PEMANFAATAN BUKU DONGENG “ASAL USUL DESA TALOK” SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR DI DESA TALOK

Dudy Syafruddin, Lutfia Azizah Aini Zahra, Shafarani Pramesta

Abstract


Literasi adalah kunci untuk membuka wawasan siswa. Kemampuan literasi yang baik akan memungkinkan siswa mengembangkan diri secara maksimal sehingga tercapai sesuatu yang baik pula. Sayangnya kemampuan literasi siswa di Indonesia masih jauh dari harapan. Untuk mencapai kemampuan literasi yang baik, pembelajaran literasi merupakan hal pokok yang harus terlaksana terutama di tingkat dasar. Gerakan Literatur Sekolah didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 bertujuan untuk menumbuhkan minat baca serta meningkatkan keterampilan membaca peserta didik agar memiliki penguasaan pengetahuan lebih baik serta mengembangkan nilai-nilai budi pekerti. Kajian ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak sekedar mencetak generasi yang berpengetahuan dan cerdas, namun juga mengembangkan budi pekerti peserta didik sesuai kebudayaan bangsa. Untuk mencetak generasi yang berbudi pekerti, pendidikan harus memuat konten kearifan budaya khususnya budaya lokal. Permasalahan pendidikan selama ini, bahan ajar yang berkaitan dengan budaya lokal masih minim, maka mahasiwa KKN Universitas Negeri Malang mengadopsi kearifan lokal yang disesuaikan dengan potensi peserta didik dengan mencetak buku dan mendongengkan kisah “Asal Usul Desa Talok” kepada siswa sekolah dasar. Tentunya materi baca dalam Gerakan Literasi Sekolah ini diarahkan pada konten nilai-nilai budi pekerti yang diadopsi berdasarkan kearifan budaya lokal namun tetap disesuaikan dengan karakteristik dan perkembangan peserta didik.

Full Text:

PDF

References


Hastuti, S., & Lestari, N. A. (2018). Gerakan Literasi Sekolah: Implementasi Tahap Pembiasaan Dan Pengembangan Literasi Di Sd Sukorejo Kediri. Jurnal Basataka (JBT), 1(2), 29-34.

Ismayani, R. M. (2017). Kreativitas dalam Pembelajaran Literasi Teks Sastra. Semantik, 2(2), 67-86.

Oktavianti, I., Zuliana, E., & Ratnasari, Y. (2017). Menggagas kajian kearifan budaya lokal di sekolah dasar melalui gerakan literasi sekolah. Kudus: Universitas Muria Kudus, 1(4), 36-41.

Rohman, S. (2017). Membangun Budaya Membaca Pada Anak Melalui Program Gerakan Literasi Sekolah. TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 4(1), 151-174.

Sadli, M. (2018). Pengembangan budaya literasi dalam meningkatkan minat membaca siswa di Sekolah Dasar Negeri Kauman 1 Kota Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang).

Saepudin, E., Agustini, N.A., Sukaesih. (2016). Literasi Media bagi Guru PAUD Di Kecamatan Cicalengka. Dharmakarya, 5(1): 38-43).

Sukma, E., Indrawati, T., & Suriani, A. (2020). Penggunaan Media Literasi Kelas Awal di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 3(2), 103-111.

Suragangga, I. M. N. (2017). Mendidik Lewat Literasi untuk Pendidikan Berkualitas. Jurnal Penjaminan Mutu, 3(02), 154-163.

Teguh, M. (2020). Gerakan Literasi Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 1(2), 1-9.

Wulanjani, A. N., & Anggraeni, C. W. (2019). Meningkatkan Minat Membaca Melalui Gerakan Literasi Membaca Bagi Siswa Sekolah Dasar. Proceeding of Biology Education, 3(1), 26-31


Refbacks

  • There are currently no refbacks.