Memaknai Kehidupan Melalui Konseling Memaknai Eksistensialisme berbasis Nilai Budaya Nrimo Ing Pandum untuk Meningkatkan Self Esteem Siswa Remaja Berstatus Sosial Ekonomi Bawah

Achmad Miftachul ‘Ilmi

Abstract


Berbagai fakta dan literatur menunjukkan bahwa status sosial ekonomi turut menyumbang terjadinya problematika remaja, salah satunya rendahnya self-esteem. Padahal masyarakat Indonesia zaman dahulu dikenal dengan sifat penerimaan, kesabaran, dan kebersyukuranya. Salah satu falsafah yang dijadikan acuan hidup tersebut adalah nrimo ing pandum. Selain itu, pendekatan konseling eksistensial juga memiliki peranan penting dalam memaknai sebuah kehidupan. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan konsep konseling kelompok dengan pendekatan eksistensialisme; (2) mendeskripsikan nilai-nilai budaya nrimo ing pandum; (3) ditemukan problematika siswa remaja dari status sosial ekonomi bawah; (4) mengkonstruk konseling kelompok eksistensialisme berbasis nilai budaya nrimo untuk meningkatkan self-esteem siswa berstatus sosial ekonomi bawah. Penulisan artikel ini menggunakan literature review dengan mengkaji 16 artikel yang sesuai. Analisis artikel tersebut menemukan bahwa konseling kelompok dengan pendekatan eksistensial berbasis nilai budaya nrimo ing pandum diprediksi mampu untuk memaknai kehidupan siswa remaja berstatus sosial ekonomi bawah yang berpengaruh pada peningkatan self-esteem. Konstruksi konseling ini dapat dilakukan dengan empat sesi, dimana jumlah setiap pertemuan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan anggota kelompok. Adanya literature review ini dapat dijadikan oleh konselor ataupun peneliti lain dalam menambah wawasan terkait konsep konseling kelompok eksistensial berbasis nilai budaya nrimo dalam meningkatkan self-esteem siswa remaja berstatus sosial ekonomi bawah.


Keywords


Konseling Kelompok Eksistensial, Nilai Budaya Nrimo, Pemaknaan Hidup, Self-Esteem, Sosial Ekonomi Bawah

Full Text:

PDF

References


Afifah, A. N. N., Rahardjo, S., & Mahardika, N. (2021). Konseling Gestalt Dengan Teknik Kursi Kosong Untuk Meningkatkan Self Esteem Pada Siswa. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 4(1).

Al Zuhry, M. V., & Ghofur, M. A. (2021). Pengaruh Tingkat Pendidikan, Pendapatan Orang Tua, Semangat Belajar, dan Fasilitas Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa di Masa Pandemi. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(5), 2501–2512.

Andiarna, F., & Kusumawati, E. (2020). Pengaruh pembelajaran daring terhadap stres akademik mahasiswa selama pandemi Covid-19. Jurnal Psikologi, 16(2), 139–149.

Batubara, J. (2020). Model Konseling Eksistensial untuk Meningkatkan Kebermaknaan Hidup. Doctoral Dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia.

Blascovich, J., Tomaka, J., Robinson, J. P., Shaver, P. R., & Wrightsman, L. S. (1991). Measures of self-esteem. Measures of Personality and Social Psychological Attitudes, 1, 115–160.

Cahyani, A., Listiana, I. D., & Larasati, S. P. D. (2020). Motivasi Belajar Siswa SMA pada Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19. IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 3(01), 123–140.

Chotimah, L. N., Ani, H. M., & Widodo, J. (2017). Pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar siswa (Studi kasus siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Jember tahun ajaran 2016/2017). Jurnal Pendidikan Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 11(1), 75–80.

Corey, G. (2017). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy. Cengage Learning.

Dachmiati, S., & Amalia, R. (2017). Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Self-Esteem Siswa. Jurnal Fokus Konseling, 3(2), 148–153.

Devi, D. F. (2015). Konseling Eksistensial Humanistik untuk meningkatkan makna hidup pada subjek dengan skizofrenia. Procedia: Studi Kasus Dan Intervensi Psikologi, 3(2), 1–9.

Dewi, T. A. P., & Sadjiarto, A. (2021). Pelaksanaan Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Basicedu, 5(4), 1909–1917.

Endraswara, S. (2003). Falsafah hidup jawa (Life philosophy of Java). Cakrawala.

