PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA BAGI TUKANG DI WILAYAH WENDIT KABUPATEN MALANG

Eviola Sukma, Azza Rizqia, Fikri Ardian

Abstract


Menurut pantauan di kawasan Wendit Kabupaten Malang, tukang belum bisa menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja. Oleh karena itu, didapatkan rumusan masalah yaitu tukang di Wilayah Wendit Kabupaten Malang memerlukan pembinaan tentang wawasan dan keahlian penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di dunia konstruksi. Terkait dengan permasalahan diatas, terbentuklah tujuan kegiatan dengan dilaksanakannya pelatihan bagi tukang untuk mampu menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja di dunia konstruksi. Kegiatan dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Metode langsung dilakukan dengan jumlah peserta terbatas berdasarkan protokol kesehatan. Untuk metode tidak langsung, dilakukan melalui grup Whatsapp. Partisipan kegiatan adalah tukang dari kawasan Wendit Kabupaten Malang dengan jumlah 30 peserta. Berdasarkan hasil penilaian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini berhasil. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya wawasan dan keahlian peserta dalam menguasai dan menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja. 

Kata Kunci : K3, Konstruksi, Tukang 


Full Text:

PDF

References


Anwar, F. N. I., Farida, and Ismail, A. (2014). Analisis Manajemen Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Pada Pekerjaan Upper Structure Gedung Bertingkat (Studi Kasus Proyek Skyland City–Jatinangor). Jurnal Konstruksi, 12(1).

Bahri, S, Besperi, B, and Puspita, L. M. N. (2015). Pengembangan Penyuluhan Urgensi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Serta Pelatihan Penggunaan Alat Pelindung Diri (Apd) Bagi Persatuan Tukang Mandiri. Dharma Raflesia: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan IPTEKS, 13(1).

Bandung, K. D. K. and Kurniawati, E. (2018). Survei Karakteristik Kesehatan Pekerja Pada Proyek Konstruksi (Doctoral Dissertation, Universitas Andalas).

Devi, N. A. (2017). Survei Karakteristik Kesehatan Pekerja Pada Proyek Konstruksi (Doctoral Dissertation, Universitas Andalas).

Ernawati, A. (2015). Peningkatan Keahlian Tukang Bangunan Guna Menunjang Program K3 Dan ISO 9002 Dalam Bidang Pekerjaan Jasa Konstruksi. 3(3), 87–97.

Fassa, F. and Rostiyanti, S. (2020). Pengaruh Pelatihan K3 Terhadap Perilaku Tenaga Kerja Konstruksi Dalam Bekerja Secara Aman Di Proyek. Architecture Innovation., 4(1), 1–14.

Hamid, A and Maliga, I. (2020). Hubungan Pengetahuan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Dengan Kecelakaan Kerja Pada Tukang Las Di Kecamatan Sumbawa Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Dan Sains, 4(1), 71–78.

Marlee, M and Sulistio, H. (2018). Analisis Korelasi Faktor Penerapan K3 Terhadap Kinerja Waktu Pada Proyek Konstruksi. Jmts: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 1(1), 220–229.

Murtinugraha, R. E. and Anisah, A. (2019). Peningkatan Pemahaman K3 Pekerjaan Konstruksi Bagi Tukang Bangunan Di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 62–72.

Nad-Nias, B. R. R. (2011). Pedoman Keselamatan Kerja Bidang Konstruksi.

Novianto, AE, dkk. n. d. (2016). Analisis Pengaruh Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Terjadap Kinerja Pekerja Konstruksi Pada Proyek Pembangunan Fly over Palur. 1094, 1–9.

Priyono, P, Sutrisno, S, Dardiri, A, and Arifin, A. S. (2020). Peningkatan Metode Kerja Dan K3 Pekerja Bangunan Masyarakat Lingkungan Universitas Negeri Malang. E-Prosiding Hapemas, 1(1), 175–180.

Waruwu, S, and Yuamita, F. (2016). Analisis Faktor Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Yang Signifikan Mempengaruhi Kecelakaan Kerja Pada Proyek Pembangunan Apartement Student Castle. Jurnal Rekayasa Spectrum Industri, 14(1), 1–108


Refbacks

  • There are currently no refbacks.