PENGUATAN KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA MELALUI BRANDING PRODUK UNGGULAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA USAHA SABLON
Abstract
Program kewirausahaan mahasiswa Akang Sablon bertujuan memperkuat kompetensi semua kelompok usaha yang terlibat dalam produksi di Akang Sablon, usaha jasa sablon milik salah seorang mahasiswa UM. Kelompok usaha tersebut adalah jasa sablon dan jasa jahit. Penguatan dilakukan dengan melengkapi perizinan, penguatan kompetensi pelaku UKM, penetapan produk unggulan dan produksi, dan mem-branding produknya dengan cita rasa khas Kediri, tempat atau pusat UKM Akang Sablon. Kabupaten Kediri sebagai pusat Kerajaan Kediri di masa lampau memiliki banyak potensi lokal berupa warisan kebudayaan, baik benda maupun tak benda yang harus dilestarikan sebagai identitas luhur. Pelestarian tersebut dilakukan dengan penciptaan disain sablon yang sesuai dengan potensi lokal Kabupaten Kediri tersebut. Disain sablon diaplikasikan pada t-sthirt yang di antara diproduksi sendiri oleh penjahit yang telah menjadi bagian dari UKM Akang Sablon. Dengan pengembangan ini diharapkan UKM Akang sablon dapat memproduksi t-shit dan sablon tanpa menunggu pesanan. Pengurusan izin usaha yang telah dilakukan penting sehingga UKM Akang Sablon dapat leluasa melakukan aktivitas usaha dan melakukan promosi melalui media sosial. Izin usaha juga diawali dengan penetapan nama UKM yang sekaligus menjadi merk produk. Nama yang dipilih adalah JYT Clothes yang merupakan kependekan dari Jayati Clothes. Jayati merupakan semboyan Kediri dimasa lampau yang bermakna Jaya. Selanjutnya, aspek pemasaran dengan pemasaran online/daring serta pembuatan jejaring sehingga Akang Sablon atau JYT Clothes dapat bertahan dan meningkatkan daya saingnya sebagai UKM dres line khas Kabupaten Kediri.
Keywords: branding, kearifan lokal, kewirausahaan, sablon
Full Text:
PDFReferences
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kediri. (2020). PARIWISATA, SENI & BUDAYA. Diambil 16 Januari 2021, dari https://arsip.kedirikab.go.id/index.php?option=com_content&view=category&id=17%3Apariwisata-seni-a-budaya&Itemid=319&limitstart=100
Kediri, D. P. dan K. (n.d.). Legenda Rakyat Kediri, Kumpulan Folklore dan Cerita Rakyat Kabupaten Kediri.
Kusmanto, H., & Warjio, W. (2019). Pentingnya Legalitas Usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu SosiaL, 11(2), 324–327.
Mardalis, A., & Utami, S. (2019). Kepedulian Mahasiswa Terhadap Kehalalan (Islamic Branding) Produk Kosmetik Serta Dampaknya Terhadap Minat Beli. Proceeding of The URECOL, 68–74.
Nastain, M. (2017). Branding dan eksistensi produk (kajian teoritik konsep branding dan tantangan eksistensi produk). CHANNEL, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, 5, 14–26.
Rahmidani, R. (n.d.). Penggunaan E-Commerce Dalam Bisnis Sebagai Sumber Keunggulan Bersaing Perusahaan. Diambil dari http://www.apjii.or.id/v2/index.php/read/article/apjii-at-media/133/2012-pengguna-internet-di-indonesia-
Shofiana, A. (2020). Implementasi Program Afiliasi Berbasis Virtual Team Dalam Umkm Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Pada Masa Pandemi Covid-19 (Implementation Of Virtual Team-Based Affiliation Programs In Msmes As Efforts For Increasing The Economy In The Covid-19 Pandemic Period). Available at SSRN 3590822.
Sutrisini. (2019). Peran UMKM dalam Perekonomian Indonesia. Diambil 16 Januari 2021, dari https://www.kompas.com/skola/read/2019/12/20/120000469/peran-umkm-dalam-perekonomian-indonesia?page=all
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. (n.d.). Diambil 16 Januari 2021, dari https://www.ojk.go.id/sustainable-finance/id/peraturan/undang-undang/Pages/Undang-Undang-Republik-Indonesia-Nomor-20-Tahun-2008-Tentang-Usaha-Mikro,-Kecil,-dan-Menengah.aspx
Wibowo, H., Marni, Z., Suryaningrum, R. A., Agustami, S. S., Pamungkas, G. A. D., & Sa’bani, N. K. (2020). Edukasi Pemasaran Daring untuk Meningkatkan Pemasaran Produk UMKM Guesin Pacs Desa Cibodas Jawa Barat. Sawala: Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat, 1(2), 59–66.
Refbacks
- There are currently no refbacks.