Developing Numerical Competence: A Case Study on Improving Students' Understanding and Solving of Numeracy Problems
Abstract
Kompetensi numerik merupakan salah satu keterampilan dasar dalam pendidikan abad ke-21. Rendahnya
kemampuan numerik siswa dalam memahami dan memecahkan masalah numerasi menuntut adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi numerik siswa melalui pendampingan yang berfokus pada pemahaman dan pemecahan masalah numerasi. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa SMK Negeri 1 Turen dan SMA Negeri 3 Probolinggo. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain pelatihan pemahaman dan numerasi melalui pendampingan pemecahan masalah numerasi. Di akhir pelatihan, siswa diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat kepuasan mereka terhadap kegiatan pelatihan. Siswa terlibat aktif hingga akhir kegiatan dan mendapatkan respon positif dengan tingkat kepuasan sebesar 83%. Disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan berjalan dengan sangat baik dan mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan memecahkan masalah numerasi secara mandiri serta berhasil mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat menjadi upaya berkelanjutan untuk
mengembangkan kompetensi pemahaman dan pemecahan masalah numerasi siswa di sekolah.
Kata kunci— Kompetensi Numerik, Pemahaman, Pemecahan Masalah, Numerasi Abstract
Numerical competence is one of the basic skills in 21st-century education. The low numerical ability in
understanding and solving numeracy problems among students necessitates community service activities. The purpose of the community service activities is to enhance students' numerical competence through mentoring that focuses on understanding and solving numeracy problems. The target groups were students at State Vocational High School 1 Turen and State Senior High School 3 Probolinggo. The community service activities used methods such as training in understanding and numeracy through mentoring in solving numeracy problems. At the end of the training, students were given a questionnaire to determine their satisfaction with the training activities. Students were actively involved until the end of the activity and received positive responses, with a satisfaction score of 83%. It was concluded that the training and mentoring activities were implemented very well and were able to improve students' ability to understand and solve numeracy problems independently and successfully met the set goals and targets. This community service activity is expected to become a sustainable effort to develop students' numeracy
understanding and problem-solving competencies in schools.
Keywords— Numerical Competence, Understanding, Problem-solving, Numeracy
kemampuan numerik siswa dalam memahami dan memecahkan masalah numerasi menuntut adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi numerik siswa melalui pendampingan yang berfokus pada pemahaman dan pemecahan masalah numerasi. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa SMK Negeri 1 Turen dan SMA Negeri 3 Probolinggo. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain pelatihan pemahaman dan numerasi melalui pendampingan pemecahan masalah numerasi. Di akhir pelatihan, siswa diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat kepuasan mereka terhadap kegiatan pelatihan. Siswa terlibat aktif hingga akhir kegiatan dan mendapatkan respon positif dengan tingkat kepuasan sebesar 83%. Disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan berjalan dengan sangat baik dan mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan memecahkan masalah numerasi secara mandiri serta berhasil mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat menjadi upaya berkelanjutan untuk
mengembangkan kompetensi pemahaman dan pemecahan masalah numerasi siswa di sekolah.
Kata kunci— Kompetensi Numerik, Pemahaman, Pemecahan Masalah, Numerasi Abstract
Numerical competence is one of the basic skills in 21st-century education. The low numerical ability in
understanding and solving numeracy problems among students necessitates community service activities. The purpose of the community service activities is to enhance students' numerical competence through mentoring that focuses on understanding and solving numeracy problems. The target groups were students at State Vocational High School 1 Turen and State Senior High School 3 Probolinggo. The community service activities used methods such as training in understanding and numeracy through mentoring in solving numeracy problems. At the end of the training, students were given a questionnaire to determine their satisfaction with the training activities. Students were actively involved until the end of the activity and received positive responses, with a satisfaction score of 83%. It was concluded that the training and mentoring activities were implemented very well and were able to improve students' ability to understand and solve numeracy problems independently and successfully met the set goals and targets. This community service activity is expected to become a sustainable effort to develop students' numeracy
understanding and problem-solving competencies in schools.
Keywords— Numerical Competence, Understanding, Problem-solving, Numeracy
Full Text:
PDFReferences
Ardhiani, M., Putri, F., & Nugroho, A. (2021).
Peningkatan Kompetensi Numerasi Siswa Melalui Pendekatan Problem Based Learning. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 120-127.
Putra, R. S., & Widodo, A. (2021). Pengabdian Masyarakat: Pendampingan Peningkatan Kemampuan Numerasi Siswa SMA di Jawa Timur. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 45-52.
Sari, D. P., Santoso, H., & Kusuma, R. (2023).
Efektivitas Pendampingan Numerasi dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMK. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 33-40.
Wulandari, S., Hidayat, R., & Susanto, A. (2022).
Literasi Numerasi dalam Pendidikan Abad 21: Studi Kasus di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 8(3), 210- 218.
Refbacks
- There are currently no refbacks.