OPTIMALISASI UMKM TEMPE MELALUI PELATIHAN DASAR MANAJEMEN

Djunaedi Djunaedi, Budi Rahayu, Rahmiyati Rahmiyati, Dinda Oktaviantri

Abstract


Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pengrajin tempe di Dusun Bulusoban, Pare, Kediri, melalui pelatihan dasar manajemen. Meskipun UMKM tempe di daerah ini memiliki potensi besar, mereka menghadapi berbagai kendala yang menghambat pertumbuhan usaha, seperti pengelolaan keuangan yang kurang baik, pemasaran yang terbatas, serta kurangnya inovasi produk. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu dengan melakukan observasi dan wawancara langsung kepada pelaku UMKM sebelum dan sesudah pelatihan, penyampaian materi tentang dasar manajemen kepada pelaku UMKM dengan fokus pada tiga aspek utama: pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, dan inovasi branding produk. Selain itu, para peserta juga dilatih dan didampingi dalam pembuatan merek produk, desain kemasan, pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pasar, baik melalui pembuatan akun di platform Google Bisnis maupun di media sosial, yang bertujuan meningkatkan visibilitas produk mereka di pasar yang lebih luas hingga cara pengelolaan keuangan usaha, serta monitoring dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan pengelolaan usaha di kalangan peserta. Para pelaku UMKM mulai mampu mengelola keuangan mereka dengan lebih baik, menggunakan strategi pemasaran yang lebih efektif, dan melakukan inovasi pada branding produk. Pemanfaatan teknologi digital juga membantu memperluas jangkauan pemasaran, sehingga produk tempe mereka kini lebih dikenal oleh konsumen baru. Dampak positif dari kegiatan ini terlihat pada peningkatan produktivitas dan pendapatan usaha para pengrajin tempe.

Kata kunci— UMKM, Pelatihan, Manajemen


Abstract

This community service activity aims to optimize Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), especially tempeh artisans in Bulusoban Hamlet, Pare, Kediri, through basic management training. Although tempeh MSMEs in this area have great potential, they face various obstacles that hinder business growth, such as poor financial management, limited marketing, and a lack of product innovation. The method used in this activity was to conduct direct observations and interviews with MSME actors before and after the training, delivering material on basic management to MSME actors with a focus on three main aspects: financial management, marketing strategies, and product branding innovation. In addition, participants were also trained and assisted in creating product brands, packaging design, utilizing digital technology to expand the market, both through creating accounts on the Google Business platform and on social media, which aims to increase their product visibility in a wider market, as well as how to manage business finances, as well as monitoring and evaluation. The training results showed a significant increase in business management knowledge and skills among participants. MSME actors began to be able to manage their finances better, use more effective marketing strategies, and innovate in product branding. The use of digital technology has also helped expand their marketing reach, making their tempeh products more familiar to new consumers. The positive impact of this activity is seen in the increased productivity and income of the tempeh artisans.

Keywords— MSMEs, Training, Management

Full Text:

PDF

References


Arifin, S. R., Haryanto, R. (2021). Peran Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Melalui Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM)untuk Penguatan Ekonomi. KINERJA,18(3), 425-430

As’ary, M., Mugini, P., Fakhrurozi, M. F., Sugiarti, S, Utami G. F., Hapsari D.R. (2021). Optimalisasi Potensi Home Industry melalui Digitalisasi Marketing (Kasus: Produksi Emping Rumahan Kampung Pagutan, Desa Sukakerta, Cianjur). Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM), 3(1), 91–101.

Darmadi, D., Suryani N. L., Sari, R., Guruh, M., Faisal, F. (2021). Pelatihan Dasar Manajemen pada Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Cicalengka Kabupaten Tangerang. Dedikasi PKM, 3(1), 96–100

Harahap, M., & Nurhasanah, F. (2021). "Manajemen UMKM Tempe: Studi Kasus di Jawa Timur." Jurnal Bisnis dan Manajemen, 15(3), 65-75

Kementrian Koperasi dan UMKM dalam Perekonomian Nasional. Jurnal Koperasi dan UKM, 8(1), 23-35

Lubis, R., & Syahputra, D. (2020). "Peran Pelatihan Manajemen dalam Pengembangan UMKM Pangan." Jurnal Manajemen UKM, 10(4), 143-152

Sandra, J. (2023). Optimalisasi Kinerja UMKM Tempe Melalui Skill Manajerial Kewirausahaan. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 4(3), 640 - 649

Setyowati, E. (2023). Optimalisasi UMKM Melalui Pelatihan Dasar Manajemen Di Desa Duri Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. SEWAGATI, 8(1)

Siregar, R., & Simanjuntak, E. (2021). "Peningkatan Produktivitas UMKM Pangan Melalui Pelatihan Manajemen." sJurnal Inovasi Ekonomi, 16(2), 52-63

Ramaditya, M., Effendi, S., Faruqi, F., Darmawan, A. (2020). Pelatihan Kewirausahaan Kreatif Berbasis Manajemen Pemasaran Digital bagi UMKM Di Wilayah Rawamangun. Journal of Sustainable Community Development (JSCD), 2(1), 48–54


Refbacks

  • There are currently no refbacks.