PENERAPAN PEMBELAJARAN DIGITAL BERBASIS AUGMENTED REALITY DI KABUPATEN MALANG MENGGUNAKAN TUTOR KESETARAAN
Abstract
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) merupakan salah satu lembaga pendidikan pada jalur pendidikan nonformal. PKBM memiliki salah satu program pendidikan ialah pendidikan kesetaraan. Pendidikan kesetaraan terdiri dari program Paket A, B, dan C yang berfokus pada pengembangan warga belajar yang meliputi, pengetahuan, keterampilan fungsional, pengembangan sikap dan kepribadian profesional warga belajar . Keberhasilan proses pendidikan bagi warga belajar ditentukan oleh pendekatan yang digunakan tutor dalam pembelajaran. Tutor mengupayakan dalam menciptakan suasana belajar bagi warga belajar dengan sumber belajar yang bervariasi. Tujuan pelatihan ini ialah memfasilitasi tutor program pendidikan kesetaraan dalam memahami gaya belajar warga belajar paket B dan paket C. Subjek dalam pelatihan ini adalah tutor kesetaraan paket di PKBM Mentari. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah diskusi interaktif dan praktek yang terbagi menjadi 4 (lima) tahapan yakni yakni persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan rekfleksi, dan tindak lanjut. Hasil pelaksanaan kegiatan memberikan perubahan pada aspek warga belajar sehingga lebih tertarik untuk mempelajari mata pelajaran yang diberikan tutor. Selain itu, pembelajaran digital berbasis Augmented Reality juga membantu tutor dalam merancang pembelajaran dengan mudah dan cepat.
Kata Kunci: PKBM, Pembelajaran Berbasis Digital, Augmented Reality
Full Text:
PDFReferences
Hermansyah, H., & Munazar, M. (2017). Persepsi E-Learning Berbasis Web pada Program Studi Keperawatan Banda Aceh Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 2(1), 73. https://doi.org/10.30867/action.v2i1.40
Martin, J., Bohuslava, J., & Igor, H. (2018). Augmented reality in education 4.0. 2018 IEEE 13th International Scientific and Technical Conference on Computer Sciences and Information Technologies, CSIT 2018 - Proceedings. https://doi.org/10.1109/STC-CSIT.2018.8526676
Mustaqim, I. (2016). PEMANFAATAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan. https://doi.org/10.23887/jptk.v13i2.8525
Nugroho, R. (2017). Keberdayaan perempuan pasca pelatihan mengolah sampah bagi kelompok pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. JPPM (Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat). https://doi.org/10.21831/jppm.v4i2.16225
Pacific, U. O. B. and R. B. for E. in A. and the. (2009). eSkwela: Community-based e-learning centers for out-of-school youths and adults,Philippines. In Search of Innovative ICT in Education Practices: Case Studies from the Asia-Pacific Region.
Petrucco, C., & Agostini, D. (2016). Teaching our cultural heritage using mobile augmented reality. Journal of E-Learning and Knowledge Society. https://doi.org/10.20368/1971-8829/1180
Rizka, M. A., & Hardiansyah, R. (2016). Strategi pengembangan inovasi program pendidikan nonformal sebagai best practices bagi pusat kegiatan belajar masyarakat. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat. https://doi.org/10.21831/jppm.v3i2.10745
Widodo, W. (2015). Pengelolaan sanggar kegiatan belajar (SKB) pada era otonomi daerah. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat. https://doi.org/10.21831/jppm.v2i1.4846
Refbacks
- There are currently no refbacks.