D., & Sinaga, J. (2022). Pencegahan pencemaran lingkungan. SAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi Dan Kesehatan, 1(1), 6-13.

Yuana, S. L. (2023). Mundane Circular Economy Policy: Peta Kebijakan dan Kriteria Sekolah Sirkular di Level Pendidikan Dasar. Indonesian Perspective, 8(1), 180-205.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.