Studi Experimental “Natural Blend Crete”: Pemanfaatan Bio-Waste Produksi Gula Sebagai Alternatif Penerapan Material Ekologis

Felda Nahdah Erfarras, Laura Angelina Aprilianta Eka Putri

Abstract


Industri konstruksi memiliki dampak besar terhadap lingkungan, baik melalui konsumsi sumber daya alam maupun emisi karbon. Pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) poin 9 menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang tangguh, industrialisasi inklusif dan berkelanjutan, serta inovasi, kemudian poin 13 menekankan akan pentingnya penanggulangan perubahan iklim. Dalam konteks ini, penggunaan material ekologis menjadi sangat krusial. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan bio-waste dari produksi gula, yang sering kali tidak terkelola dengan baik. Dengan memanfaatkan bio-waste produksi gula sebagai campuran pembuatan batako dan paving block merupakan salah satu langkah untuk turut andil dalam mengendalikan perubahan iklim dan menciptakan Green Building. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bio-waste produksi gula dalam campuran paving block dan batako memiliki potensi yang signifikan, menunjukkan kuat tekan yang kompetitif dan daya serap air yang rendah, yang menjadikannya material layak untuk aplikasi konstruksi. Analisis mikrostruktur juga menunjukkan distribusi partikel yang homogen dan ikatan yang kuat antar komponen. Penggunaan bio-waste ini tidak hanya mengurangi limbah industri tetapi juga mengurangi ketergantungan pada bahan baku alami, sehingga memberikan solusi dual benefit bagi lingkungan dan industri konstruksi.
Kata kunci: Green building, Bio-waste produksi gula, batako, paving block

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.