Pengembangan Inventori Perilaku Asertif: Analisis Rasch Model

Asni Asni, Nurul Fajri, Sri Astuti, Dini Chairunnisa

Abstract


Remaja yang kurang mampu dalam perilaku asertif akan cenderung memperlihatkan perilaku yang ingin menang sendiri, tidak mau diatur, maunya sendiri, kemudian menjadi sensitif dan mudah tersinggung terhadap ucapan dan perilaku orang lain mengenai dirinya. Oleh karena itu dibutuhkan inventori komunikasi asertif untuk mengetahui tingkat perilaku asertif pada remaja. Namun instrumen yang ada tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya yang berkembang di Indonesia Pengembangan Inventori Perilaku Asertif (IPA) dikembangkan  dari teori perilaku asertif dari Galassi & Galassi yang terdiri dari tiga dimensi yaitu mengungkapkan perasaan positif, afirmasi diri dan perasaan negatif. Tujuan peneltian ini adalah untuk mengembangkan IPA yang valid dan reliabel sesuai dengan nilai-nilai budaya yang ada di Indonesia. Sampel penelitian 400 orang yang tersebar dalam budaya dengan sistem kekeluargaan patrilineal dan matrilineal. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Proportional Random Sampling; teknik analisa yang digunakan adalah model Rasch. Temuan menunjukkan instrumen IPA valid dan reliabel, pengembangan inventori dibahas lebih lanjut.

Full Text:

PDF

References


Amien Wahyudi, M. P., & Agus Supriyanto, M. P. (2015, December). Inventori berbasis budaya sebagai alat untuk memahami. In Proseding Seminar Nasional" Konseling Berbasis Multikultural 2015, Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES.

Alston, M. B. (2003), “Profile of Uphill Battle”, Journal of Dairy Science,. 8, 347-351

Amien Wahyudi, M. P., & Agus Supriyanto, M. P. (2015). Inventori Berbasis Budaya sebagai Alat untuk Memahami. Proseding Seminar Nasional" Konseling Berbasis Multikultural 2015, Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES.

Anindyajati, M., & Karima, C. M. (2004). Peran Harga Diri terhadap Asertivitas Remaja Penyalahguna Narkoba (Penelitian pada Remaja Penyalahguna Narkoba di Tempat-tempat Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba). Jurnal Psikologi, 2(1), 49– 73.

Calza, F., Aliane, N., & Cannavale, C. (2010). Cross‐Cultural Differences and Italian Firms’ Internationalization in Algeria. European Business Review, 22(2), 246–272.

Galassi, J. P., & Galassi, M. D. (1974). Validity of a measure of assertiveness. Journal of Counseling Psychology, 21(3), 248

Galassi, M. D., & Galassi, J. P. (1977). Assert Yoir Self, How To Be Your Own Person. New York: Human Sciences Press.

Gay, M. L., Hollandsworth, J. G., & Galassi, J. P. (1975). An assertiveness inventory for adults. Journal of counseling psychology, 22(4), 340.

Hurlock, E. (1994). Psikologi Perkembangan,Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Heriansyah, M. (2017). Inventori Kepribadian Ideal Budaya Dayak Ngaju dalam Layanan Bimbingan dan Konseling. Jurnal Fokus Konseling, 3(2), 175-184.

Jenerette, C., & Dixon, J. (2010). Developing a short form of the simple Rathus assertiveness schedule using a sample of adults with sickle cell disease. Journal of Transcultural Nursing, 21(4), 314-324.

Lineberger, M. H., & Calhoun, K. S. (1983). Assertive Behavior in Black and White American Undergraduates. The Journal Of Psychology, 113(1), 139–148.

Lee, J. Y., & Ciftci, A. (2014). Asian International Students’ Socio-Cultural Adaptation: Influence of Multicultural Personality, Assertiveness, Academic Self-Efficacy, and Social Support. International Journal of Intercultural Relations, 38(1), 97–105.

Marlina, E., Arifin Ahmad, M., & Pandang, A. (2015). Pengembangan Inventori Peminatan Karir (IPK) sebagai Alat Ukur Arah Pilih Karir Siswa. Jurnal Penelitian Tindakan Bimbingan & Konseling, 1(1).

Mills, S. (2009). Impoliteness in a Cultural Context. Journal of Pragmatics, 41(5), 1047– 1060.

Niusha, B., Farghadani, A., & Safari, N. (2012). Effects of Assertiveness Training on Test Anxiety of Girl Students In First Grade of Guidance School. Procedia - Social And Behavioral Sciences, 46, 1385–1389

Oreondo, L. L. (1984). Evaluating educational outcomes: Rex Bookstore, Inc.

Pane, N., & Afdal, A. (2020). Pengembangan dan validitas Pane Afdal Psychological Condition for Domestic Violance Inventory (PAPC-DVI). Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(2), 55-60.

Purnama,A., Anjargi, R., & Setiowati, E., A. (2013). Pengaruh Pelatihan Asertifitas dalam Meningkatkan Perilaku Asertif pada Perokok Pasif. Jurnal Psikologi, 8(1), 47–62.

Poyrazli, S., Arbona, C., Nora, A., McPherson, R., & Pisecco, S. (2002). Relation between assertiveness, academic self-efficacy, and psychosocial adjustment among international graduate students. Journal of college student development.

Rathus, S. A. (1973). A 30-item schedule for assessing assertive behavior. Behavior therapy, 4(3), 398-406.

Santrock, J. W. (2003). Adolescence: Perkembangan Remaja.(Edisi Keenam) Jakarta: Erlangga

Sinantia, V., & Milla, M. N. (2018). Self-reliance inventory versi bahasa indonesia: Adaptasi alat ukur. Jurnal Psikologi Sosial, 16(2), 148-161.

Suzuki, E., Kanoya, Y., Katsuki, T., & Sato, C. (2007). Verification of reliability and validity of a Japanese version of the Rathus Assertiveness Schedule. Journal of Nursing Management, 15(5), 530-537.

Sumintono, B., & Widhiarso, W. (2015). Aplikasi Pemodelan RASCH pada Assessment Pendidikan. Cimahi : Trim komunikata.

Nana Syaodih Sukmadinata. (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Taras, V., Rowney, J., & Steel, P. (2013). Work-Related Acculturation: Change In Individual Work- Related Cultural Values Following Immigration. The International Journal of Human Resource Management, 24 (1), 130-151

Terlutter, R., Diehl, S., & Mueller, B. (2010), “The Cultural Dimension of Assertiveness in Cross-Cultural Advertising: The Perception and Evaluation of Assertive Advertising Appeals”, International Journal of Advertising, 29(3): 369-399.

Tika, M., & Suryanto. (2015). Self Disclosure, Perilaku Asertif dan Kecenderungan Terhindar dari Tindakan Bullying. Jurnal Psikologi Indonesia, 4(2), 208–215.

Sriyanto, Abdulkarim, A., Zainul, A., & Maryani, E. (2014). Perilaku Asertif dan Kecenderungan Kenakalan Remaja Berdasarkan Pola Asuh dan Peran Media Massa. Jurnal Psikologi, 41(1), 74–88.

Watie, E. D. S. (2011). Komunikasi dan Media Sosial (Communications and Social Media ).The Messenger, 3(1), 69–75.

Zane, N. W. S., Sue, S., Hu, L. Tze, & Kwon, J. H. (1991). Asian-American Assertion: A Social Learning Analysis of Cultural Differences. Journal of Counseling Psychology, 38(1), 63–70.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.