PELATIHAN BAHASA INGGRIS DASAR UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI CISAAT, JAWA BARAT

Tesaannisa Tesaannisa,, Eva Leiliyanti, Rizki Taufik Rakhman, Eko Hadi Prayitno, Diyantari Diyantari

Abstract


Desa Cisaat yang terletak di Kecamatan Subang, Provinsi Jawa Barat merupakan desa binaan Universitas Negeri Jakarta yang pengeleloaannya terintegrasi antar fakultas di UNJ. Desa ini akan dirancang menjadi desa wisata edukasi yang salah satu aspek penopangnya adalah kemampuan berbahasa asing. Analisis kebutuhan yang dilakukan menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa Inggris di Desa Cisaat belum mumpuni jika harus menghadapi kunjungan wisatawan asing. Prodi Sastra Inggris UNJ menangkap kesempatan ini dengan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul, “Pelatihan Bahasa Inggris Dasar untuk Siswa Sekolah Dasar Negeri Cisaat, Jawa Barat”. Pengabdian ini bertujuan untuk menciptakan pionir anak-anak Desa Cisaat yang mahir berbahasa Inggris. Maka dari itu peserta pengabdian ini difokuskan pada siswa kelas 4 di SDN Cisaat dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutannya hingga tiga tahun mendatang. Para peserta sekaligus dijadikan penggerak di dalam komunitasnya, oleh karena itu kegiatan ini menggunakan metode eksperimental partisipatori dimana peserta terlibat dan berpartisipasi aktif dengan menggunakan media video interaktif, bernyanyi bersama menggunakan nursery rhymes dan kegiatan menggambar dengan tema “about me and my self”. Penerapan metode dan kegiatan ini terbukti menggugah antusiasme peserta untuk dapat berkomunikasi  dalam Bahasa Inggris dengan percaya diri. Pada akhir sesi peserta berhasil mempraktikkan cara menyapa dan memperkenalkan diri di dalam Bahasa Inggris

Full Text:

PDF

References


RIP. (Rencana Induk Penelitian Universitas Negeri Jakarta , 2021-2025). Jakarta. 2021.

Ferna´ndez-Llamazares, A´., & Cabeza, M. (2017). Rediscovering the Potential of Indigenous Storytelling for Conservation Practice. Issues in Conservation Letters, May/June 2018, 11(3), 1–1

Rakhman, R.T. (2021). Pemetaan Jenis Dongeng Nusantara dalam Infografis. Vol.07(01) 2021. 59-78, DOI: https://doi.org/10.33633/andharupa.v7i01.3938/

Dananjaya, James. (1986). Folklor Indonesia. Jakarta: Pustaka Grafitipers.

Brewer, C. & Windeatt, B. (2013). The Ends of Storytelling. In Brewer, C. & Windeatt, B. (eds.).Traditions and Innovations in the Study of Medieval English Literature the Influence of Derek Brewer. Cambridge: Cambridge University Press.

Rizvic, S. (2021). Digital Storytelling. In Bentkowska-Kafel, A.&MacDonald, L. Digital Technology for Documenting Cultural Heritage. Cambridge: Cambridge University Press.

Mills, K.A. and Exley, B. (2014). Time, Space, Text in the elementary School Digital Writing Classroom. Written Communication, Vol. 31(4) 434–469, DOI: 10.1177/0741088314542757.

Jenkins H, Ford S and Green J. (2013). Spreadable Media: Creating Value and Meaning in a Networked Culture. New York: New York University Press.

Exley, B., & Richard-Bossez, A. (2013). The ABCs of teaching alphabet knowledge: Affordances and challenges of “weaving” visible and invisible pedagogies. Contemporary Issues in Early Childhood, 14(4), 345-356.

Cocomelon. 2018, 15 Mei. My Name Song | CoComelon Nursery Rhymes & Kids Songs [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=95EFNsXgRhQ


Refbacks

  • There are currently no refbacks.