PEMBERDAYAAN KOMUNITAS USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN PATI (KUPAT)
Abstract
Full Text:
PDFReferences
Bappenas, 2006, Panduan Pembangunan Industri: Untuk Pengembangan Ekonomi Daerah Berdaya Saing Tinggi, Direktorat Pengembangan Kawasan Khusus dan Tertinggal, Bappenas, Jakarta.
Becattini, G., 1990, The Marshallian Industrial District as a Socioeconomic Notion. In F. Pyke, G. Becattini & W. Sengenberger (Eds.), Industrial Districts and Inter-Firm Cooperation in Italy. Geneva: ILO.
Hill, H., 2001, Small and Medium Enterprises inIndonesia: Old Policy Challenges for a New Administration. Asian Survey, 41(2): 248-70. Isard, Walter, 1956, Location and Space Economy. Cambridge: MIT Press.
Hartini, “Peran Inovasi: Pengembangan Kualitas Produk dan Kinerja Bisnis,” J. Manaj. dan Kewirausahaan, vol. 14, no. 1, 2012, doi: 10.9744/jmk.14.1.83-90.
Polnaya, G.A. and Darwanto, D., 2015. Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal Untuk Meningkatkan Daya Saing Pada Ukm Ekonomi Kreatif Batik Bakaran Di Pati, Jawa Tengah. Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Purnomo, R.A., Ekonomi Kreatif “Pilar Pembangunan Indonesia” diterbitkan secara mandiri dalam situs www.nulisbuku.com diakses pada 3 September 2019.
Ramdani, Nurhakim, “Peran Ekonomi Kreatif Dalam Tantangan ASEAN Economic Cummunity 2015”, http://nurhakimramdani.blogspot.co.id diakses pada 3 September 2019
Peraturan Daerah Kabupaten Pati Nomor 1 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah daerah Kabupaten Pati Tahun 2017 – 2022
Rahmawati, Soenarto, Sarah Rum, Sri Murni, Pengembangan Kewirausahaan Usaha Kecil Menengah: Buku Permata. UNS Press, 2012.
Tambunan, T., 1999, Perkembangan Industri Skala Kecil di Indonesia. Jakarta: PT. Mutiara Sumber Widya.
Refbacks
- There are currently no refbacks.