Studi Metode Pelaksanaan Dan Rencana Anggaran Pelaksanaan Pekerjaan Tangga Pada Proyek Gedung 15 Lantai Universitas Muhammadiyah Lamongan

Vicky Ferdiansyah

Abstract


Pada bangunan lebih dari satu lantai (bertingkat), keberadaan tangga menjadi sebuah komponen
penting dan paling sering/biasa digunakan sebagai alat bantu transportasi vertikal. Dalam bangunan
(rumah tinggal) posisi/letak tangga haruslah diusahakan pada daerah yang mudah dijangkau dari
segala ruangan. Tangga dapat terbuat dari pasangan batu, kayu, besi,baja dan beton.
Pada penyelenggaraan proyek konstruksi, pembiayaan merupakan bahan pertimbangan utama
karena biasanya menyangkut jumlah yang besar dan rentan terhadap resiko kegagalan.. Pada
pembiayaan suatu proyek konstruksi terdapat beberapa jenis anggaran proyek yang fungsinya untuk
mendapatkan suatu perkiraan biaya atau anggaran. Setelah penawaran dari pihak kontraktor kepada
owner mencapai kesepakatan, kemudian pihak kontraktor merancang rencana anggaran
pelaksanaan (RAP) yang merupakan estimasi akurat, dalam arti yang paling dekat dengan biaya
actual.
Terdapat juga rujukan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan yaitu spesifikasi teknis
pelaksanaan pekerjaan proyek. Tingkat kesesuaian pekerjaan tangga di lapangan adalah 85%
(sesuai) dari acuan yang tercantum pada RKS.
Berdasar dari analisis didapatkan hasil perhitungan rencana anggaran pelaksanaan yang diperlukan
selama pelaksanaan pekerjaan tangga, yaitu sebesar Rp 36.500.000 (Tiga Puluh Enam Juta Lima
Ratus Ribu Rupiah).


Kata Kunci: Tangga, Metode Pelaksanaan, Kesesuaian, RAP


Full Text:

PDF

References


Adriani Okta Fara Ditaa, Anik Ratnaningsihb, Sri Sukmawati. 2017. Identifikasi risiko dominan internal non

teknis yang berdampak pada biaya konstruksi high rise building menggunakan metode severity index.

Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan, 1(2), 2548-9518.

Budiharso, R. 2016. Perencanaan sarana angkut barang saat melalui tangga. e-Proceeding of Art & Design , 3(3),

-1365.

Dady, Y. T., M. D. J. Sumajouw dan R. S. Windah. 2015. Pengaruh kuat tekan terhadap kuat lentur balok beton

bertulang. Jurnal Sipil Statik, 3(5), 341-350.

Djukardi, A. K., dan Semiawan. A. E. 2018. Model indicator kinerja proyek pada sector bangunan perumahan

bertingkat tinggi regional D.K.I Jakarta. 7(2) (Online), (https://stt-pln.e-

journal.id/forummekanika/article/view/200), diakses pada tanggal 13 April 2022.

Hadinata, G. W., M. Nadiasa dan I. A. R. Widhiawati. 2013. Analisis factor-faktor penyebab pembengkakan

realisasi biaya terhadap rencana anggaran pelaksanaan pada proyek konstruksi gedung. Jurnal Ilmiah

Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil, 2(2), 1-8.

Igbal, M., M. D. J. Sumajouw, R. S. Windah dan S. E. J. Imbar. 2013. Pengujian geser balok beton bertulang dengan

menggunakan Sengkang konvensional. Jurnal Sipil Statik, 1(2), 65-69.

Jawat, I. W. 2015. Metode pelaksanaan pekerjaan pondasi(Studi: Proyek FaveHotel Kartika Plaza). PADURAKSA,

(2), 22-34.

Standar Nasional Indonesia. SNI 03-2847-2002

Umarella, B. 2019. Analisis anggaran sebagai upaya dalam perencanaan dan pengendalian biaya proyek pada PT

X di Kota Ambon. INTELEKTIVA :Jurnal Ekonomi, Sosial dan Humaniora, 1(2), 70-75.

Yusuf, R. D. H. dan Mutalib, W. A. 2021. Redesain pembangunan gedung perpustakaan pusat Universitas

Muhammadiyah Maluku Utara. Jurnal Teknik, 14(1), 72-78.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.