Pemahaman Kesehatan Reproduksi: Strategi Pelatihan Berbasis Perilaku Melalui Modul Bagi Warga Binaan Permasyarakatan di Lapas Perempuan IIA Malang

Nina Rini Suprobo, Alifia Candra Puriastuti, Winny Kirana Hasanah, Rena Erlya Alberta, Dhea Rara Wahyudi, Maharani Nila, Hanif Ahmad Musaffa, Rizqie Putri Novembriani

Abstract


Kurangnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi dapat mengancam kesehatan individu, terutama narapidana perempuan yang sering menghadapi masalah kesehatan lebih serius dibandingkan narapidana laki-laki, namun sering diabaikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bekerja sama dengan Lapas Perempuan Kelas IIA Malang untuk memberikan penyuluhan kesehatan reproduksi, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan narapidana perempuan mengenai topik kehamilan, persalinan, serta pencegahan IMS dan HIV/AIDS. Kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 3 untuk memastikan kehidupan sehat serta SDGs 5 untuk mencapai kesetaraan gender, terutama dalam hal akses terhadap informasi dan layanan kesehatan reproduksi. Kegiatan ini diikuti oleh 40 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam dua sesi yang difokuskan pada edukasi mendalam mengenai kesehatan reproduksi. Pengukuran pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner dengan 20 pertanyaan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah kegiatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil memberikan sumber informasi yang dirancang khusus untuk memberikan panduan yang komprehensif kepada narapidana perempuan dalam mengelola kesehatan reproduksi mereka dan mencegah penularan penyakit menular seksual, terutama HIV/AIDS.

Kata kunci—Kesehatan Reproduksi, Narapidana Perempuan, Penyuluhan Kesehatan, IMS, HIV/AIDS


Abstract

A lack of understanding of reproductive health can threaten individual health, especially female inmates, who often face more serious health issues compared to male inmates but are frequently overlooked. This community service program, in collaboration with the Women’s Correctional Institution Class IIA Malang, aims to provide education on reproductive health to increase the knowledge of female inmates about pregnancy, childbirth, and the prevention of STIs and HIV/AIDS. This program supports Sustainable Development Goals (SDGs) 3, to ensure healthy lives, and SDGs 5, to achieve gender equality, particularly in terms of access to reproductive health information and services. The program was attended by 40 female inmates in two sessions, focusing on in-depth reproductive health education. Knowledge measurement was conducted through pre-tests and post-tests using a questionnaire with 20 questions. The results showed a significant increase in knowledge after the sessions. Therefore, this community service program successfully provided a comprehensive guide to help female inmates manage their reproductive health and prevent the transmission of sexually transmitted infections, particularly HIV/AIDS.

Keywords—Reproducttive Health, Female Inmates, Health Education. STIs, HIV/AIDS

Full Text:

PDF

References


Aisyaroh, N. (2018). Upaya Preventif Permasalahan Kesehatan Reproduksi Perempuan Lapas (Hasil Pengabdian Masyarakat “Penyuluhan Kesehatan Reproduksi dan Pemeriksaan Pap Smear” di Lembaga Pemasyarakatan [Lapas] Kelas IIA Perempuan Semarang). Majalah Ilmiah Sultan Agung, 50(126), 1–13

Arfan, N. A., Novitasari, R., Sandi, D. F., & Ningsih, D. D. M. (2024). Pemberdayaan Perempuan dalam Kesehatan Reproduksi dan Anak Balita. Masyarakat Mandiri dan Berdaya, 3(3), 25–32. https://doi.org/10.56586/mbm.v3i3.349

Aulia, S. K., Maryati, I., & Sukmawati. (2024). Efektivitas Modul Lampu Juara terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Pencegahan Stunting. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(1), 1–9. https://doi.org/10.33024/hjk.v18i1.211

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. (2024.). Jumlah Penghuni Permasyarakatan. Retrieved Agustus 29, 2024, from https://sdppublik.ditjenpas.go.id/analisa/jumlah-penghuni

Erman, I., Ningsih, R., & Putri, P. (2022). Pemberian Edukasi dan Pelatihan Senam Rematik bagi Penghuni Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kota Palembang. Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 6(2), 357–366.

Firmansyah, R., A.Rani, F., & Adwani. (2019). Pemenuhan Pelayanan Kesehatan dan Konsumsi Bagi Narapidana di Lapas dan Rutan. Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal), 8(3), 433–448. https://doi.org/10.24843/JMHU.2019.v08.i03.p10

Harefa, K., Utama, I., Brahmana, N. E., Wandra, T., Sitorus, M. E. J., Siagian, M. T., & Sinaga, T. R. (2023). Pengaruh Penyuluhan dengan Metode Ceramah terhadap Peningkatan Perilaku Pengobatan Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Lotu Tahun 2023. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3), 16062–16071. https://doi.org/10.31004/prepotif.v7i3.19153

Hidayati, A. N., Joebagyo, H., & Murti, B. (2019). Contextual Factor Affecting Health Quality among Female Prisoners in Semarang. Journal of Health Policy and Management, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.26911/thejhpm.2019.04.01.01

Irawan, B., Isharyanto, & Hartriwiningsih. (2017). Pemajuan Hak atas Kesehatan Reproduksi bagi Perempuan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Sragen. Jurnal Pasca Sarjana Hukum UNS, 5(1), 135–146. https://doi.org/10.20961/hpe.v5i1.18360

Jatmika, S. E. D., Maulana, M., Kuntoro, & Martini, S. (2019). Buku Ajar Pengembangan Media Promosi Kesehatan (E. Khuzaimah, Ed.). K-Media.

Johariyah, A., & Mariati, T. (2018). Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Dengan Pemberian Modul Terhadap Perubahan Pengetahuan Remaja. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo, 4(1), 38–46. https://doi.org/10.29241/jmk.v4i1.100

Khadijah, S., & Palifiana, D. A. (2022). Upaya Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Warga Binaan Perempuan di Lapas IIB Yogyakarta. Jurnal Pengabdian“ Dharma Bakti “ , 5(2), 101–106.

Mirawati, Mariati, N., Rahmah, A., & Prabawati, S. A. (2023). Edukasi Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Peningkatan Kepedulian Terhadap Kesehatan Wanita Usia Subur. Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 41–53. https://doi.org/10.30651/hm.v4i1.16121

Mirnawati, D. (2019). Hak-Hak Narapidana Wanita di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Watampone Perspektif Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. Jurnal Al-Dustur : Journal of politic and islamic law, 2(1), 76–89. https://doi.org/10.30863/jad.v2i1.357

Muharrina, C. R., Yustendi, D., Sarah, Si., Herika, L., & Ramadhan, F. (2023). Kesehatan Reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 5(1), 26–29.

Rinukti, I. (2021). Pelayanan Khusus Bagi Narapidana Perempuan Terhadap Pemenuhan Hak Kesehatan Reproduksi Di Lapas Kelas IIB Cilacap. Widya Yuridika: Jurnal Hukum, 4(2), 543–550. https://doi.org/10.31328/wy.v4i2.2253

Sualisman, D., Zen, D. N., & Suhariyanti, E. (2023). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja dengan Pencegahan HIV/AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Imbanagara, Kabupaten Ciamis. Jurnal Keperawatan Galuh, 5(2), 81–94.

World Health Organization. (2024). Reproductive health in the Western Pacific. Retrieved Agustus 15, 2024, from https://www.who.int/westernpacific/health-topics/reproductive-health.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.