PENERAPAN ICE BREAKING UNTUK MENGATASI KEJENUHAN BELAJAR SISWA KELAS X DPIB SMK NEGERI 11 MALANG PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK
Abstract
Kejenuhan belajar karena kegiatan belajar yang monoton, kelelahan, dan ketidakmampuan dalam memahami materi yang mengakibatkan usaha belajar siswa menjadi sia-sia. Hal tersebut menejadi salah satu permasalahan dasar yang sering terjadi dan perlu diatasi. Penerapan Ice Breaking merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan sebagai solusi dalam mengatasi hal ini. Tujuan pada pelaksanaan penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana penerapan Ice Breaking sebagai upaya mengatasi kejenuhan belajar, mengetahui jenis Ice Breaking yang tepat untuk diterapkan sebagai upaya mengatasi kejenuhan belajar, dan untuk mengetahui bagaimana hasil penerapan Ice Breaking dalam memotivasi siswa Kelas X DPIB SMK Negeri 11 Malang pada Mata Pelajaran Mekanika Teknik.Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yakni dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan prosedur penelitian PTK yang digunakan yakni model Kemmis dan McTaggart yang memiliki empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Selain itu untuk memperoleh data yang valid dan akurat, peneliti menggunakan tiga metode pengumpulan data yaitu, observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Observasi pada peelitian ini menggunakan instrumen lembar observasi yang dilaksanakan oleh dua orang pengamat yaitu guru pengampu mata pelajaran Mekanika Teknik dan teman sejawat. Adapun kuisioner dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa angket yang terdiri dari 20 butir soal. Dari penerapan kedua jenis Ice Breaking tersebut diperoleh hasil bahwa pada Siklus I dengan Ice Breaking Jenis Gerak Badan telah mampu mengatasi kejenuhan belajar siswa yang semula terdapat 22 siswa (71%), setelah penerapan Ice Breaking jumlah siswa yang mengalami kejenuhan belajar berkurang menjadi 10 Siswa (32%). Namun hasil tersebut masih belum mencapai target penelitian, sehingga penelitian dilanjutkan dengan Siklus II. Hasil pelaksanaan Siklus II dengan Ice Breaking Jenis Permainan telah mampu mengurangi jumlah siswa yang mengalami kejenuhan belajar yang semula terdapat 21 siswa (64%), dan setelah penerapan Ice Breaking berkurang menjadi 4 siswa (12%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan Ice Breaking jenis permainan pada Siklus II berhasil mencapai target penelitian yang ditetapkan.
Kata Kunci: kejenuhan belajar, ice breaking, mekanika teknik
Kata Kunci: kejenuhan belajar, ice breaking, mekanika teknik
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.