Fitriani, E. (2019). Peranan Layanan Bimbingan Kelompok dalam Mengendalikan Emosi dan Etika Komunikasi Siswa SMP Swasta Silinda. JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN TERPADU (JPPT), 1(2), 93–105.

Frankl, V. E. (2011). Man’s search for ultimate meaning. Random House.

Hamamy, F. (2021). Hubungan Status Sosial Ekonomi Keluarga terhadap Prestasi Akademik Siswa di Sekolah. DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 8(1), 55–65.

Hasna, A. (2019). Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Eksistensial Humanistik Untuk Melatih Penyesuaian Diri Melalui Randai Dari Minangkabau. Jurnal Ilmiah POLYGLOT, 15(1).

Hsieh, H.-F., & Shannon, S. E. (2005). Three approaches to qualitative content analysis. Qualitative Health Research, 15(9), 1277–1288.

Hurlock, E. (2014). Perkembangan Anak Edisi Keenam Jilid I. Jakarta. In Penerbit Erlangga.

Jansen, K., Ruths, S., Malterud, K., & Schaufel, M. A. (2016). The impact of existential vulnerability for nursing home doctors in end-of-life care: A focus group study. Patient Education and Counseling, 99(12), 2043–2048.

Karnadi, S. (2018). Kisah Sukses Inspiratif Tokoh Terkenal Dunia: Pasti Kita Bisa Seperti Mereka. Hijaz Pustaka Mandiri.

Kemdikbud. (2016). Panduan Operasional Penyelenggaraan Bimbingan Dan Konseling Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kerbo, H. R., & Coleman, J. W. (2006). Social problems. Pearson College Div.

Kohlberg, L. (1995). Tahap-tahap Perkembangan Moral, diterjemahkan oleh Drs. John de Santo dan Drs. Agus Cremers SVD. Kanisius.

Kurnianto, B., & Rahmawati, R. D. (2020). Hubungan pola asuh Orang Tua terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran Daring Masa Pandemi. Seminar Pendidikan Nasional (SENDIKA), 2(1).

Kusniawati, M. (2016). Pengaruh status sosial ekonomi orang tua dan literasi ekonomi terhadap perilaku konsumsi siswa kelas X IPS di SMA Negeri 2 Tuban. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 4(3).

Maharani, R. (2018). Penerapan falsafah narimo ing pandum dalam pendekatan person-centered untuk mengatasi depresi remaja. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan Dan Konseling, 2(1), 2015–2212.

Maria, I., & Novianti, R. (2020). The Effects of Using Gadgets during the Covid-19 Pandemic on Children’s Behaviour. Aṭfāluna: Journal of Islamic Early Childhood Education, 3(2), 74–81.

Mastra, I. W., Adnyana, I. B. G. B., & Pancawati, L. P. (2021). Determinisme Teknologi Komunikasi dan Globalisasi Media Terhadap Seni Budaya Indonesia. Widyadari: Jurnal Pendidikan, 22(1), 182–194.

Mufida, A., & Effendi, Z. M. (2019). Pengaruh Pendapatan Orang Tua Dan Prestasi Belajar Terhadap Minat Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi Pada Siswa Kelas XII Akuntansi SMK Negeri 2 Pariaman. Jurnal Ecogen, 2(4), 687–695.

Mutiara, D. N. E. (2021). Dampak COVID-19 (Coronavirus Disease 2019) Terhadap Proses Pembelajaran dan Psikologis Bagi Siswa. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 11(3), 200–207.

Nastiti, F. E., & Abdu, A. R. N. (2020). Kajian: Kesiapan pendidikan Indonesia menghadapi era society 5.0. Edcomtech, 5(1), 61–66.

Nasution, R. D. (2017). Pengaruh perkembangan teknologi informasi komunikasi terhadap eksistensi budaya lokal. Jurnal Penelitian Komunikasi Dan Opini Publik, 21(1), 30–42.

Nugroho, I. S. (2018). Pendekatan Eksistensial-Humanistik berbasis nilai Budaya Jawa “narimo ing pandhum” untuk mereduksi kecemasan remaja di era disrupsi. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan Dan Konseling, 2(1), 46–54.

Nuraini, F., Purnomo, D., Latif, A., Ishaq, M., Widiastuti, W., & Sofyan, I. (2021). How Does A Father Construe Nrimo Ing Pandum Makaryo Kan Nyoto Philosophy In Early-Childhood? An Interpretative Phenomenological Analysis. JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah Dan Sekolah Awal), 6(1).

