Meningkatkan Kematangan Karier Remaja Melalui Bimbingan Karier Berbasis Life Skills

Eny Kusumawati

Abstract


Masa remaja merupakan fase kehidupan yang sangat penting dalam siklus perkembangan individu, Karena mengarah pada masa dewasa yang sehat. Masa ini menunjukkan dengan jelas sifat masa transisi dari status kanak-kanak menuju dewasa. Banyak masalah yang muncul pada masa remaja ini, salah satunya masalah kesipana karier. Hal ini menjadi konsekuensi logis dari perkembangan remaja dimana terdapat tuntutan bagi yang mempersiapkan karier. Permasalahan karier yang terjadi pada remaja biasanya berkaitan dengan pemilihan jenis pendidikan, yang mengarah pada pemilihan jenis pekerjaan dimasa depan, permasalahan ini sangat penting untuk diperhatikan sehubungan dengan banyaknya kebinggungan yang dialami remaja dalam menentukan arah kariernya,  Untuk memenuhi kebutuhan karier remaja, perlu dilakukan pemdampingan secara intensif dari tenaga professional seperti konselor dalam pemberian layanan bimbingan dan konseling, kajian kebutuhan tersebut perlu dikaitkan dengan tuntutan masa kini, utamanya kurikulum pendidikan yang berbasis kecakapan hidup (life skill) yang telah menjadi persoalan mendasar remaja. Untuk itu diperlukan bimbingan karier berbasis life skill dalam upaya meningkatkan kematanga karier remaja.


Keywords


Kematangan Karier; Bimbingan Karier Berbasis Life Skill

Full Text:

PDF

References


Creed, Peter A. dan Patton, Wendy A. (2003). Predicting Two Components of Career Maturity in School Based Adolescents. Journal of Career Development 29 (4): pp 277-290.

Crites, O. John. (1981). Career Conseling: Model, Method, and Materials. New York: Mc. Graw-Hill Inc.

Depdiknas. (2008). Rambu-rambu Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling Pada Pendidikan Formal. Jakarta: Depdiknas.

Dillard, J. M. (1985). Life Long Career Planning. Ohio: A Bell & Howell Company.

Engels, Dennis W., Harris, Henry L. (1999). Career Development: A Vital Part Of Contemporary Education. National Association of Secondary Principals (NASSP) Bulletin. Academic Research Library.

Healy, Ch. C. (1982). Career Guidance Through the Life Stages. Los Angeles: Allyn and Bacon, Inc.

Herr, EL dan Cramer, SH. (1984). Career Guidance and Counseling Through the Life Span, Boston: Little Brown Company.

Hodggets, Ivan. (2009). Rethinking Career Education in Schools Foundations for a New Zealand Framework. Journal Career Service. Wellington, New Zealand.

Hurlock, EB. (alih bahasa, Itiwidayanti dan Sudjarwo, 1980). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.

IOWA Kindergarten Community College. (2001). Comprehensive and Guidance Program Development Guide. State of IOWA. Des Moines; Department of Education Grimes State Office Building.

Isaacson, L. (1993). Career Information, Career Counseling, and Career Development. Boston: Ally and Bacon.

Kidd, J. M. (2006). Understanding Career Counseling Theory: Research and Practice. Sage Publication.

Nurihsan, J. dan Sudianto, A. (2005). Manajemen Bimbingan & Konseling di SMA (Kurikulim 2004). Jakarta: PT. Grasindo.

Steven, D. B. and Robert W.L.(2005). Career Development and Counseling: Putting Theory and Research to Work. New York: John Wiley & Sons Inc.

Super, D. E. (1975). The Psychology of Career: An Introduction to Vocational Development. New York: Harper.

Wu, M and Chang, CC. (2009). Relationship of Advisory Mentoring to MBA Career Maturity: An Anticipatory Socialization Perspective. Journal of Career Development 2009; 35; 248. Sage Publication


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.