Penerapan Metode Euler Deconvolution dalam Penentuan Lokasi dan Geometri Objek Anomali Gravitasi pada Lapangan Panas Bumi “O”

Handian Herbaskoro, Yunus Daud

Abstract


Metode Euler deconvolution dapat diterapkan ke dalam data gravitasi untuk memprediksi kedalaman suatu struktur geologi. Structural index bernilai 0 digunakan untuk mendeteksi struktur patahan di bawah permukaan. Model sintetik dibuat dengan memvariasikan kedalaman, kemiringan dan geometri patahan. Dari pengolahan model sintetik dihasilkan respon Euler deconvolution yang dapat menentukan lokasi patahan tegak (90O) secara akurat. Euler deconvolution diaplikasikan ke dalam data gravitasi lapangan panas bumi “O”. Kontur CBA (Complete Bouguer Anomaly) dan kontur anomali residual yang diuji menghasilkan respon yang dapat memetakan patahan pada daerah penelitian. Pengelompokkan kedalaman dilakukan untuk mempermudah pengklasifikasian kedalaman dangkal, kedalaman menengah dan kedalaman dalam. Interpretasi patahan menunjukkan kecocokan dengan sebagian patahan daerah penelitian. Hasil interpretasi patahan juga menunjukkan kecocokan lokasi dengan manifestasi mata air panas pada daerah penelitian. Komparasi hasil Euler deconvolution dan data magnetotelurik (MT) menunjukkan kesesuaian patahan yang dapat menjadi informasi tambahan dalam penentuan lokasi dan geometri objek anomali gravitasi.

Kata Kunci: Euler deconvolution (ED), structural index, model sintetik, dan data gravitasi.


Full Text:

PDF

References


F. Goff, C. Janik (2000), Encyclopedia of Volcanoes: Geothermal Systems, Academic Press, 822.

A. Reid, J. Allsop, H. Grasner, A. Millett, I. Somerton (1990), Magnetic interpretation in three dimensions using Euler deconvolution, Geophysics 55, 80—91.

E. Klingele, I. Marson, H-G. Kahle (1991), Automatic interpretation of gravity gradiometric data in two dimensions: vertical gradient. Geophysical Prospecting 39, 407—434.

D. FitzGerald, A. Reid, P. McInerney (2004), New discrimination techniques for Euler deconvolution. Elsevier Computers & Geosciences 30, 461—469.

D. Huang, D. Gubbins, R. Clark, dan K. Whaler (1995), 57th Conf. & Tech. Exhib.: Combined study of Euler’s homogeneity equation for gravity and magnetic field, Euro. Assoc. Expl. Geophys. Extended Abstracts, 144.

H. Saibi, J. Nishijima, E. Aboud, S. Ehara (2006), Euler deconvolution of gravity data in Geothermal Reconnaissance; the Obama geothermal area, Japan, BUTSURI-TANSA 59 No.3, 275—282.

Fitrianita, (2016), Pengolahan dan Pemodelan Data Magnetotellurik Short Sounding dan Long Sounding pada Siklus Sunspot Tinggi. Karya Tulis Skripsi Universitas Indonesia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Publikasi Oleh:

Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang 5 Gedung B22, Lowokwaru, Malang, 65145

Website: www.fisika.fmipa.um.ac.id
Email: [email protected]