Pambudi, A. N. (2016). Hubungan Nilai Budaya Jawa Rukun dan Nrimo dengan Subjective Well-Being Suku Jawa. University of Muhammadiyah Malang.

Permendikbud. (2014). 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Kemendikbud RI.

Piaget, J. (2013). Child’s Conception of Space: Selected Works (4th ed.). Routledge.

Prayekti, P. (2019). Konseptualisme dan Validasi Instrumen Narimo Ing Pandum (Studi pada SMK Jetis Perguruan Tamansiswa Yogyakarta). JBTI: Jurnal Bisnis: Teori Dan Implementasi, 10(1), 31–39.

Purnaminingtyas, K., & Winingsih, E. V. I. (2020). Penerapan Konseling Kelompok Self-Management terhadap Rendahnya Perilaku Sopan Santun Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Papar. Jurnal BK UNESA, 11(4).

Putra, J. S. (2018). Peran Syukur sebagai Moderator Pengaruh Perbandingan Sosial terhadap Self-esteem pada remaja pengguna media sosial. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 3(2), 197–210.

Putri, R. K. (2018). Meningkatkan self-acceptance (penerimaan diri) dengan Konseling Realita berbasis Budaya Jawa. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan Dan Konseling, 2(1), 118–128.

Rasyid, A., & Muhid, A. (2020). Pentingnya E-Counseling dalam Pelayanan BK di Sekolah pada Masa Pandemi Covid-19: Literature Review. EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling, 2(2), 110–116.

Robert L. S., Otto H. M., K. M. (2007). Psikologi Kognitif. Erlangga.

Rogers, A. A., Ha, T., & Ockey, S. (2021). Adolescents’ Perceived Socio-Emotional Impact of COVID-19 and Implications for Mental Health: Results From a US-Based Mixed-Methods Study. Journal of Adolescent Health, 68(1), 43–52.

Sa’adah, D. Z. (2020). Konseling Eksistensial Humanistik untuk Mengurangi Kecemasan Terhadap Masa Depan. Procedia: Studi Kasus Dan Intervensi Psikologi, 8(3).

Sabrina, R. (2017). Konseling Eksitensial untuk Meningkatkan Kebermaknaan Hidup pada Penderita Skizofrenia: Studi Kasus. Seminar ASEAN (2nd Psychology & Humanistic), 19–20.

Sakti, S. A. (2021). Persepsi Orang Tua Siswa terhadap Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid 19 di Yogyakarta. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 73–81.

Santrock, J. W. (2017). Life-Span Development (13th ed.). McGraw-Hill.

Setiyowati, A. J., Flurentin, E., Santoso, D. B., & Mappiare, A. (2019). Peningkatan Kemampuan Konselor untuk Memfasilitasi Perkembangan Moral Siswa SMP dengan Menggunakan Media Komik Moral. Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 177–186.

Setyarini, R., & Atamimi, N. (2011). Self-esteem dan makna hidup pada pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Jurnal Psikologi, 38(2), 176–184.

Sharf, R. S. (2012). Theories of Psychotherapy And Counseling Concepts and Cases. 5Th Edition. Cengage Learning.

Wahyuni, S., Yusuf, A. M., & Efendi, Z. M. (2018). The Effectiveness of Group Guidance with Modelling in Increasing The Maturity of Career Choice. International Journal of Research in Counseling and Education, 1(1), 37–46.

Wathaniyah, N. (2018). Konseling Eksistensial Humanistik berbasis nilai filosofis budaya Lombok untuk meningkatkan self-esteem remaja. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan Dan Konseling, 2(1), 321–326.

Widyaningtyas, M. D., Nugroho, K. S., & Sagita, D. (2018). Gaya dan Perilaku Bermedia Remaja Kota Serang dalam Upaya Meningkatkan Kapasitas Diri. Scientium: Jurnal Ilmiah Dewan Riset Daerah Banten, 6(2), 116–125. http://www.drdbanten.org/jurnal/index.php/jurnal/article/view/21

Yulianti, A. (2020). Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Eksistensial untuk Meningkatkan Kebermaknaan Hidup Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA). AL-IRSYAD, 10(1), 86–95.

Yuliatun, Y. (2020). Islamic Counseling and the Implementation of Rational Emotive Counseling to Improve Self Confidence (Analysis of Integrative Counseling). Jurnal Konseling Religi, 11(1), 159–177.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.