Relevansi Komunitas Basis (Sel Paroki) bagi Kaum Muda dalam Membangun Relasi dengan Sesama dan Gereja di Era Digital

Eleine Magdalena

Abstract


Hampir seluruh kegiatan manusia berbasis digital. Disrupsi teknologi digital memengaruhi pelbagai segi kehidupan. Tidak terkecuali dalam kehidupan menggereja dan aktivitas rohani yang mengalami percepatan dalam pemanfaatan teknologi digital selama masa pandemi Covid-19. Era digital mengubah pola relasi dan hidup menggereja sebagian umat. Membangun kembali relasi dengan sesama dan Gereja menjadi tantangan. Umat hidup pada dua dunia. Khususnya kaum muda di masa produktif berkegiatan tidak lepas dari internet. Kemajuan teknologi digital menjadi tantangan sekaligus peluang. Relasi di dunia virtual menjadi kelaziman yang memudahkan bidang kehidupan. Membangun relasi Kristiani di dunia virtual dan di dunia nyata menjadi tantangan yang sama pentingnya. Unsur hakiki adalah relasi yang dibangun atas dasar kasih kepada Kristus dan sesama untuk menjawab kebutuhan mendasar setiap orang. Menegaskan dan menemukan kembali makna berkomunitas untuk membangun relasi dengan sesama dan Gereja menjadi penting di tengah kemajuan teknologi. Tulisan ini mengajak kembali untuk melihat hal mendasar yang perlu ada dalam relasi dengan Allah dan sesama, relasi Kristiani baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Full Text:

PDF

References


Armada Riyanto. (2018). Relasionalitas: Filsafat fondasi interpretasi: Aku, teks, liyan, fenomen. Kanisius.

Byrne, G. (2021). Investigating the Spiritual and Religious Dimension of Life with Young People in Catholic Second-Level School in Ireland. In Review of Religious Education and Theology (Vol. 1, pp. 2–17). https://www.bbi.catholic.edu.au/wp-content/uploads/2021/03/Journal-Final-v2.pdf#page=3

Comiskey, Joel. Cells Basics. https://joelcomiskeygroup.com/en/resources/cell_basics/en_whatisacellgroup/ (diakses 7 Mei 2022)

Dokpen KWI. Bahan SAGKI 2000: Memberdayakan Komunitas Basis Menuju Indonesia Baru

Hakim, S. N., Raj, A. A., & Prastiwi, D. F. C. (2016). Remaja dan internet. Prosiding SEMNAS Penguatan Individu Di Era Revolusi Informasi, 2008, 311–319. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/9290/Siti Nurina Hakim.pdf?sequence=1&isAllowed=y

Mandes, S., & Rogaczewska, M. (2013). I don’t reject the catholic church-the catholic church rejects me: How twenty-and thirty-somethings in Poland re-evaluate their religion. Journal of Contemporary Religion, 28(2), 259–276. https://doi.org/10.1080/13537903.2013.783338

National Catholik Register, Why the Catholic Church Has Failed to Reach Young People https://www.ncregister.com/blog/why-the-catholic-church (diakses 5 Mei 2022).

Putri, W. S. R., Nurwati, N., & S., M. B. (2016). Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Remaja. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1). https://doi.org/10.24198/jppm.v3i1.13625


Refbacks

  • There are currently no refbacks.