PERUBAHAN NILAI INDEKS PLASTISITAS DAN KUAT GESER TANAH AKIBAT PENAMBAHAN CCR
Abstract
Pada pekerjaan konstruksi, tanah memiliki fungsi penting sebagai penopang konstruksi yang berdiri diatasnya. Berdasarkan hasil uji pendahuluan tanah asli Desa Songgokerto Kota Batu diketahui nilai tanah lolos saringan no.200 sebesar 38% dan nilai IP sebesar 35,78%. Menurut klasifikasi AASHTO tanah Desa Songgokerto masuk kedalam kategori A-7-6 (7), sehingga tanah tersebut masuk kedalam jenis tanah lempung buruk sebagai tanah dasar. Untuk memperbaiki kondisi tanah tersebut, diperlukan adanya upaya stabilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan nilai Indeks Plastisitas dan Kuat Geser Tanah akibat penambahan Calcium Carbide Residue (CCR). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksperimental. Penelitian yang dilakukan menggunakan CCR dengan persentase 0%, 10%, 12,5%, dan 15% dari berat tanah dan dilakukan pemeraman selama 14 hari. Pengujian yang dilakukan meliputi Uji Batas Cair, Uji Batas Plastis, dan Uji Direct Shear Test. Hasil dari pengujian ini menunjukkan nilai Indeks Plastisitas pada tanah asli sebesar 35,78% turun menjadi 6,76% setelah penambahan CCR 15%. Sedangkan untuk nilai Kuat Geser Tanah, nilai optimum didapatkan pada penambahan CCR 9,3%, dimana nilai kuat geser tanah asli sebesar 0,062 kg/cm2 naik menjadi 0,427 kg/cm2. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa CCR dapat memperbaiki nilai Indeks Plastisitas dan Kuat geser Tanah pada tanah Desa Songgokerto Kota Batu.
Kata kunci: Stabilisasi tanah, kuat geser tanah, indeks plastisitas, calcium carbide residue
Kata kunci: Stabilisasi tanah, kuat geser tanah, indeks plastisitas, calcium carbide residue
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.