EKSPLORASI KAMISHIBAI SEBAGAI MEDIA BRANDING DESA CISAAT, SUBANG JAWA BARAT
Abstract
Program studi Pendidikan Seni Rupa berkolaborasi dengan program studi Sastra Inggris Universitas Negeri Jakarta merespon program desa binaan Universitas Negeri Jakarta di desa Cisaat menjadi desa wisata edukasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat (P2M) yang berjudul,”Pengembangan Seni Pertunjukan Baru berbasis Kamishibai sebagai Branding Desa Wisata Edukasi Cisaat, Subang Jawa Barat” adalah mempersiapkan masyarakat khususnya generasi muda dalam menghadapi wisatawan lokal maupun mancanegara dengan program branding melalui seni pertunjukan. Konsep kamishibai diadopsi kemudia menjadi sebuah media branding desa Cisaat. Metode eksperimental partisipatori digunakan dalam kegiatan ini, dimana para peserta merupakan generasi muda desa Cisaat berusia antara 15-18 tahun yang berpartisipasi aktif dan terlibat scara langsung. Luaran dari kegiatan P2M ini adalah para peserta nantinya dapat memanfaatkan kamishibai sebagai media dalam branding desa Cisaat sebagai desa wisata edukasi
Full Text:
PDFReferences
Baudrillard, Jean, (1983): Simulations, Semiotext[e]
Brewer, C. & Windeatt, B. (2013). The Ends of Storytelling.
Dananjaya, James. (1986). Folklor Indonesia.
Jakarta: Pustaka Grafitipers.
Digital Storytelling. In Bentkowska-Kafel, A.&MacDonald, L. Digital Technology for Documenting Cultural Heritage. Cambridge: Cambridge University Press.
Endaswara, Suwardi. (2009): Metodologi Penelitian Folklor. Yogyakarta : Medpress
RIP. (Rencana Induk Penelitian Universitas Negeri Jakarta , 2021-2025). Jakarta. 2021.
Ryle, Gilbert. (1949): The Concept of Mind. Great Britain: William Brendon and Sons, Ltd
Rakhman, R.T. (2021). Pemetaan Jenis Dongeng Nusantara dalam Infografis. Vol.07(01) 2021. 59-78, DOI: https://doi.org/10.33633/andharupa.v7i01.3938/ .
Refbacks
- There are currently no refbacks.